My Hubby ! Ana Uhibbuka Fillah

My Hubby ! Ana Uhibbuka Fillah
Bab 60



Setelah menyadari kehadiran Al,pembicaraan pun selesai,Alvi menghampiri suaminya dan langsung mencium tangannya di balas dengan kecupan di kening dari Al.


Kerena Merasa tidak enak Citra pun pamit pulang.


" Asik banget ngobrolnya,sampai gak nyadar aku pulang." ucap Al dengan pura pura merajuk.


" Maaf Bi, maklum kita udah lama gak ketemu." jawab Alvi sambil menunjukan wajah menggemaskan nya.


" Ya udah,jadi gak periksa Dedek bayinya?" tanya Al yang langsung di angguki dengan semangat oleh Alvi.


" Semangat banget nih bumil." Al mencubit hidung istrinya itu dengan gemas.


Setelah itu mereka pun pergi bersama dengan senyum yang terus mengembang dari bibir keduanya.


Sampai di rumah sakit mereka masih harus mengantri bergantian dengan para ibu hamil lainnya. Memiliki suami yang cukup terkenal sungguh menjadi cobaan tersendiri untuk Alvi apalagi di saat para ibu hamil menatap sang suami tanpa berkedip walaupun ada suami mereka masing masing di sampingnya.


Bahkan ada ibu hamil yang dengan sengaja meminta Al untuk mengelus perut buncitnya dengan alasan agar kelak anaknya bisa setampan dan sepintar Al.


" Bibitnya aja kayak gitu, enak aja ngarep bisa punya anak setampan unta Arab gue." gumam Alvi dengan kesal.


Karena kesal dengan sengaja Alvi menarik sorban yang melilit di leher suaminya lalu ia gunakan untuk menutupi wajah suaminya itu.


" Yank kamu apa apaan sih." protes Al saat Alvi menutupi kepala sampai wajahnya.


" Diem Bi,jangan dulu di buka sampai kita di panggil."


" Tapi aku gak bisa nafas yank."


" Aku juga gak bisa nafas kalo kamu terus terusan di liatin orang lain." balas Alvi ,dan dengan pasrah Al pun menuruti apa yang istrinya katakan.


Setelah menunggu lama akhirnya nama Alvi pun di panggil dan dengan segera pasangan suami istri itu pun masuk menemui dokter yang sudah menunggu mereka di dalam.


Setelah menanyakan beberapa keluhan yang sering di alami seorang ibu hamil, dokter itu pun langsung melakukan pemeriksaan lanjutan,dan menyuruh gadis itu berbaring.Setelah meneteskan cairan gel dingin di perut Alvi dokter itu mulai menggerakan benda yang langsung terhubung ke layar monitor.


Memperhatikan layar dengan seksama Al dan juga Alvi sama sekali tidak mengerti dengan apa yang mereka lihat.Hanya dokter lah yang terlihat tersenyum sambil melirik pasangan suami istri itu secara bergantian.


" Bisa tolong jelasin, gimana keadaan bayi kami dok." Al terlihat sangat tidak sabar. Dokter pun mengangguk dan mulai menjelaskan.


" Usia kandungan sudah menginjak 8 Minggu,keadaanya sehat,dan selamat bayi anda kembar." jelas dokter itu sambil tersenyum menatap pada Alvi dan Al secara bergantian.


" Kembar?" Al memastikan pendengarannya. Dokter wanita itu pun mengangguk sambil menunjukan dua janin yang belum terbentuk dengan sempurna.


" Bayi unta ku kenapa mirip cicak." lirih Alvi sambil terus menatap layar monitor dan tanpa ia sadari dokter dan juga Al sudah menatapnya dengan mengerutkan kening.


" Janin berusia dua bulan memang masih berbentuk seperti ini." jelas dokter menenangkan.


Setelah cukup puas dengan hasil USG, tanpa tau malu Alvi menanyakan hal konyol yang langsung membuat Al langsung tertunduk malu


" Dok,di saat hamil seperti ini apa kami masih bisa melakukan Anu." dengan lantangnya Alvi bertanya sampai dokter pun tersenyum malu sambil melirik pada Al.


mendengar penjelasan dari dokter wajah Alvi seketika berbinar dan langsung menarik suaminya untuk segera pulang, bagaimana tidak selama pulang dari rumah sakit Al sama sekali tidak ingin menyentuhnya dengan alesan tidak ingin melukai Dedek bayi dalam kandungannya.


Setelah dalam perjalanan Al baru bisa membuka suaranya, ia baru tersadar dari rasa keterkejutannya setelah mendengar pertanyaan konyol yang di lontarkan istrinya tadi.


" Sayang aku gak nyangka kamu berani nanyain itu sama dokter tadi." ucap Al sambil terus melajukan mobilnya.


" Emang kenapa Bi,bukanya malu bertanya sesat di jalan." ucap Alvi dengan polosnya membuat Al terkekeh dan mencubit pipi istrinya dengan gemas.


" Tapi kita gak lagi nyari alamat kan Yank,jadi gak mungkin sesat di jalan." canda Al yang masih terus terkekeh.


" Ih nyebelin, maksud aku bukan gitu, kalo aku gak nanyain itu kamu bakal terus jauhin aku, emang kamu gak kangen aku Bi?" Alvi sudah terlihat kesal.


" Iya sayang, aku ngerti kok,jadi sekarang bisa dong." goda Al sambil mengedipkan sebelah matanya.


" Idih ,,malu malu tapi mau." gerutu Alvi sambil memalingkan wajahnya.melihat ke luar jendela mobil,memperhatikan setiap deretan kedai makanan di luar sana ,membuat air liurnya menetes setelah melihat kedai es campur.


" Bi, berhenti dulu." pinta Alvi secara mendadak.


" Ada apa yank."


" Aku mau es campur,tempatnya udah kelewat." rengek Alvi.


" Ya udah kita putar balik, baby baby ayah haus ni kayak nya?" ucap Al dengan menirukan suara anak kecil sambil mengelus perut istrinya,Alvi pun tersenyum devil sepertinya kehamilannya akan memberikan keuntungan tersendiri untuknya.


Setelah sampai di kedai es campur yang Alvi ingin kan, mereka segera turun dan langsung masuk ke kedai tersebut,tidak hanya satu porsi yang Alvi pesan melainkan tiga sekaligus dengan alasan satu untuknya, dan dua lagi untuk bayi bayinya. Al hanya mengaduk aduk es campur miliknya,tersenyum sambil terus memperhatikan istrinya yang berubah drastis semenjak kehamilannya. Tidak menunggu waktu lama es campur pun habis,dengan senyum puas Alvi mengelus perutnya yang sudah terisi penuh ,Al berdecak kagum dengan istrinya yang mampu menghabiskan tiga porsi es campur dalam waktu kurang dari satu jam.


" Mau nambah lagi?"


" Udah kenyang Bi, tapi cari makanan yang lain lagi yuk ! " ajak Alvi sambil beranjak dari duduknya.


" Cari makanan di mana?"


" Di mana aja,sambil jalan." ucap Alvi seraya berlalu begitu saja.


Al hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala.


Setelah membayar, Al langsung menyusul istrinya yang sudah berada di parkiran.


Mereka pun melanjutkan perjalanan untuk pulang menuju kediamannya.


*


*


*


terima kasih buat kalian yang masih setia baca cerita nya,jgn lupa dukungannya juga..kasih like kome dan juga vote nya..😘😘😘