Lone Hero

Lone Hero
Dark Blood Guardian



Shin hanya bisa mematuhi perintahnya, dia tidur seperti anak kecil di pangkuan Zhu Long selama satu hari penuh; Zhu Long tidak bergerak seinci dari tempatnya duduk agar tidak mengganggu Shin. Dia selalu memperhatikan Shin dengan senyuman. Dia memandang bocah itu dalam, setelah semua kesadarannya pergi, dia bergumam, "Keturunanmu tak akan kubiarkan memiliki nasib yang sama denganmu, Ling'er."


Satu hari sudah lewat sejak pertama kali Shin tertidur lelap, kini dia sudah memulihkan semua luka, Auranya pun sudah dalam kondisi optimal. Terbangun, Shin perlahan membuka matanya yang masih memiliki rasa kantuk di dalamnya.


"Enn... sudah berapa lama aku tertidur?" ucapnya dengan suara lemah, kesadarannya masih belum kembali semua.


"Satu hari penuh, dan sekarang kau sudah memulihkan kekuatanmu, pergilah dan selesaikan tugasmu itu!" balas Zhu Long penuh semangat, yang segera membuat Shin yang masih rada mengantuk jadi segar seperti baru.


"Mn! Dan, terima kasih untuk segalanya, sister Zhu'er!" Shin berdiri di depan wanita yang masih duduk dengan kaki terlipat ke belakang itu dan membungkuk padanya, ungkapan perasaannya yang terdalam.


Zhu long, dia hanya tersenyum getir melihatnya, dia menggerakkan tangan mulusnya ke depan; mengelus-ngelus rambut Shin untuk merapihkannya. Kemudian, dengan suara yang merdu, dia berkata, "Berjuanglah, anak baik."


Zhu Long melambaikan lengan bajunya dan secara langsung sebuah portal terbentuk cukup jauh di depannya. Tanpa banyak bicara lagi, Shin melangkahkan kakinya keluar dari sini.


24 jam di sini hanya sekitar satu jam lebih di dunia luar, saat Shin keluar dari dalam sana hari masih malam seperti saat dia masuk. Kemampuan seperti ini sangatlah hebat dan menentang surga, bahkan dalam jajaran Divine Item tidak banyak yang memiliki kemampuan seperti ini, kalaupun ada, paling banter hanya 5 : 1, sebagai urutan keempat item terhebat dunia, Devouring Dragon Vessel memang memenuhi reputasinya. Manusia, mereka tidak mungkin memiliki kekuatan semacam itu, misteri dalam waktu terlalu rumit untuk dimengerti manusia biasa.


Shin sudah kembali pada kondisi paling optimalnya dan bersiap melawan kedua salamander ini lagi, namun di sini sudah tidak ada siapa-siapa lagi, meninggalkan sebuah dataran kosong yang gelap karena malam. Keduanya sudah kembali ke sarang mereka karena mengira Shin sudah dibakar habis oleh api, para ahli lainnya juga kecewa dengan hasil ini, mereka tidak bisa mendapat hasil apa pun dan pergi dari sini karena tidak ada lagi gunanya.


"Kau darimana saja Shin?" Setelah melihat pilar api yang begitu dahsyat itu, Shen juga sama khawatirnya seperti Zhu Long.


"Aku dibawa ke tempat bernama Devouring Palace olehnya," jawab Shin polos, dia tidak tahu efek nama "Devouring Palace" bagi Shen.


"Oh, di sini hanya satu jam lebih namun di sana sudah satu hari kan? Katakan, apa saja yang telah kalian lakukan, kalau tidak aku akan bertahu Ying Ai kalau kau audah bermalam dengan wanita lain!" Shen memang paling pandai dalam hal ancam-mengancam. Shin tak berdaya dalam ancaman ini dan akhirnya menceritakan apa yang telah terjadi dalam rangkuman, banyak bagian yang telah dia hilangkan agar Shen tidak terlalu terkejut.


"Bisa memanggilnya Zhu'er padahal baru saja bertemu beberapa bulan, kau adalah yang pertama." Sungguh, rasa iri yang dahsyat menyerang hatinya manakala mendengar hal ini.


"Diamlah, aku tak ingin membahasnya lagi! Lalu bagaimana dengan tugasku bertarung dengan dua salamander itu, apa masih lanjut?" Shin sebenarnya bahagia karena telah menemukan onee-san dalam benda yang diberikan ibunya tapi tak ingin orang lain memilikinya juga.


"Tidak, kau lanjutkan saja nanti pagi, pertarungan dengan Fire Ape King dan bawahannya akan berakhir pada siang hari, pada pagi hari sampai sebelum siang hari kau harus bisa membunuh suaminya dan ingat untuk selalu memperhatikan timing." Shen tidak bisa membiarkan hal penting terganggu oleh perasaan pribadi, dia adalah professional.


Alih-alih senang, Shin malah jadi bingung; tidak tahu apa yang harus dia lakukan selama tujuh jam ke depan, dia menganggur dan bosan sekali. Shen juga sudah menduga ini dan berkata, "Shin, ikutlah denganku ke Paviliun Skill, ada hal yang menarik di sana!" Walau Shen adalah orang yang mengajak, sebenarnya Shin adalah yang membawa keduanya, otoritas Devouring Dragon Vessel ada di tangan Zhu Long dan Shin, dia sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan hanya untuk masuk.


"Kudengar itu adalah tempat di mana berbagai skill dari era primordial disimpan, sepertinya ini akan menarik." Setelah menjalin hubungan yang cukup dekat dengan Zhu Long, Shin bisa lebih leluasa mengontrol item ini, dia bisa masuk dan keluar di mana pun yang dia mau; dia juga memiliki pengetahuan tentang tempat-tempat di dalam sini, berbagai paviliun dan aula sudah diketahuinya, baik itu letaknya, fungsinya, dan beberapa hal lainnya. Semua informasi ini diberikan oleh Zhu Long padanya.


Dengan pikirannya--tanpa perlu mengeluarkan item tersebut--Shin segera memindahkan keduanya masuk dan langsung turun di dekat Paviliun Skill tersebut, tidak lagi berada di hutan.


Paviliun Skill terletak di dalam pegunungan dengan kedamaian dan ketenangan tinggi, warna hijau dari pepohonan dan gunung-gunung batu yang menjulang tinggi menjadikan tempat ini sangat cocok untuk meditasi atau berlatih. Sebuah bangunan besar yang ketinggiannya hingga mencakar langit berfiri megah di depan mereka, terdapat sebuah plang di depannya dengan tulisan "Paviliun Skill", dari namanya saja orang sudah tahu kalau di sini adalah perpustakaan untuk menyimpan skill, dan tentu saja bukan skill yang biasa saja yang disimpan di sini, sebagai bangunan yang dibangun pada era primordial, akan memalukan jika menyimpan skill level 10 belaka.


"Shen, kenapa kau mengajakku kesini? Harusnya kau sadar bahwa kekuatanku masih belum mencukupi," ucap Shin tersadar akan sesuatu. Semenjak dia mendapatkan pengetahuan dari Zhu Long, dia belum tertarik mendatanginya sekarang, tempat ini dia simpan untuk masa depan.


"Tenang saja, aku sudah mengerti hal itu, tapi Divine Skill di sini akan membuatmu tertarik." Shen masih tetap memaksa.


"Apa kau pikir aku tidak tahu apa Divine Skill itu? Kau tahu sendiri kan kalau aku masih sangat lemah, meski sudah rusak aku juga tidak akan bisa menggunakannya sekarang." Shin tidak mengerti tentang ajakan Shen kali ini, berkali-kali dia menegaskan hal itu namun tampaknya, Shen sama sekali tidak peduli. Dia berjalan pelan memasuki paviliun yang ukurannya sangat kecil jika dibandingkan dengan Paviliun Mental.


Shin tak bisa berbuat banyak dan hanya mengikutinya masuk kedalam Paviliun Skill. Saat dia melewati pintu besi yang kokoh itu, sebuah perasaan pejalanan ruang dirasakannya namun hanya berlangsung sepersekian detik saja. Saat dia sudah sadar dia sudah berpindah tempat, seketika dia terkagum dan terheran dengan bagian dalam tempat ini. Syok yang pekat melintas di raut mukanya dan tidak akan pergi dalam waktu dekat. Bagaimana tidak, di sini rak yang menyimpan buku teknik dan skill saja jumlahnya sudah ribuan! Sejauh mata memandang hanya ada buku dan buku lainnya, luas tempat saja sudah melebihi apa yang nalarnya bisa tampung, ratusan km... isinya hanya buku! Jelas ini sangat aneh, bagian luar bangunan ini hanya sepanjang lima puluh meter, bagaimana bisa menampung jumlah segila ini?


Melihat Shin yang sangat terkagum, Shen angkat bicara menjelaskan, "Hehe, sudah kuduga akan jadi seperti ini. Seluruh paviliun yang terdapat di dunia ini terbuat oleh batu spasial tingkat tinggi makanya ruang di sini jauh lebih besar daripada di luar. Jika dinding bangunan itu diambil secuil untuk membuat cincin ruang, itu memiliki ruang sebesar satu km persegi. Dan di sini, ada berton-ton batu spasial seperti itu!!" Para ahli era primordial itu memang orang gila semua! Hanya perpustakaan saja sudah harus menyia-nyiakan sumber daya sebanyak ini. Dihadapkan dengan pertunjukan kekayaan semacam ini, Shin jadi insecure.


'Tapi tunggu dulu....' Shin yang insecure membatin, sepertinya dia mendapatkan beberapa pemahaman. 'Devouring Dragon Vessel kan milikku, jadi semua di dalamnya juga milikku juga kan!' Shin yang awalnya insecure jadi bahagia tak terkira, jika begini dia adalah orang terkaya di seluruh kekaisaran!! Kamar Dagang Yunxia juga tidak cukup mampu untuk membuat bangunan dengan batu spasial tingkat tinggi seperti ini, saat inilah dia menyadari bahwa yang namanya Divine Item ini tidak boleh diketahui siapa pun.


"Ini hanya lantai satu, isinya hanya Terestrial Skill dan Celestial Skill biasa. Ikutlah denganku ke lantai ketiga, skill yang kubicarakan tersimpan disana." Shen terbang dan diikuti oleh Shin, tempat ini lumayan tinggi, butuh waktu beberapa menit bagi keduanya untuk sampai. Dan Shin tentu saja menggunakan Arhat Staff.


Keduanya terus terbang selama satu jam sebelum bisa mencapai lantai ketiga dari Paviliun Skill ini, hanya ada sedikit sekali buku skill di sini, ruang yang sangat luas ini tampak sangat sepi dan kosong. Sedikitnya skill di sini disebabkan oleh standar yang mengaturnya, persyaratan untuk bisa disimpan di lantai ketiga terlalu ketat. Hanya yang terbaik dari yang terbaik saja yang punya kualifikasi.


Saat Shin mendarat di lantai tiga yang sepenuhnya putih ini, dia merasakan sebuah getaran tertentu dan rasa familiar dari satu skill di sini, dan asal muasal dari perasaan ini adalah Dark Blood Lalm yang didapatkannya dari Suo Yao! Shin mengetahui kalau skill ini tidak sempurna dan sudah rusak, mungkinkah bagian lain dari skill ini berada di lantai ketiga ini?


"Kau sudah merasakannya kan?" Shen sudah menyelidiki firasatnya selama tiga minggu dan mendapat hasil yang sangat memuaskan.


"Di mana bagian lainnya dan apa nama asli dari skill milikku ini?" Shin tahu jelas maksud ucapan Shen dan tanpa basa-basi langsung bertanya.


"Nama aslinya adalah Dark Blood Guardian, ini dimiliki para elemental darah pada zaman primordial. Mereka memang berbasis di sekitar sini, tapi tak kusangka Zhu'er memilikinya juga." Shen juga sangat aneh dengan kebetulan ini, keberuntungan bocah ini seperti tidak ada habisnya.


"Elemental darah?" Sejauh yang dia tahu elemental hanya bisa mengendalikan benda dan hal dari alam, mengendalikan bagian tubuh manusia, baru pertama kali dia dengar.


"Mereka adalah elemental besi, bedanya adalah dari garis keturunan mereka. Zat besi yang terkandung di dalam darahnya sendiri bisa mereka buat dan kendalikan sesuka hati, sekarang garis keturunannya sudah terputus karena berakhir di tangan iblis." Seringkali kekuatan elemental diturunkan pada garis keturunannya dan menjadi sebuah klan, dalam hal ini pasti leluhur dari klan mereka adalah elemental darah pertama di dunia ini.


"Dark Blood Guardian ini adalah skill warisan klan itu dari leluhur mereka sebagai salah satu generasi awal dunia, ini menciptakan sebuah sosok yang bisa bertarung layaknya Arhat dari Arhat Staff." Deskripsi itu tampak sangat biasa dan tidak wah, tapi percayalah, Dark Blood Guardian ini adalah jajaran Divine Skill terbaik!


Tentu saja Shin tertarik, kekurangan Dark Blood Palm-nya dapat diselesaikan dengan hal ini. hanya saja, dia punya kekurangan fatal. "Tapi aku kan bukan elemental darah," ucap Shin pasrah. Garis keturunan dan garis darah bisa saja diganti dan diperbaiki, namun, setelah banyak waktu berlalu, masih adakah sisa-sisa garis keturunan elemental darah?


"Tenang saja, ini bukanlah skill yang khusus diciptakan untuk elemental, Dark Blood Palm juga bisa kau keluarkan potensi sejatinya jadi skill ini juga serupa dengannya. Setelah aku selidiki tentang skill ini dan Klan Dark Blood, ini adalah Aura Guardian yang mereka kembangkan. Ada dua belas skill pemanggilan Guardian lainnya di dunia ini dan semuanya berdasar pada Aura Guardian. Klan kemudian menambahkan keahlian khusus mereka ke dalamnya dan meningkatkan kekuatannya. Ada dua belas Aura Guardian yang membentuk dua belas klan guardian, masing-masing mengemban tugas untuk menghapus iblis dari dunia ini, tapi pada akhirnya mereka juga dihancurkan oleh iblis dan skill summon Aura Guardian menghilang. Dark Blood Clan mewariskan Dark Blood Guardian, saat perang pecah itu terbagi menjadi empat bagian, satu kebetulan dimilikimu dan satunya lagi ada di sini. Untuk dua terakhir, di antaranya ada bagian yang paling penting. Bagian itu disebut Soul of the Dark Blood atau Soul of the Guardian sama saja, tanpa bagian itu sang guardian tidak akan bisa tercipta. Skill ini bisa kau pelajari sekarang hingga beberapa hari ke depan, dan itu akan memperkuat Dark Blood Palm milikmu."


"Seperti namanya, baik itu perseorangan atau sebuah faksi, jika kau memiliki dan menguasai skill ini, kau akan mendapat tanggung jawab untuk melindungi dunia. Tapi ingat, kekuatan yang besar selalu membawa tanggung jawab yang besar pula." Sebenarnya Shin sudah memiliki tanggung jawab itu, Divine Item terbaik sudah ia dapatkan dan itu meminta bayaran yang sama, tidak ada salahnya menambah satu lagi.


"Ini menambah daftar benda yang harus kutemukan lagi," kata Shin dengan datar, Dark Blood Guardian, dia penasaran betapa hebatnya hal itu saat sudah sempurna.


Shin kemudian berjalan mendekati bagian Dark Blood Guardian kedua, skill ini tidak berbentuk buku namun gulungan yang terbuat dari kayu, bau darah yang kental tercium saat Shin berada sepuluh meter di dekatnya, semakin dia mendekat bau darah semakin pekat dan ada semacam tekanan yang menghalangi langkahnya, kabut darah tiba-tiba terbentuk di depannya dan menghalangi pandangan, Shin susah payah mendekati skill ini namun saat dia tiga langkah di depannya tekanan yang tercipta menyebabkannya tidak bisa bergerak lagi. Bagian yang dimiliki shin adalah yang terlemah, hanya sebatas skill level 5 biasa, tapi yang ini? Itu setara dengan Celestial Skill!


Shin merasakan bahwa Dark Blood Palm bergetar kegirangan, seolah ingin bertemu teman lama, dia mengeluarkan teknik itu dan tekanan yang tercipta langsung menghilang, buku Dark Blood Palm segera berubah menjadi bola cahaya merah yang dengan cepat bergabung dan saling melengkapi, Shin mendekat dengan mudah dan mulai membacanya, meski sudah meningkatkan kekuatan mental sedemikian rupa dia masih merasa sakit kepala saat mempelajarinya, Divine Skill memang memenuhi reputasinya.


Shin memiliki waktu tujuh jam di dunia luar yang berarti Shin punya waktu enam hari kurang di sini, dia menghabiskan waktu untuk mencoba memahami sedikit bagian dari teknik ini.


Lima hari kemudian.


Shin dibangunkan oleh Shen karena waktu sudah habis, dia harus segera membunuh salamander jantan untuk memancing amarah si betina. Sebentar lagi rencana akan dimulai!


Shin keluar dari item ini dan kembali ke tempat semula, hasil dari pertarungannya beberapa jam yang lalu masih membekas di sini. Dia mulai menuju sungai lahar dan mencari kedua pasangan itu lagi.


Dia masih bisa mengeluarkan Dark Blood Lalm namun kekuatannya jelas telah ditingkatkan jauh, selama lima hari di dalam Shin telah menemukan bahwa Dark Blood Guardian telah kehilangan bagian tubuhnya, dengan begini kekuatannya skill ini meningkat hingga setara dengan skill level 10!