
Di bagian bumi yang lain ; Darel, Mikha dan para crew hanya dua siang dan satu malam di Pulau Jeju. Setelah semua pengambilan gambar selesai, mereka kembali ke Seoul untuk melakukan proses penyuntingan selanjutnya.
Mereka bekerja dengan cepat dan bersemangat, karena banyak yang harus dilakukan. Semua tempat yang diambil dengan drone, benar-benar bagus. Darel sendiri merasa takjub melihat hasil pengambilan gambar dan video dengan drone.
Tidak berapa lama kemudian Darel kembali merilis single terbarunya. Tim kreaktifnya mengupload di channel youtube Darel. Setelah di upload, MV lagu terbaru Darel menjadi perbincangan. Karena MV nya menyajikan Resort dan Pulau Jeju yang indah dan mempesona.
Ketika diwawancarai diberbagai Stasiun TV, Radio dan para youtuber, Darel selalu di tanya tentang tempat pembuatan MV. Itu adalah kesempatan bagi Darel untuk mempromosikan Relkha Resort.
Para crew yang mengikutinya ke Pulau Jeju sangat kreatif. Mereka mengambil semua sudut resort dan juga pemandangan sepanjang pantai dan langit yang bersih di Pulau Jeju.
Ketika di sela-selanya waktu istirahatnya, Darel melihat ada panggilan dari Bu Richel dan juga ada pesan dari Pak Darpha. Darel membuka dan membaca terlebih dahulu, pesan Pak Darpha.
"Darel, Selamat yaa. Daddy senang sekali melihat MV mu. Musik dan liriknya juga sangat, bagus. Jangan lupa istirahat." Ucap Pak Darpha.
"Thank u, Dad for all." Balas Darel kepada Daddynya.
Saat ini, Pak Darpha lebih sering mengsupport musik Darel, karena ini adalah musik pribadinya. Berbeda ketika dia merilis lagu bersama Melo. Grup Melo memiliki fansnya sendiri dan juga ada Management yang mendukung mereka. Sangat berbeda dengan Darel saat ini, dia membutuhkan dukungan keluarganya. Itulah mengapa Pak Darpha memgirim pesan untuk menyemangatinya.
Kemudian, Darel memghubungi Bu Richel. "Allooo, Mom. Sorry, tadi lagi sibuk." Ucap Darel, karena melihat Bu Richel menelponnya sampai dua kali.
"Iyaa, Darel. Mommy tahu. Selamat yaa, MV dan lagunya sangat selaras dan keren. Mommy sangat menyukainya." Ucap Bu Richel.
"Thank u, Mom." Ucap Darel.
"Ooh, iya. Melihat tempat itu, kapan-kapan ajak Mommy dan Daddy berlibur ke sana, ya." Ucap Richel, karena menyangka Darel hendak mengakhiri pembicaraan.
"Iya, Mom. Nanti setelah ini kita bicarakan, ya. By." Ucap Darel, mengakhiri pembicaraannya. Karena sudah ditunggu oleh Asistennya untuk pergi wawancara.
Selain MV yang diperbincangkan, lagunya tidak kalah booom... Hal itu membuat Darel kembali super sibuk. Karena dia harus bernyanyi secara live di acara musik di beberapa Stasiun TV.
Tidak lupa juga di beberapa Radio dan channel youtube. Itulah yang ditunggu-tunggu Darel, bernyanyi secara live, jadi bisa berimfrovisasi. Terutama untuk bagian yang ditujukannya untuk Dara.
Karena sudah hampir satu tahun tidak ada kabar dari Dara. Darel terus berharap, semoga Dara akan merespon jika mengetahui, Darel sedang mencarinya. Darel hanya bisa melupakannya jika sedang sibuk. Tetapi jika sedang sendiri, hatinya selalu berharap bisa mengetahui keadaannya.
Apalagi sekarang, saat lagunya telah dirilis dan harus bernyanyi berulang kali dalam sehari. Dan terutama dia harus bernyanyi bagian terakhir lagunya dan menyebut nama Dara. Membuat hatinya terkoyak.
Ketika bernyanyi bagian terakhir lagunya, Darel akan berguman pelan seakan itu bagian dari lagu tersebut. Dia percaya, kalau Dara mendengarnya, dia pasti akan mengerti. Seperti saat ini, Darel bernyanyi secara live dengan sepenuh hati. Darel kembali melakukan hal yang sama di kalimat terakhir dari lagunya: Missing
Aku di langitku,
Kau di langitmu,
Langit kita mungkin berbeda.
Aku merindukanmu. d a r a.
Hanya Mikha yang mengerti bagian itu. Dia tahu, Darel masih mengharapkan bisa bertemu dengan Dara. Darel masih terus berharap dan berusaha. Karena dia sangat mengenal Darel.
*((**))*
Dibagian Bumi yang lain ; Kandara telah menjadi Ibu dari dua orang anak. Dia masih di rumah bersama anak-anaknya, karena masih menjalani cuti melahirkan. Sehingga kesempatan itu dia bisa fokus memberikan asi ekslusif bagi anak-anaknya.
Bu Selvine sudah kembali beraktivitas, sudah berangkat ke butik. Karena ada banyak pesanan yang diterima butiknya. Hal itu membuat Bu Selvine sering pulang sore, bahkan malam.
Jadi Kandara sering ditinggal sendiri bersama anak-anaknya. Waktu luang, Kandara suka memperhatikan soaial medianya. Sehingga Kandara telah mengetahui, Darel telah merilis single terbaru. Single terbarunya, baik musik maupun liriknya sangat menyentuh hati. Kandara suka mendengarnya berkali-kali.
Seperti sekarang ini, setelah anak-anaknya telah tidur, dia menonton acara live musik. Dimana Darel juga akan bernyanyi, karena lagu barunya memperoleh rating tertinggi.
Ketika tiba giliran Darel bernyanyi dan melihat Darel secara live, membuat hatinya penuh membuncah, sangat merindukannya. Pandangannya tidak beralih dari wajah Darel yang sedang diwawancara. 'Darel, aku telah melahirkan anak-anakmu.' Kandara membatin.
Kembali Kandara memperhatikan Darel, karena dia akan bernyanyi. Darel benar-benar menjiwai lagu yang sedang dinyanyikannya. Sehingga lagunya seakan-akan ditujukan kepada siapa yang mendengarnya.
Andara tersentak, karena ada tambahan dibagian akhir lagunya. 'Sepertinya Darel menyebut namaku, atau aku hanya halu.' Batin Andara.
Setelah Darel selesai bernyanyi, Kandara mendengarnya kembali. Kandara berpikir, Darel mungkin hanya berguman.. d a d a .. Sehinga dia mengabaikannya. Karena jika berpikir Darel menyebut namanya, pasti dirinya yang kege'eran.
'Jika Darel masih mengingatku, andaikan demikian, bagiku sudah cukup.' Batin Kandara sambil merenung. Bagi Kandara, terlalu tinggi untuk berpikir jika Darel menyebut namanya.
Kandara sudah bertetapkan hati, untuk tidak membahayakan hidup dan karier Darel. Apa yang akan terjadi dengan kehidupan Darel jika ada yang tahu, Darel telah memiliki anak di luar pernikahan. Akibat perbuatan negatif satu malam. Natizen di sana sangat menuntut kesempurnaan dari para Idolnya. Mereka tidak perduli apa penyebab atau mengapa bisa terjadi tindakan tersebut.
Sehingga ada banyak Idol yang berakhir kariernya karena melakukan hal-hal yang diluar norma keteraturan oleh dirinya sendiri atau karena orang lain.
Sepanjang Kandara mengikuti Melo dia tahu, Darel sangat menjaga etika atau moralnya. Sehingga dia tidak pernah dihujat netizen karena melakukan hal yang negatif. Begitu pun juga dengan member Melo lainnya. Sehingga mereka sangat disayang oleh para Melons.
Apa yang terjadi malam itu, Kandara yakin ada yang menjahatinya. Ada yang merencanakan hal jahat untuk menjatuhkan hidup dan karier Darel. Sehingga sebisa mungkin, dia menjaga agar jangan sampai rencana mereka berhasil menjatuhkan Darel. Sedikit banyak jangan dia menjadi penyebab kejatuhannya.
'Mungkin bagi orang lain, aku akan dikatakan bodoh, tetapi aku tidak sanggup melihat daddy anak-anakku dicemo'o atau jatuh terpuruk, hingga tidak bisa menatap orang lain atau tidak bisa berkarier lagi.'
'Aku telah melewati satu tahap, sudah melahirkan dengan baik. Sekarang waktunya memperhatikan anak-anak. Mungkin aku harus hidup seperti ini.' Kandara membatin
'Biarlah Tuhan mengatur semuanya untuk kami, jangan kami.' Kandara terus membatin.
*- Tuhan merencanakan kebaikan, bagi orang yang mengasihi-Nya -*
♡•~Jangan lupa like, komen, vote dan favorit, yaa... 🙏🏻 Makasih~•♡