
Segawa Hiroshi
"Mungkin saja" Wanita itu tersenyum.
Lalu Wanita itu pergi.
"Cih, Entah kenapa ini mulai menyebalkan" Ucap Naori didalam hatinya.
"Sudah makan?" Tanya Naori kepada adiknya.
"Sudah kak, aku makan hamburger bersama-"
"Baguslah kalau begitu, sana tidur ini sudah larut malam" Naori menyela adiknya yang belum selesai bicara.
"Tapi, kakak masih belum mau tidur?"
"Kakak sedikit lapar"
"Kak, sikapmu mulai berubah lagi"
Naori terkejut dan langsung menoleh ke Kaori seraya berkata "Benarkah?"
"Iya, kurasa kakak mulai jadi Agresif lagi semenjak Ibu pergi"
"Kurasa begitu, tapi tenang saja kakak tidak akan terbawa emosi lagi"
"Kakak janji?" Tanya Kaori.
"Baiklah, Kakak berjanji"
Lalu keduanya menggabungkan jari kelingking mereka.
"Kalau begitu aku tidur dulu ya kak"
"Iya sana tidur"
Lalu Kaori masuk ke kamarnya.
Lalu Kaori menggabungkan tangannya dan menempelkannya di dadanya seraya berkata "Kurasa kakak tidak suka dengan Kak Segawa"
Kembali ke Naori yang sedang membuat makanan di dapur.
"Bau Mie Cup Memang yang terbaik"
Lalu Naori duduk di sofa dan menyalakan TV dan berkata "aku rasa aku tidak perlu lagi mengkhawatirkan Kaori"
"Sudah 3 minggu sejak Kaori mulai bekerja di Magic Market, Koin yang dihasilkan Kaori lumayan banyak untuk seumuran anak Sekolah tapi kenapa?"
"Kenapa Semua Magic Market di Distrik 17 milik Keluarga Segawa?"
"Setiap malam aku selalu memikirkannya tapi...."
"Gadis Cantik sepertinya setiap malam berkunjung ke rumahku hanya untuk menemani Kaori"
Lalu Naori menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
"Sial andai saja waktu itu aku tidak terpana oleh wajahnya"
Lalu Naori menunduk ke bawah seraya berkata "Meskipun begitu aku masih masih memiliki harapan untuk bisa berteman dengannya"
Hari-hari pun berlalu.
Segawa Hiroshi Seorang Gadis Cantik yang setiap malam bekerja di Magic Market milik keluarganya, Dibantu oleh Kaori selalu mengunjungi Rumah Naori tanpa alasan yang jelas.
Dan karena Kejadian yang berulang-ulang itu, suatu perasaan mulai muncul diantara keduanya.
Lalu disuatu hari
"Kaori kakak pulang"
"Ohh kau sudah pulang nak?"
"Ehh paman Merlin, Bibi Cyren, apa yang kalian lakukan disini? Dimana Kaori?" Tanya Naori dengan heran.
"Kaori sudah tidur" Jawab Cyren.
"Jarang sekali, Kaori tidur di jam segini dan Segawa tidak ada disini?" Ucap Naori didalam hatinya.
"Kami kesini ingin memberikan kalian sesuatu"
"Sesuatu? Apa itu paman?"
"Lihat!" Lalu Merlin menunjuk ke arah dimana sebuah Kapsul yang lumayan besar tiba-tiba ada dirumah itu.
"Ehh apa itu?"
"Ini adalah alat yang biasa digunakan Anak-anak Akademi Awakener maupun Kontraktor untuk mengendalikan Magic Power sebelum mereka Awakening ataupun mendapat Kontrak"
"Ini kan seperti Kapsul Game yang ada dibumi" Ucap Naori didalam hatinya.
"Paman bukankah harganya mahal?"
"Ini murah, lagipula Kaori sebentar lagi akan lulus SMP dan akan memasuki Akademi Kontraktor jadi alat ini sangat penting untuk berlatih Mengendalikan Magic Power"
"Baguslah kalau begitu" Naori tersenyum.
"Tapi...kenapa ada 2?" Tanya Naori lagi.
"Aahh itu untuk gadis yang selalu menjaga Kaori"
"Eehhh Segawa?"
"Iya karena dia sudah terbiasa mengendalikan Magic Power paman memintanya untuk mengajari Kaori"
"Begitu ya..."
"Tapi kalau kau Ingin mencoba boleh saja, lagipula Kapsul ini dibeli menggunakan Koin milik Ibu kalian"
"Ehh Koin milik Ibu?"
"Ohh iya Nak aku lupa memberikanmu ini" Wanita yang bernama Cyren itu tiba-tiba berbicara.
"Tidak perlu Bibi aku sudah punya Koin untuk membeli kebutuhanku sendiri"
"Ehh Kertas ini kan..."
"Kau pasti sudah pernah melihatnya setidaknya sekali"
"Iya aku pernah melihatnya saat disekolah"
"Kertas Skill, kertas ini berisi Skill pelindung, jadi selalu bawa bersamamu ini sangat berguna untuk orang biasa sepertimu"
"Bibi ini terlalu berlebihan, harganya sangat mahal kan?"
"Kata siapa? Ini murah Sudah ambil saja"
"Ba-baiklah, Terima kasih bi"
"Permisi,bolehkah aku masuk?" Ucap seseorang yang membuka pintu.
"Ohh nak Segawa akhirnya kau sampai"
"Hah apa yang kau lakukan disini?"
"Ahh benar juga, kami lupa memberitahumu kalau Nak Segawa akan pindah ke rumah ini mulai hari ini"
"Hah?....haaaaaa~" teriak Naori.
Lalu di hari selanjutnya.
Naori terbangun dari tidurnya.
"Tidak masuk akal, apa yang terjadi? Sejak Aku mendapat 5 Keping Luck yang lain dari God of Destiny Semua yang terjadi terasa sangat tidak masuk akal sebulan yang lalu"
"Mulai dari Kaori yang mentalnya jadi sangat kuat setelah ibu pergi"
"Lalu Segawa yang selalu ke-rumah ini tanpa alasan yang jelas"
"Lalu Paman Merlin dan Bibi Cyren yang menjaga kami seperti ayah dan ibu"
"dan yang terakhir Segawa, Apa yang diinginkan olehnya? Apa paman dan bibi tidak khawatir? Seorang Laki-laki dan perempuan seumuran yang tinggal se-atap benar-benar tidak wajar"
"Kakak cepat turun sarapannya sudah siap!" Teriak Kaori.
"Iya sebentar" Jawabnya singkat.
"Lagipula siapa yang memasak? Segawa? gak mungkin kan?"
Lalu saat Naori turun ke bawah, Percakapan Kaori dan Segawa mulai terdengar.
"Ehh kak segawa tidak memasak untuk kak Naori?"
"Yahh soalnya dia kan laki-laki" Jawab Segawa agak malu.
"Hhmm Apa yang kalian bicarakan?" Naori menyela.
"Aahh itu kak...sebenarnya Makanan yang dibuat Kak Segawa hanya cukup untuk 2 orang"
"Hahh...kakak akan masak sendiri"
"Tapi..."
"Kalian makan saja duluan, lagipula kalian ingin mencoba kapsul itu kan?"
Lalu setelah selesai sarapan mereka berdua pun masuk ke dalam kapsul dan mulai berlatih di dalam kapsul itu.
"Bagaimana caranya mereka bisa membuat Kapsul bertekhnologi modern seperti ini?"
"Ini membuatku sedikit penasaran"
Lalu Naori duduk di sofa dan menonton TV lalu ia pun mengeluarkan 1 Koin Gold.
"System Aku ingin Sup Daging dan 1 mangkuk nasi!"
Hap* Naori melahap makanannya dengan lahap.
"Ini enak, ngomong-ngomong aku mulai bosan saat tidak ada Kaori, apa mereka masih lama ya?"
God of Destiny melihat anda!
Hah? Apa yang dilakukan Konstelasi ini?
"Berita terbaru! Gate SSS Rank di jalan xxxxx yang sudah 6 hari belum terselesaikan ini akan di ambil alih oleh Tim Khusus Victor dari Keluarga Arnolt"
"Sebelum Terjadi Gate Break Tim Victor yang terdiri dari orang-orang Veteran terpilih ini akan menyelesaikan Gate ini, apakah mereka akan berhasil? Mari kita tanya kepada mereka berapa presentase keberhasilan mereka dalam penyerangan kali ini!"
"Jadi mari kita wawancarai Ketua Tim Victor!"
"Heee Tim khusus Keluarga Arnolt ya"
"Aku harus cepat, sebelum mereka memasuki Gate, kalau tidak aku tidak akan bisa tenang karena sifatku yang mulai Agresif setelah mendapat kekuatan ini"
Lalu Naori pergi setelah menghabiskan sarapannya.
"Eemmm kurasa menggunakan Sosok Dark Crow tidak cocok dengan sifatnya karena kebiasaanku yang selalu Raid gate saat malam"
Lalu Naori melihat orang-orang disekitar gate.
"Haha rencana berubah aku harus masuk ke dalam gate itu dan berbaur dengan mereka"
Naori melirik seseorang Awakener yang ada di pojokan.
Teleportasi
"Hey apakah kau sedang luang?"
Hup* Naori mendekap mulutnya lalu memukul lehernya.
Lalu Naori mengambil Lisensi orang itu "Awakener C Rank, Lumayan juga orang ini"
Skill Mimicri
"Baiklah dengan kekuatanku yang segini, Menghancurkan beberapa orang keluarga arnolt sudah lebih dari cukup"
To be Contiuned*