My Hubby ! Ana Uhibbuka Fillah

My Hubby ! Ana Uhibbuka Fillah
Bab 62



" Bi !! ayo dong kasih tau,katanya tadi abis makan kamu mau cerita." rengek Alvi sambil bergelayut manja di lengan sang suami.


Al yang tidak ingin menyembunyikan apapun pada sang istri langsung berterus terang.


" Sarah sekarang tinggal di penjara." ujarnya.


" Kenapa tinggal di penjara, emang udah bosen tinggal di sini?" tanya Alvi ,masih belum mengerti apa yang di katakan suaminya.


" Sayang kalau tinggal di penjara,itu tandanya dia melakukan kesalahan." jelas Al sambil mencubit pipi istrinya dengan gemas.Sepertinya kehamilannya sangat berpengaruh pada kinerja otaknya.Alvi pun diam sejanak mencerna apa yang suaminya bicarakan.


" Emang dia salah apa?" tanya Alvi penasaran.


" Dia salah karena udah nyelakain kamu."


" Kapan?" tanya Alvi semakin penasaran sambil mengerutkan kening menatap pada suaminya.


" Sayang,kamu masuk rumah sakit,dan koma selama satu minggu itu karena dia."


" Jadi aku jatuh dari tangga itu karena dia?" Tebak Alvi dan Al pun mengangguk dengan cepat,sambil tersenyum ia mengusap kepala istrinya lalu menciumnya.


" Siapa yang masukin dia ke penjara,kenapa kamu bisa tau Sarah yang nyelakain aku?" Alvi pun mulai kepo.


" Ini semua berkat Satria." jawab Al sambil menahan kantuknya.


" Oh,,Bang Satria memang keren,Sarah memang pantas tinggal di penjara, kalau bisa jangan biarkan dia bebas Bi." ucap Alvi dengan senyum jahatnya.


" Hmmmmm..." Al sudah mulai tidak tertarik untuk menanggapi ocehan sang istri karena rasa kantuknya.


Senyum yang bukan hanya karena Sarah masuk penjara,melainkan karena ia senang bahwa sebenarnya tidak ada hubungan antara Bang Satria dengan gadis di mata elang tersebut.


" Gue harus cepet cepet kasih tau Citra." gumamnya dalam hati dengan senyum yang masih terukir di bibirnya.


Sementara Al sudah terbuai di alam mimpi.


Alvi mengendus kesal karena di tinggal tidur suaminya. Ia pun berusaha memejamkan mata sambil menenggelamkan wajahnya pada dada bidang milik sang suami.


*


*


*


Tengah malam Alvi kembali terjaga merasakan perut yang sepertinya meminta untuk di isi. Air liurnya menetes setelah membayangkan sesuatu yang sedang ia inginkan.


" Bi,, My hubby...." Bisik Alvi dengan nada sensual tepat di telinga sang suami.


" Hmmmm..iya sayang." sahut Al tanpa membuka matanya.


" Laper Bi." lirih Alvi dan dengan segera Al pun membuka mata.


" Mau makan apa?" tanya Al dengan suara khas bangun tidur.


" Bikinin nasi goreng dong Bi." pinta Alvi, Al pun tersenyum , akhirnya ia bisa bernafas lega karena Alvi tidak meminta sesuatu yang harus membuatnya keluar di tengah malam, seperti yang pernah bang Haikal ceritakan padanya ketika mbak Zahra mengandung. Yang sering meminta sesuatu di saat waktu yang tidak tepat.


" Ya udah , kalo gitu tunggu sebentar ya,aku masakin dulu." ujar Al sambil beranjak dari tempat tidurnya.


Untuk yang pertama kalinya Al memasak untuk sang istri, Alvi hanya duduk manis di meja makan sambil memperhatikan Al yang sama sekali tidak terlihat kesusahan,dengan hanya memakai kaos rumahan serta celana pendek Al terlihat lebih tampan dan seksi.


Dengan tingkah isengnya Alvi mengambil ponselnya dan diam diam mengambil gambar sang suami.


Iya pun langsung memasang foto tersebut bersamaan dengan foto Al yang sedang memakai pakaian dinasnya di sosial medianya,dan tentunya tanpa memperlihatkan bagian kakinya yang terbuka.


Alvi terbahak menyadari kekonyolannya sendiri,sedangkan Al sudah lama berdiri di hadapannya dengan membawa sepiring nasi di tanganya.


" Ketawain apa sih?" tanya Al sambil menyerahkan nasi goreng yang Alvi minta.


" Gak apa apa kok Bi, makasih yah." ucap Alvi, lalu mulai menyuapkan nasi goreng tersebut ke mulutnya.


" Enak banget Bi,aku gak nyangka ternyata kamu bisa masak juga." ucap Alvi dengan bangga.


" Iya sayang,makan yang banyak ya." Al mengusap kepala Alvi dengan penuh rasa sayang.


Ia melihat ponsel Alvi yang tergeletak di atas meja, rasa penasarannya pun mulai meronta ronta.


" Yank, boleh aku lihat ponsel nya?" tanya Al ragu ragu.


" Kenapa harus izin dulu sih Bi, ambil aja password nya aku sayang kamu." ujar Alvi dengan santainya dengan terus melahap nasi goreng buatan sang suami.


" Aku juga sayang kamu." balas Al dengan PD nya. Mereka pun tertawa bersama.


Al mulai membuka ponsel Alvi, setiap aplikasi di bukanya sama sekali tidak ada yang menarik perhatiannya,bukan curiga melainkan hanya penasaran dengan apa yang membuat istrinya tertawa seperti itu.


Sampai ia membuka satu aplikasi dan melihat fotonya sendiri terpampang di sana.


Al pun hanya menggelengkan kepala sambil mengusap wajahnya dengan kasar,rasa malunya harus ia tahan demi kesenangan sang istri.


Sementara Alvi sudah menghabiskan satu piring nasi gorengnya.


" Bi, kayaknya satu piring gak cukup buat kita bertiga." ucap Alvi sambil mengelus perutnya.


" Mau Nambah lagi Yank? biar aku buatin lagi." tanya Al. Alvi pun menggeleng dengan cepat.


" Masih pengen tapi udah ngantuk." jawab Alvi sambil beranjak.


" Ke kamar aja yuk Bi, kenyangin nya makan kamu aja." ucap Alvi yang langsung berlalu begitu saja.


Al pun tertawa sambil mengikuti sang istri dari belakang.


" Ampun yank, jangan makan aku." lirih Al dengan mimik wajah yang sangat menggemaskan. Membuat Alvi semakin ingin menerkam dan mencabik cabiknya.


" Jangan banyak protes Bi, nikmatin aja." ujar Alvi sambil mendorong suaminya ke atas tempat tidur, tentu saja Al pun menyambutnya dengan senang hati.


" Iya deh yank, aku pasrah sambil nikmatin." ucap Al yang mulai membuka seluruh pakaiannya.


Setelah semua terlepas Alvi malah merebahkan dirinya di samping Al dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.


" Yank ,,katanya mau makan Aku."


" Maaf Bi,aku dah kenyang sekarang malah ngantuk." ujar Alvi tanpa dosa.


Dengan sedikit rasa kecewa Al pun kembali memakai pakaianya,dan ikut memejamkan mata sambil memeluk istrinya dari belakang.


*


*


*


Maaf Ya guys Thor gak bisa up tiap hari,terima kasih buat kalian yang selalu setia nunggu up nya,jangan lupa dukungan nya juga dengan kasih like komen dan votenya...😘😘😘😘