
Cinta adalah anugrah dari Allah yang di berikan pada setiap makhluk ciptaanNya.
Cinta adalah perasaan yang indah dan dapat berujung dengan malapetaka jika tidak di arahkan dengan baik.
* Dari abu Khurairah ra. berkata: Rosulallah Saw bersabda : Demi dzat yang jiwa ku ada di dalam genggamanNya kalian tidak dapat masuk surga hingga kalian beriman, dan kalian belum di sebut beriman Hingga kalian saling mencintai.
Maukah aku tunjukan pada kalian tentang sesuatu yang jika kalian lakukan ,kalian akan saling mencintai? sebarkan lah salam di antara kalian .
- Hadist riwayat muslim.
Rosulalaah Saw bersabda dalam satu do'anya: " Ya Allah beri aku rezeki cinta Mu,
Dan cinta orang yang bermanfaat buat ku cintanya di sisi Mu.Ya Allah segala yang engkau rezekikan untuk ku di antara yang aku cintai,jadikan lah itu sebagai kekuatan ku untuk mendapatkan yang engkau cintai.
Ya Allah apa yang yang engkau singkirkan di antara sesuatu yang aku cintai ,jadikan itu kebebasan untuk ku dalam segala hal yang engkau cintai."
Hadist riwayat attirmidzi*.
*
*
*
Esok harinya,aku masih termenung sendiri di teras rumah ,memikirkan seseorang yang telah membuat ku tidak bisa tidur semalaman bahkan makan pun tak berselera,berharap orang itu segera datang.
Setelah lama menunggu akhirnya aku melihat sebuah mobil berhenti tepat di pekarangan rumah,ku perhatikan seseorang yang keluar dari sana, seketika itu juga ku berlari menghampirinya dan langsung menabrakan diri ku padanya.
" Heii,,hati hati jangan berlari seperti itu." ucapnya dengan terkejut.Namun aku tak menghiraukannya,aku masih sangat nyaman dengan posisi ku sekarang.
" Kita masuk dulu,gak enak di lihat orang." bisiknya ,namun lagi lagi aku tak mendengarkannya.
" Tarik bro,,,semongko." ucap seseorang yang baru keluar dari mobil tersebut sambil menepuk bahu suami ku.
" Biarkan seperti ini dulu,sebentar saja." ucap ku tanpa melepaskan pelukannya,namun dia malah menggendongku dan membawa ku masuk ke dalam rumah.
" Aku kebelet,peluknya di lanjutin nanti ya." ujarnya seraya tersenyum dan mengecup keningku.
Dengan sabar aku menunggunya keluar dari kamar mandi sambil membereskan tas ransel yang di bawanya,tanpa membuka isinya terlebih dulu.
" Perasaan kemaren bawaanya gak sebanyak ini." gumam ku dalam hati.
Dia pun akhirnya keluar , namun hanya dengan memakai sehelai handuk di pinggangnya, dengan cepat aku menyiapkan pakaiannya.
" Mau aku siapkan teh?" ucap ku sambil menaruh pakaiannya di atas sofa, tanpa melihat ke arah nya, rasanya masih sangat malu bagiku jika harus melihatnya bertelanjang dada seperti itu.
" Boleh,gimana kaki mu?"
" Seperti yang kamu lihat." jawab ku masih dengan memalingkan wajah .
" Syukur lah kalo begitu."
Aku pun keluar dari kamar dan berjalan menuju dapur.
Setelah selasai membuatkannya teh ,aku melihatnya sudah duduk manis di sofa depan tv. Aku pun meletakan teh tersebut di atas meja.Dan langsung duduk di sebelahnya.
" Terima kasih ."
" Sama sama."
" Sini aku lihat kaki mu." ucapnya seraya mengngkat kaki ku dan meletakannya di atas pahanya.
Perlaham Dia mulai memijat kaki ku.
" Gak usah, kamu juga cape kan?" tolak ku sambil menurunkan kaki ku kembali.
" Bagaimana hari mu, apa terjadi sesuatu setelah aku tinggal?"
" Gak ada ,hanya saja sedikit membosan kan." wajab ku dengan jujur. " Kamu bilang akan pulang malam,kenapa malah baru pulang sekarang?"
" Maaf semalam aku ketiduran,kamerin aku dah bilangkan akan pulang malam kalau tidak besok." alesannya.
" Hmmmm.." sahut ku sedikit merajuk.
" Al.."
" Iya."
" Aku minta maaf."
" Buat apa?"
" Selama ini Aku sudah bersikap tidak baik sama kamu." lirih ku sambil terus menatap matanya, dia pun membalas tatapan ku dan tersenyum.
" Tidak perlu meminta maaf, aku rasa itu bukan kesalahan mu."
" Tentu saja aku salah,aku tidak bisa menjadi istri yang baik untuk mu."
" Jadi sekarang kamu sudah mengakui bahwa kamu istri ku?"
" Mau tidak mau,aku memang istri mu." sahut ku sedikit kesal.
" Hahahhaa..kamarilah istri ku." godanya sambil menggeser posisi duduknya lalu merangkul ku.
" Apa kamu sudah bisa menerima ku."
" Masih dalam masa percobaan."
" Baik lah gak masalah,aku senang setidaknya kamu masih mau mencobanya."
" Hmmmm.."
Mata ku masih terfokus pada layar tv di depan ku,namun seketika perhatian ku teralihkan saat menyadari pergerakan dari tubuhnya yang semula hanya merangkul ku,sekarang ia malah meraih tengkuk ku dan semakin mendakatkan wajahnya pada ku,ia juga menarik pinggang ku dengan satu tangan nya.
" Ka..Kamu mau apa?" tanya ku gugup.
" Bisa kah kita mulai mencobanya." wajah ku meremang, nafas ku seakan terhenti,aroma mint dari bibirnya seketika membuatku mematung, semakin lama hangat nafasnya semakin terasa di wajah ku. tatapan mata penuh harap membuatku tidak berdaya.
Semakin dekat jantung ku terasa semakin gaduh.
Wajah kami hanya tinggal beberapa senti, tiba tiba seseorang datang dari belakang tanpa permisi sontak membuat kami terkejut.
" Maaf bang ." ucapnya sambil mengusap tengkuknya. Aku tau dia sudah melihat perbuatan kami.
" Fais..Kenapa gak ketuk pintu dulu." dengan wajah yang terlihat sangat kesal suami ku menghampirinya.
" Maaf bang,pintunya terbuka jadi aku masuk saja."
" Ada perlu apa?"
" Aku cuma mau nganterin ini." sambil menyerahkan beberapa paper bag,setelah itu dia pun pergi sepertinya menghindari amukan sang unta Arab.
" Ganggu saja." lirihnya.
" Dia siapa?" tanya ku berusaha mencairkan situasi yang sedikit canggung.setelah kejadian yang belum sempat terjadi itu.
" Dia adik ku,apa kamu belum mengenalnya?"
" Aku sudah melihatnya beberapa kali,tapi tidak tau dia siapa."
" Ya aku tau,kamu memang tidak pernah tertarik dengan apa yang tidak kamu sukai." sindirnya.
" Tapi itu dulu." sahut ku tak mau kalah.
" Iya iya...Kamu sudah terlalu banyak bicara." ucapnya lalu mengecup bibir ku sekilas,membuat darah ku berhenti mengalir ,jantung ku pun seakan berhenti bertedak.
*
*
*
Thor juga jadi ikut deg degan,bagaimana mereka mencobanya ,unta Arab vs kambing cewek..😍😍😍😍
jangam lupa kasih vote like dan komen nya juga buat thor...🤗🤗🤗***