Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 83



Awakening Elemen Ganda dan Narcolepsy


Di tengah-tengah pertempuran itu, Naori mencoba untuk menghabisi Bahemoth ketiga yang menjadi kekuatan utama mereka.


Ini adalah pertempuran antara waktu dan pengambilan keputusan, jika mengulur waktu lebih lama lagi, Bahemoth Transcendent Rank yang lain bisa datang dan mengepung Naori.


Sebaliknya jika Naori mampu menghabisi Bahemoth ketiga, dua Bahemoth yang di hadapi Soul Knight akan segera terbunuh dan menjadi pasukan Soul Knight milik Naori untuk menambah kekuatan bertempurnya.


"Ini sulit, aku sedang berperang dengan waktu" ucap Naori meneteskan keringatnya di wajahnya.


"Apa aku coba saja, Time Breaker tanpa Time Sword? ... tapi, apa aku bisa menggunakannya?"


Naori mulai ragu untuk mengambil keputusan, karena mulai terdesak dengan situasi, sebuah ingatan yang lain mulai mengalir di otaknya dan membuatnya teringat dengan sebuah kejadian di masa kecilnya.


"Tenang saja Naori, ibu akan melindungimu" ucap seorang wanita dengan wajah buram memeluk Naori untuk melindunginya dari serangan para pria berpakaian jas hitam yang menginjak-injak dan menedang mereka.


"Ibu!? ..."


Naori meneteskan air matanya, melihat ingatan itu dirinya langsung menggertakkan giginya, Magic Power di tubuhnya meluap-luap keluar dari tubuhnya.


"Arnolt ... Keluarga Arnolt ... Kalian semua akan mati!" ucap Naori yang berteriak sangat kencang dan membuat semua Bahemoth terkejut.


Time Stop


"Selamat tinggal ..."


Grab


Time Release


Naori menembus dada Bahemoth ketiga dari belakang dengan cepat dan segera mengembalikan waktu seperti semula.


Ting!


[Level anda telah meningkat]


Level 333 --> Level 334.


[Skill Fate of Blessing telah aktif]


Uaaggh*


Suara dari rintihan Bahemoth yang melawan Soul Knight terdengar, Naori langsung menoleh untuk melihatnya, Zygritte dan Zyglitte menghancurkan tubuh kedua Bahemoth itu dengan sangat parah setelah mereka terluka dan tidak lagi mendapatkan penyembuhan dari Bahemoth ketiga yang di ambil jantungnya oleh Naori.


Ting!


[Level anda telah meningkat]


Level 334 --> Level 336


Pyar!


Naori memghancurkan jantung itu sembari mendekati Zygritte dan Zyglitte seraya berkata "Simpan jiwa!"


"Bagus Zygritte, Zyglitte kalian sudah bekerja keras ... sekarang saatnya mereka bertiga muncul" ucap Naori yang kemudian memanggil ketiga Bahemoth yang baru saja ia bunuh.


"Namamu Zygmitte dan namamu Zygnitte, lalu untuk Bahemoth tipe penyembuh sepertimu ..." ucapan Naori terpotong karena ia harus memikirkan nama untuk seorang penyembuh.


Ting!


[Bahaya terdeteksi]


[Disarankan bagi Player untuk segera keluar dari Gate]


"Hah!?"


Seketika sosok hitam langsung menghantam Naori dan membuatnya terpental, secara kebetulan Naori terpental dan langsung keluar dari Gate lalu tersungkur menabrak tembok di sebuah gang kecil di antara kerumunan orang.


Blerg


Naori memuntahkan darah yang sangat banyak hingga darah yang ia muntahkan nembasahi bajunya.


"Un- ... summon!" ucap Naori sembari mengarahkan tangannya pada Gate berwarna ungu itu.


Ada yang merekam tertutupnya Gate dan ada juga yang memgambil foto Naori yang sedang muntah darah, serta ada juga orang yang menelpon Asosiasi Awakener maupun Kontraktor untuk menyelidiki kejadian yang baru saja terjadi.


Tidak lama kemudian, orang-orang dari Asosiasi Kontraktor datang dan segera mengecek kondisi Naori.


Terlihat di wajah Naori, kantung mata berwarna hitam yang sangat pekat di bawah matanya, dan bekas luka pukulan di perutnya membuat orang dari Asosiasi Kontraktor menduga kalau Naori baru saja mengalami hal yang mengerikan.


"Segera bawa anak ini ke rumah sakit pusat! dia butuh perawatan dari Dokter Transcendent Rank" ucap orang yang baru saja memeriksa kondisi Naori.


"Itu Healer sialan, jangan menyebutnya dokter!" batin Naori dengan kesadarannya yang mulai pudar.


Hari-hari mulai berlalu lagi, Naori yang masih tidak sadarkan diri di tunggu oleh beberapa orang dewasa dan dua remaja perempuan yang salah satunya sedang mengupas kulit dari buah apel, sedangkan yang satunya lagi tertidur sambil duduk di kursi dengan meletakkan kepalanya di kasur.


"Apa yang terjadi? bagaimana bisa Naori masih hidup?" ucap salah satu orang dewasa dengan wajah bingung.


"Aku tidak tau, mungkin kita harus mencoba menanyakan itu padanya saat dia sudah sadar" jawab pria dewasa yang lainnya.


Kemudian pintu ruangan itu terbuka, sosok Stelleanor dan Kapten Yola masuk di ikuti dua orang laki-laki lainnya dengan sebuah Sircuit Magis yang ada di tangan kirinya.


"Maaf mengganggu waktunya" ucap Leanor sambil melirik ke arah Naori yang masih belum sadarkan diri.


"Kalian pasti sudah mengenalku jadi aku tifak akan memperkenalkan diri, akuu perwakilan dari Asosiasi Awakener ke sini untuk menjenguk pasien" ucapnya.


Lalu semuanya menoleh pada dua orang laki-laki dewasa yang memiliki Sircuit Magis di tangan kirinya.


"Perkenalkan, namaku Fratos perwakilan dari cabang Asosiasi Kontraktor di Distrik 17 ... Kalian mungkin belum pernah mendengar namaku karena aku sendiri tidak pernah muncul untuk menunjukkan diriku ke masyarakat" ucapnya menjelaskan.


"Salam kenal, kami semua adalah wali dari anak itu" ucap Merlin yang memperkenalkan diri mereka kepada perwakilan dsri masing-masing Asosiasi.


"Apakah ada sesuatu yang membuat kalian kemari?" tanya Merlin.


"Jangan bodoh Light Wanderer! kau sendiri pasti tau kan? kejadian aneh yang terjadi pada keponakanmu" ucap Stelleanor tiba-tiba dengan nada yang kasar.


"Santailah bung! ... kita sedang menjenguk pasien yang sakit" ucap Fratos dengan senyuman licik untuk mencoba untuk memancing Stelleanor yang sepertinya sedang melihat sesuatu dari matanya yang dari tadi melirik Naori.


"Aku tau apa yang membuatmu jadi tidak sabaran Leanor ..." ucap Fratos sekali lagi.


"Ya~ kau melihatnya kan Fratos?" ucap Stelleanor yang kemudian berjalan mendekat ke arah Naori di ikuti oleh Fratos.


"Anak ini memiliki Elemen ganda!?" ucap Stelleanor mengungkapkan apa yang ia lihat setelah masuk ke ruangan itu.


"Aku juga tau ... anak ini Awakening Elemen ganda" ujar Fratos.


"Eehh!?" Segawa yang dari tadi mengupas kulit apel menjatuhkan pisau yang ia gunakan dan mulai menoleh melihat Naori.


"Elemen ganda!?" gumamnya tanpa sadar.


"Apa kalian tau sesuatu?" tanya Leanor kepada Merlin, Cyren, Galoth dan Koriko yang berdiri dan mendengar percakapan Leanor dan Fratos.


"Yang kami tau Ayahnya adalah Awakener dengan Elemen Cahaya dan Ibunya adalah Kontraktor dengan Elemen Angin" ujar Merlin menjelaskan.


"Tapi, ini benar-benar sangat aneh, apakah anak ini ..."


Di saat percakapan mereka berlangsung, Naori yang masih berbaring mulai tersadar dan bangun dari tidurnya, Kaori yang tidur dan menggenggam tangan kakaknya merasakan adanya pergerakan dan mulai bangun mengikuti Naori.


"Eemmn ... kak?"


Naori yang bangun dari koma masih menutup matanya dan mulai membukanya secara perlahan, semua orang yang melihatnya terkejut melihat penampilan Naori.


Ting!


[Anda terkena efek Abnormal (Narcolepsy)]


"Hhmmm ... Apa yang terjadi?" ucap Naori dengan nadanya yang lirih seperti sedang kesakitan.


[Anda akan terkena efek Abnormal (Narcolepsy) selama satu bulan untuk memulihkan kondisi tubuh anda]


(Narcolepsy: Narkolepsy adalah penyakit yang menyebabkan serangan tidur tiba-tiba, dan bahkan membuat penderitanya berhalusinasi)


Lalu Naori menoleh ke arah kanan dan melihat semua orang dengan tatapan heran melihat dirinya, karena Naori yang terkena efek Narcolepsy, ia tidak bisa memahami situasi dan mulai bertanya kepada semua orang dengan Berkata "Apa yang kalian lihat?"


Advanced in The next Chapter~