Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 115



Dikepung oleh Organisasi Murder!


Naori menyeka matanya dan segera membuang nafasnya.


"Hah ..."


Naori pun melompat dari ketinggian di atas gedung itu dengan mengumpulkan hampir semua dari Magic Power yang ia punya di kakinya untuk mendarat tepat di pintu bundar itu dan menghancurkannya.


Blam!


Tanah bergetar dan Naori mulai berteriak "Earthquake" Tanah di sekitarnya bergerak menjulang tinggi dan menggetarkan seluruh kota, area di luar kota pun ikut bergetar, bahkan getaran dari gempa bumi itu sampai di seluruh kota yang ada di sekitarnya di jarak 100 KM dari tempat kejadian.


Seluruh Magic Power yang Naori gunakan dalam Skill Earthquake menghancurkan tampat bawah tanah di mana para Anggota Murder berada di dalamnya hingga beberapa tempat yang luas itu mengubur sebagian dari mereka hidup-hidup, semuanya panik, mereka langsung bergegas untuk keluar dan menuju ke arah dimana pintu bundar itu berada, Naori yang berjaga di sana memanggil Ratusan Soul Knight karena sudah tidak mampu lagi memanggil lebih banyak Soul Knight dengan Magic Powernya yang tersisa.


Summon: Soul Knight


"Bunuh mereka!" teriak Naori.


Para Soul Knight turun dengan wujud cahaya hijau ke dalam tempat itu dan segera menghadang orang-orang dari Murder yang mencoba menyelamatkan dirinya.


Para Soul Knight membunuh mereka secara brutal dengan memotong-motong tubuh orang-orang dari Murder, di bawah tanah pertempuran terjadi antara para Murder dengan Soul Knight milik Naori, di tanah yang bergetar itu orang-orang Murder takut, mereka takut dengan regenerasi Soul Knight yang kembali pulih setelah hancur.


Mereka semua waspada, tidak ada yang berani maju lagi karena takut terbunuh hingga salah satu petinggi di organisasi Murder datang, "kalian takut hanya karena sekumpulan Soul Body?"


"Dasar lemah! kita adalah Murder, musuh pasti sengaja mengulur waktu agar kita terjebak di tempat ini, ..." orang itu mengambil nafas sesaat lalu kembali berkata "Lawan mereka! bahkan jika kalian harus mati!"


"Hhaaaa!"


Banyak orang-orang dari Murder berteriak, semangat mereka kembali hanya karena perkataan satu orang sehingga membuat kemampuan tempur mereka mendesak para Soul Knight hingga akhirnya Naori sudah tidak mampu menangani Magic Powernya yang terkuras begitu banyak karena banyak Soul Knightnya yang hancur dan pulih kembali.


Naori pun menarik Soul Knightnya kembali dengan berkata "Unsummon: Soul Knight"


Naori pergi, ia sudah tidak berani lagi menghadapi para Murder melihat Magic Powernya yang hampir habis karena di kuras orang-orang dari Murder dan menunggu Magic Powernya terisi penuh kembali.


Tidak lama kemudian terlihat banyak orang memakai jubah keluar dari balik pintu berbentuk bundar itu dan berkerumun di sana dengan beberapa orang yang berlari menelusuri tempat di sekitar untuk mencari keberadaan musuh.


"Untunglah aku memakai Necklace Magic Constraint dan memakai Skill Invisible untuk menghilangkan keberadaanku" ucap Naori dari atas gedung menatap orang-orang Murder dengan tatapan membunuh.


Satu menit telah berlangsung sejak Naori menatap orang-orang itu, lalu ia pun mulai menghitung angka secara terbalik dan bersiap mengumpulkan banyak Magic Power di sekelilingnya.


[Magic Power anda telah pulih kembali Master]


"Sudah saatnya, ..." Naori membentuk Magic Power di sekelilingnya menjadi banyak sekali pedang di belakangnya dengan berkata "Sword of Judgement" dan membuat orang-orang Murder terkejut mendengar perkataan Naori.


"Itu musuh!" ucap salah satu petinggi Murder yang sebelumnya memberi semangat kepada orang-orang saat memghadapi para Soul Knight di bawah tanah.


Di belakang Naori tercipta ribuan pedang yang terbuat dari elemen cahaya, ada pedang yang besar, ada juga yang kecil, ada pedang yang panjang, ada juga yang pendek, banyak sekali pedang berbagai bentuk di belakang Naori yang di ciptakan olehnya, lalu Naori mengarahkan tangannya ke bawah tepatnya ke arah orang-orang Murder dengan berkata "Serang!"


Ribuan pedang yang Naori buat melaju ke bawah mengarah ke orang-orang Murder yang berkerumun di pintu masuk ruang bawah tanah, mereka segera berlari dan menghindari serangan Naori, ada yang berlari dengan kencang, ada juga yang tenang dan membuat sebuah pelindung, bahkan ada juga orang yang diam saja karena berlindung di balik temannya.


Prang!


Pelindung yang di buat beberapa orang di hancurkan pedang Naori yang jatuh dari atas, menghunuskan pedang-pedang itu hingga menusuk mereka yang berdiam di tempat itu


Jleb* Jleb* Jleb* Jleb*


Orang-orang yang lari menggertakkan gigi mereka dengan meneteskan keringat karena merasa lega, mereka merasa beruntung karena selamat dari seranagn ribuan pedang itu hanya dengan berlari, semua orang pun mendongak ke atas atap gedung untuk melihat Naori yang menyerang mereka dengan ekspresi kelelahan, Naori mendecakkan lidahnya seraya berkata "Keterampilanku dalam menggunakan Skill masih kurang ahli, aku harus meminta pengajaran lebih pada kak Chloe" sembari menggenggam tangannya.


Orang-orang Murder marah, mereka terbang untuk menyerang Naori yang berdiri di atas gedung, melihat hal itu Naori tidak hanya diam, ia mengeluarkan pedangnya dan menebas ke arah bawah dengan berkata "Wind Slash" untuk mengeluarkan gelombang tebasan dari pedangnya supaya menghentikan serangan orang-orang Murder.


Beberapa orang menghindar dan ada juga yang terkena tebasan gelombang itu, mereka yang terkena gelombang tebasan itu terluka kecil dan berhenti terbang sejenak, Naori yang merasa terancam karena orang-orang organisasi Murder mengepungnya mulai panik.


Naori pun mengeluarkan ke-empat Soul Knight Transcendent Rank miliknya yang tersisa selain Zygritte yang sudah terpanggil karena sedang menggendong Alya, Zygritte, Zyglitte, Zygmitte, Zygnitte, dan Healer, ke-empat Soul Knight yang baru terpanggil mengelilingi Naori damn Zygritte dengan mereka yang berada di tengah.


Orang-orang Murder pun sampai ke atap gedung, mereka semua mengepung Naori dan mulai menunjukkan senjata mereka untuk bersiap menyerang Naori, namun salah satu petinggi Murder menghentikan mereka semua dengan berkata "Mundur"


Orang itu pun berjalan maju ke depan mendekati Naori, waspada dengan perilakunya, Naori pun menghentikan orang itu mendekatinya lebih jauh lagi dengan berkata "Berhenti! kalau tidak aku akan segera pergi" ucap Naori memperingatkan.


Orang itu berhenti, ia menatap Naori dan berkata "Bisa kau ulangi perkataanmu barusan?"


"Sudah aku bilang berhenti! kalau tidak aku akan pergi" ucap Naori sekali lagi.


"Hahahaha" semua orang yang ada di atap gedung itu tertawa dengan keras dan kembali menyimpan senjata mereka karena mendengar hal yang begitu lucu, Lalu orang petinggi Murder itu berkata "Bagaimana caramu pergi? sedangkan kami semua sudah mengepungmu di sini" tanya orang itu kepada Naori dengan wajah meremehkan yang terlihat di wajahnya dengan menahan tawanya.


Naori merasa tersinggung, ia pun menghentikan waktu lalu menebas orang itu dan mengembalikan waktu seperti semula seraya berkata "tentu saja seperti ini!" ucap Naori yang kemudian menghilang dari tempat itu bersamaan dengan Alya dan kelima Soul Knightnya meninggalkan orang yang berpangkat sebagai petinggi Murder tertebas di atap gedung itu.


To be Contiuned*