
Cerita Akhir Planet Blue Star
Di tempat yang begitu luas dengan rak yang di penuhi buku, Naori mencoba membuat bekas tinta di lembar buku kosong dengan paksa, raut wajah Naori penasaran, cerita seperti apa yang begitu menarik perhatiannya tentang sejarah planet ini hingga membuat seseorang memiliki kekuatan Awakening.
Ting! Ting! Ting!
[Skill Fate of Blessing telah aktif karena kondisi tertentu]
[Skill Fate of Blessing telah aktif karena kondisi tertentu]
[Skill Fate of Blessing telah aktif karena kondisi tertentu]
Naori yang melihat notifikasi systemnya aneh, langsung menyadari sebuah buku yang menonjol di antara yang lain, buku itu ada di rak paling atas dengan buku berwarna biru yang memiliki tulisan Blue Star di sampul bukunya.
Naori mencoba terbang, namun seperti ada sesuatu yang menyedot Magic Powernya di tempat itu, ia pun menyerah dan mencoba naik menggunakan kursi dan meja yang di tumpuk menjadi satu, Naori meraih buku itu dengan usaha yang keras, hingga akhirnya Naori mampu menyentuh buku itu dan mengambilnya.
Ting!
[Skill Fate of Blessing telah aktif]
Eehh!?
Naori jatuh dari atas karena tumpuan kursi yang tidak seimbang, ia pun berkata "Sakit" dengan salah satu matanya yang tertutup.
"Skill sialan ini sengaja membuatku jatuh ya!?" ucap Naori bangkit sambil mengambil buku berwarna biru yang ia ambil, lalu Naori membaca judul dari sampuk yang ada di buku itu seraya berkata "Blue Star, apa buku ini akan kosong seperti yang lainnya?" ucap Naori membuka lembaran buku itu secara perlahan, di balik sampul buku itu terdapat sebuah gambar, dimana planet Treasure dengan sosok seseorang meletakkan tangannya yang besar di atas planet itu.
Naori mencermati gambar itu dengan teliti, lalu ia membuka lembar selanjutnya, tidak seperti buku-buku lain yang kosong, buku itu berisi gambar yang dibuat dengan begitu nyata.
Di gambar kedua, Naori melihat Planet Treasure meledak di sebuah lautan yang luas di dekat daratan yang tertulis Easteria, tidak tau arti dari gambar itu, Naori membalik lembaran lagi dan melihat gambar ketiga, di gambar ketiga, terlihat sosok Bahemothyang terbang di atas awan dengan seorang manusia yanng terluka parah dengan darah yang mengalir di tangan kanannya, takut melihat gambar itu Naori membuka lembaran lagi, di gambar ke empat, terlihat sosok manusia yang terluka itu di lindungi oleh seorang wanita berambut putih, gambar wanita itu ditusuk tepat di dadanya oleh Bahemoth itu menggunakan tangannya yang di penuhi cakar karena melindungi manusia yang sedang terluka, Naori pun membuka lembar kelima, di gambar itu, terlihat sosok manusia mencengkram leher Bahemoth dengan tangan kirinya.
"Apa ini sebuah cerita?" gumam Naori melihat gambar-gambar yang saling terhubung.
Lalu lembar yang lain di buka Naori, gambar yang ada di lembar itu tergambar seseorang yang sedang berteriak sambil memegang seorang wanita yang dadanya telah di tusuk oleh Bahemoth itu, menyedihkan, perasaan yang terlukis di dalam gambar itu sampai ke dalam hati Naori hingga membuatnya meneteskan air matanya.
Tidak tahan lagi, Naori membuka lembar selanjutnya, namun isi dari lembar itu bukan gambar lagi karena gambar yang baru saja di balik Naori adalah gambar terakhir, lembar yang sedang di buka oleh Naori ini berisi sebuah tulisan.
"Cerita Akhir Planet Blue Star" ucap Naori membaca tulisan itu.
Naori membuka lembar lagi, tapi sudah tidak ada apa-apa di lembar selanjutnya, semuanya kosong, lalu Naori membuka gambar terakhir dimana gambar dengan cerita akhir yang menyedihkan itu berada, Naori melihatnya dengan tatapan tajam, lalu ia pun menutup buku itu dan meletakkannya di rak, Naori menyadari kalau Alter telah kembali, karena itulah ia berkata "Alter, kau sudah kembali?"
[Sudah Master]
[Saya tidak menyangka penyusup itu mampu menembus pertahan system yang saya dirikan]
"Hey Alter, hilangkan pertahanan itu saat penyusup itu kembali, itu perintah!" ucap Naori dengan nada serius lalu berbalik dan berjalan pergi.
[Tapi kenapa Master?]
"Ada beberapa hal yang ingin aku tanyakan kepadanya Alter, jadi aku membutuhkan dia menggunakan System milikmu agar kami bisa berkomunikasi" ucap Naori menjelaskan.
[Baiklah jika itu keinginan Master]
[Tapi kita ada dimana Master?]
"Aku juga tidak tau Alter, tapi yang pasti kita berada di tempat yang pernah di tinggali seorang Konstelasi di sini" ucap Naori menjelaskan lagi.
[Konstelasi?]
"Lalu yang aku lihat di ingatan anggota Murder waktu itu apa?" tanya Naori.
[Itu adalah Fragmen Body!]
"Fragmen Body? ... Entahlah~ aku tidak ingin lagi mendengar soal Konstelasi" ucap Naori ingin menghentikan pembicaraan mengenai Konstelasi.
"Aku hanya tidak menyangka kalau sejarah Planet ini sangat rumit" batin Naori.
Naori berjalan dan menaiki batu di mana Rune yang memindahkannya ke tempat ini berada, Rune itu pun aktif kembali dengan tulisan Rune yang bergerak persis seperti pertama kali membawanya kesini, sebelum pergi Naori melihat-lihat sekitar, ia bergumam "Aku ingin kesini lagi dan membaca cerita yang menarik"
Wush!
Altar Rune Perpindahan hilang bersamaan dengan Naori dari tempat itu ke dasar laut di mana Altar Rune Perpindahan itu sebelumnya berada, Setelah selesai memindahkan Naori, Rune itu pun hilang, batu-batu yang mengelilingi Rune itu juga hancur lebur, Naori melompat, ia terkejut melihat tempat yang di susun batu itu hancur setelah memindahkannya kembali ke sini.
Naori pun berpikir lalu mengungkapkan isi pikirannya dengan berkata "Apa tempat ini sudah di atur hanya bisa di gunakan dua kali? Yah~ asalkan aku pernah kesana aku bisa kesana lagi menggunakan Skill Teleportasi tanpa menggunakan Rune itu" ucap Naori pergi dan memakai Skill Invisible untuk menyembunyikan wujudnya.
Di sisi lain, Chloe yang sedang bertarung dengan ikan paus merasakan keberadaan Naori kembali, ia pun segera menghentikan pertarungannya dengan paus itu dan berenang dengan cepat meninggalkan paus itu, namun paus itu tidak terima Chloe pergi begitu saja dari pertarungan, paus itu pun mengeluarkan gelombang air yang begitu besar sehingga menyeret Chloe sangat jauh ke dasar laut.
Di tempat Naori ia mendengar suara paus itu, ia pun senang dan segera mencari suara paus itu dengan berkata "Deteksi", Naori terkejut, ia melihat sosok Chloe terpental menuju ke arahnya, karena terkejut Naori pun berkata "kak Chloe!?"
Naori berlari maju dan menangkap Chloe yang terhempas gelombang air, karena kuatnya gelombang air, Naori yang menahan Chloe ikut terseret, namun karena Naori masih berpijak pada permukaan, ia berlari dengan cepat ke samping dan keluar dari gelombang yang menyeret mereka berdua.
"Kak, kau tidak apa-apa?" ucap Naori membaringkan Chloe ke tanah.
Chloe pun bangun dan langsung memegang kepalanya yang pusing, ia berkata "aku tidak apa-apa" untuk menjawab pertanyaan Naori, Naori bernafas lega, ia heran bagaimana bisa Chloe terhempas begitu kencang ke arahnya, bukankah saat ini ia harusnya ada di permukaan, hal itu membuat Naori bertanya sekali lagi dengan perkataan "Apa yang kau lakukan di sini kak?"
"Apa yang aku lakukan katamu?" ucap Chloe memgepalkan tangannya.
Plak!
Chloe memukul kepala Naori seraya berteriak "memangnya salah siapa menghilang secara tiba-tiba dan membuatku khawatir seperti ini?" ucap Chloe memarahi Naori.
Naori hanya pasrah saat di pukul, ia berlindung dengan tangannya seraya berkata "Maafkan aku kak, itu adalah kecelakaan" ucap Naori menjelaskan kejadiannya secara singkat.
"Kecelakaan katamu- ..." ucapan Chloe terhenti karena ia melihat batu di tempat yang ia datangi sebelummya, padahal saat ia kemari tidak ada batu dan hanya ada sebuah lubang berbentuk lingkaran di permukaan tanahnya, tapi kenapa tiba-tiba saja ada batu, Chloe pun berhenti memukuli Naori dan berenang mendekat ke tempat batu-batu yang hancur itu.
Naori yang melihat Chloe mendekat ke sana hanya memgikuti dari belakang tanpa berkata-kata, ia paham bahwa kejadian yang baru saja ia alami tidak seharusnya di ceritakan kepada orang lain mengingat dirinya yang menemukan sejarah kelam Planet Treasure.
Chloe menyentuh batu itu lalu berkata "kenapa ada Altar di sini?"
"Altar? jadi tempat ini adalah Altar?" gumam Naori secara tidak sadar.
Chloe menoleh, Naori langsung menutup mulutnya karena tidak sadar berkata sesuatu yang seharusnya tidak boleh ia katakan, Chloe pun mendekatkan wajahnya pada Naori, "Apa hilangnya keberadaanmu ada hubungannya dengan Altar ini nak?" tanya Chloe.
"Mmm~"
"Tidak ada gunanya lagi berbohong saat sudah ketahuan" batin Naori.
"Sebenarnya aku di pindahkan ke suatu tempat bersama Altar ini" jawab Naori.
"Altar perpindahan!, seharusnya ada Rune di sini tapi kenapa itu tidak ada sekarang?" gumam Chloe kembali berbalik dan melihat batu-batu yang hancur itu, Naori yang mendengar perkataan Chloe hanya bisa tersenyum sedikit seraya berkata di dalam hatinya "Kurasa tidak bagus jika orang lain mengetahui soal Rune yang membawaku ke Treasure" batin Naori yang beerniat menyembunyikan hal mengenai Rune perpindahan itu di dalam lubuk hatinya yang paling dalam.
To be Contiuned~