Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 41



Pembunuhan di Gold House


"Hey Alter, siapa perempuan ini?"


[Perempuan ini adalah kekasih gelap Prof. Akron Master]


"Bagaimana caramu mengetahui kejadian seperti ini akan terjadi?"


[Bukankah sudah jelas Master]


[Prof. Akron adalah tokoh penting di Treasure]


[Banyak orang mungkin mengincarnya]


[Jika dia ketahuan memiliki sesosok orang yang penting baginya]


[Akan sangat mudah bagi orang lain untuk mengendalikan Prof. Akron hanya dengan menjadikan orang yang penting baginya sebagai sandera]


[Mungkin ia memulai hubungan romantis secara diam-diam karena tidak ingin seseorang menemukan kelemahannya]


"Perkataanmu masuk akal Alter, mungkin itulah alasan dia memiliki kekasih gelap"


[Dan juga saya tidak ingin Master memiliki beban yang berat]


[Jika clone anda yang menyamar menjadi Prof. Akron, Master bisa lebih leluasa untuk berbicara pada saya, dan mengendalikan clone sesuai situasi yang ada]


"Rencanamu benar-benar hebat Alter, jika aku tidak bertukar peran dengan clone entah apa yang akan terjadi, tapi ... sampai berapa lama cloneku akan terus seperti itu?"


[Kemungkinan sampai acara lelang selesai Master]


"Sialan, hatiku tidak siap menerima hal ini" Ucap Naori di dalam hatinya.


"Guru, aku ingin keluar dan melihat-lihat sekitar" ucap Naori.


"Kau ingin kemana- ..." ucap clone itu terpotong.


"Pergi lah bersenang-senang, dan jangan sampai tersesat ya!" jawab perempuan itu menyela.


"Baiklah Nyonya" ucap Naori singkat sambil menundukkan kepalanya.


"Muridmu sangat sopan sekali sayang~" ucapnya sambil tersenyum.


"Aku dipanggil Nyonya olehnya, bukankah muridmu sudah menganggap kita sebagai Pasutri?"


"Karena itulah aku mengangkatnya sebagai murid, tapi tunggu dulu! kenapa kau membiarkannya pergi sayang?"


"Karena aku egois, aku sangat merindukanmu tapi apa ini? kau membawa muridmu yang bisa mengganggu waktu kita berdua?"


"Maaf sayang, aku ingin pergi sendiri tapi muridku ingin ikut, jadi aku tidak bisa menolaknya"


"Aku tau kok, tidak mungkin dirimu mampu menolak permintaan seseorang yang dekat denganmu, karena itulah aku mencintaimu" Ucapnya sambil mencium clone Naori kembali.


"Sialan, drama percintaan atau apalah, ini menjijikan, aku ingin segera menyelesaikan ini dan pulang ke rumah" Ucap Naori di dalam hatinya.


Lalu Naori berjalan keluar dari ruang VIP dan berjalan pergi menuju keramaian yang ada di loby.


"Ramai sekali, kalau bisa aku ingin membeli sesuatu untuk Kaori" Ucap Naori yang terdesak oleh keramaian.


"Kenapa seorang manusia biasa bisa berada disini?" Ucap seseorang yang menatap Naori.


"Hehe aku rasa aku menemukan target baru" Ucapnya sambil tersenyum dan berjalan mendekati Naori.


"Nak apa kau butuh bantuan?" tanyanya setelah mendekati Naori.


"Iya, aku butuh sedikit bantuan" jawab Naori.


"Baiklah kalau begitu akan aku bantu" Ucap orang itu menarik tangan Naori dan menyerang Naori dengan lututnya.


Buk!


Naori terpental hingga keluar dari loby.


Srreettt* Suara punggung Naori menggusur tanah.


"Apa kau tersesat nak? ini adalah Gold House, beraninya manusia biasa sepertimu menyusup kesini" ucap orang itu.


"Aku lengah, apa orang ini mengetahui rencana kita Alter?"


[Sepertinya tidak Master]


[Dilihat dari bajunya, orang ini adalah penjaga dari tempat ini]


[Sepertinya dia salah menyangka anda sebagai manusia biasa Master]


[Karena itulah orang ini menyerang anda, karena peraturan di Gold House melarang manusia biasa masuk ke dalamnya]


Naori bangun dan berkata di dalam hatinya "Padahal dia bisa memperingatkan terlebih dahulu sebelum mengusir seseorang, tapi dia langsung menyerangku dengan sangat kuat"


"Orang sepertinya harus diberi pelajaran merendahkan dirinya untuk bertahan hidup didunia ini" Ucap Naori menggertakkan giginya.


[Habisi saja dia Master!]


[Dengan identitas Prof. Akron anda hampir bisa melakukan apapun disini, meskipun itu harus menghancurkan tempat ini]


"Kalau begitu aku akan melampiaskan amarahku pada orang ini" Ucap Naori yang seketika berada di depan orang itu.


Buk!


Naori meninju orang itu namun di tangkis olehnya.


"Eugh* apa yang terjadi? bukankah dia manusia biasa?" Ucapnya saat menghadang serangan Naori.


Lalu Naori menendang orang itu dengan serangan yang sangat cepat.


Duak!


Naori menendang orang itu hingga terlempar ke tengah loby.


Duar!


Teriakan Naori terdengar sangat keras hingga seluruh orang di loby mendengarnya, Seketika banyak penjaga mengepung Naori.


"Beraninya kau menyerang Gold House!" Ucap salah satu penjaga.


"Tunggu, kalian mundurlah!" Ucap seseorang yang menjaga pintu masuk sebelumnya.


"Anak ini adalah anak yang bersama tuan Akron, matilah aku! apa yang dilakukan oleh bawahanku?" Ucapnya didalam hatinya.


"Ma-maafkan pelayanan kami yang buruk tuan muda!" ucapnya yang langsung bersujud di hadapan Naori.


"Maaf? tidak ada kata maaf untuk orang yang sudah menyerangku, lihat! aku bahkan sampai mengeluarkan sedikit darahku! Jika salah satu dari kami tidak ada yang mati, aku tidak akan mengakhiri masalah ini" Ucap Naori berjalan dan mendekat ke tengah loby.


"Mundurlah! jangan mendekat!" Ucap salah satu penjaga menghalangi jalan Naori.


"Apa yang kalian lakukan! beraninya kalian menghalangi tuan muda, apa kalian ingin mati? cepat menyingkir!" ucap orang itu berhenti bersujud dan memperingatkan para bawahannya.


"Baik pak" Ucap semua penjaga yang kemudian menyingkir dari jalan Naori.


[Master, setelah dipertimbangkan ulang sebaiknya anda membunuh semut ini]


"Kenapa harus begitu?


[Untuk membentuk karakter Master]


[Percayalah padaku Master]


Khe khe khe


Siapa yang tidak percaya padamu Alter? lagipula membunuhnya adalah niatku dari awal, jika aku membunuhnya dengan sangat kejam orang-orang ini akan mengingat sosokku sebagai murid Prof. Akron dengan jelas" ucap Naori didalam hatinya sambil tersenyum.


"Eugh* sial kenapa bocah ini cepat sekali?"


"Yoo, kau baik-baik saja?" ucap Naori menyapa.


"Beraninya kau membuat keributan di Gold House, tunggu saja! semua penjaga akan mengepungmu dan menangkapmu, setelah itu aku akan menyiksamu dan menguliti tubuhmu dengan perlahan-lahan sampai kau menginginkan kematianmu sendiri hahahaha ..." ucap orang itu mengancam Naori.


"Penjaga? penjaga mana yang kau maksud?"


"Tentu saja mereka" Ucap orang itu menunjuk para penjaga yang berkumpul melihat orang itu.


"Apa lagi yang kalian tunggu? ayo cepat kita tangkap bocah ini!"


Melihat orang itu meminta bantuan teman-temannya Orang-orang di sekitar mulai menertawakannya.


"Ha ... Hahaha apa orang ini benar-benar tidak melihat situasi?"


"Lihatlah! dia sangat naif berpikir para penjaga mau menangkapnya"


"Sepertinya pertunjukan yang seru akan terjadi"


"Hahaha wajahnya benar-benar lucu"


Suara orang-orang mulai menjadi ricuh di tempat itu sampai Naori berteriak "Diamlah!"


"Hey, ayolah! minta teman-temanmu untuk menangkapku" ucap Naori sambil tersenyum.


"Apa yang terjadi?" ucap orang itu dengan ekspresi ketakutan.


"Alter, apa Inti Magic seseorang bisa diambil?" Ucap Naori di dalam hatinya.


[Tentu bisa Master]


[Anda hanya perlu membeli Skill Snatch Ability]


Beli skill!


[Skill telah di tambahkan ke daftar skill]


Dark Elemen: Shadow Bind


Tali kegelapan mengikat orang itu dengan kencang, Lalu Naori mendekati orang itu dan menginjak dadanya.


Skill Snatch Ability


[Failure]


Snatch Ability


[Failure]


Snacth Ability


[Failure]


Snatch Ability


Ting!


[Anda mendapatkan 1 Inti Magic A Rank]


"Kau menyerangku karena aku adalah manusia biasa kan? kalau begitu sekarang bagaimana?"


"Apa yang terjadi? kemana semua Magic Powerku?"


"Sekarang kau adalah orang biasa, maka aku boleh menyerangmu kan?" ucap Naori menyiapkan tangannya seperti akan mencabik sesuatu dengan ekspresi yang mengerikan


"Tu-tunggu dulu!"


Grab*


Tangan Naori menembus dada orang itu, lalu Naori mengambil sesuatu dari tubuhnya dan mengeluarkannya dengan sangat cepat .


"Kematian adalah caraku menunjukkan kemurahan hatiku padamu"


"Dikehidupan selanjutnya belajarlah untuk merendah, dasar serangga!" Ucap Naori dengan nada yang mencekam sambil memegang sebuah organ tubuh berlumuran darah yang berbentuk seperti jantung.


To be Contiuned*