Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 122



Pertarungan Melawan Orang Berkerudung


Di atap gedung Naori melihat gang itu menggunakan penglihatan Zyglitte namun hasilnya nihil, Naori tidak tau kemana perginya orang itu dari gang setelah ia tinggal pergi dari sana.


[Master, awas di belakang!]


Wush! sebuah serangan di lancarkan dari belakang Naori.


"Reflex!" Naori bergerak dengan reflek tubuhnya yang begitu cepat menghindari serangan dari belakang yang di lancarkan oleh seseorang, karena serangan itu datang lagi Naori tidak bisa menoleh ke belakang dan fokus merasakan serangannya menggunakan Teknik Feeling dan Perception untuk mempercepat pikirannya dalam berpikir di situasi yang tiba-tiba saja terjadi.


Wush!


Naori menghindari serangan itu lagi dengan melompat ke belakang dan berakhir melompat dari atas gedung lalu berbalik melihat seseorang yang menyerangnya, Naori melihat orang yang memakai kerudung jubah itu dengan waspada, tanpa memberikan Naori berpikir lagi, orang itu ikut melompat dan terjun untuk menyerang Naori.


"Dark Wing"


Naori mengeluarkan sayapnya dan terbang kembali ke atas meninggalkan orang itu yang terjun ke bawah untuk menjaga jarak, namun hal mengejutkam terjadi karena orang itu juga bisa terbang mengikuti Naori, "Cih" Naori mendecakkan lidahnya dan terbang lebih tinggi untuk pergi menjauh dari orang itu.


Namun dengan cepat orang itu terbang memperpendek jarak dan memukul Naori, Naori menangkis pukulan dengan kedua tangannya dan masih terpental karena kuatnya pukulan yang di lancarkan orang itu kepada Naori.


"Sial, ini merugikanku, banyak orang di sini, jika saja tadi aku tidak menahannya, gelombang dari serangan pukulan milikmya bahkan bisa menghancurkan gedung itu" batin Naori merasakan banyak sekali manusia yang ada di atas ketinggian di belakangnya, karena itulah ia menyimpulkan bahwa ada sebuah gedung tinggi di belakangnya.


"Alter, apakah tidak ada Skill yang bisa membuatku bergerak dengan lebih cepat? jika di udara aku tidak bisa menggunakan banyak Skill pergerakan, bahkan melarikan diri saja susah, bagaimana caraku melawan orang ini?" gumam Naori berbicara kepada Alter dengan tidak melepaskan tatapan pada orang itu.


Ting!


[Skikl telah di tambahkan ke daftar Skill]


"Tunggu Alter! Skill apa yang baru saja kau beli?" tanya Naori dengan bingung karena tiba-tiba saja notifikasi system memberi tau kalau dirinya baru saja membeli sebuah Skill, padahal Naori sendiri tidak memiliki waktu untuk membeli Skill karena sedang berhadapan dengan orang yang memakai kerudung jubah.


[Skill Acceleration]


[Skill itu mampu membuat Master bergerak seperti saat menggunakan Reflex namun lebih lambat karena level Skill yang rendah]


"Apa itu saja cukup?" ucap Naori mendongakkan wajahnya karena melihat pergerakan orang itu tiba-tiba berada di atasnya dan bersiap menendangnya.


Naori menghindar ke samping dengan reflek tubuh yang berasal dari Skill Acceleration dan kepakan sayap yang cepat lalu melancarkan serangan balik dengan meninju perut orang itu dan menjauh karena melihat serangannya tidak mempan, namun tindakan Naori terlalu lambat, kaki Naori di raih oleh orang itu saat akan menjauh dan menariknya ke arahnya lalu memukul perut Naori dengan telapak tangannya dan membuat Naori terpental begitu jauh.


Tidak hanya itu, orang itu melanjutkan serangannya dengan menggabungkan kedua tangannya dan bergerak ke atas Naori lalu memukulnya ke bawah tepat di perutnya, lalu orang itu mengumpulkan Magic Power di kakinya dan ikut jatuh bersama Naori dengan bersiap menyerang Naori ke tiga kalinya menggunakan kaki yang menggunakan begitu banyak Magic Power.


Naori tidak diam saja, ia merasa kesakitan karena telah di pukul di perutnya beberapa kali, Naori membenarkan posisi tubuhnya yang terjatuh lalu mendongak ke atas untuk melihat serangan selanjutnya yang akan di lakukan orang itu, Naori mengepalkan tangannya sersya berteriak "Jangan meremehkanku sialan!"


Naori mengumpulkan banyak Magic Power di tangannya dan bersiap mengadu kekuatan antara kaki orang milik orang itu dengan tangannya, Naori pun melebarkan sayapnya untuk bersiap mengepakkan sayapnya, Brush! Kepakan sayap Naori begitu cepat dan kuat sehingga mendorongnya kembali ke atas hanya dengan satu kali kepakan sayap, jarak mereka begitu dekat hingga akhirnya kaki orang itu dan tangan Naori bertubrukan menghasilkan ledakan Magic Power yang luar biasa sehingga orang-orang yang ada di bawah terkejut dan langsung takut melihat besarnya ledakan yang terjadi di atas langit tempat Naori dan orang itu bertarung.


"Apa itu!?"


"Cepat panggil Asosiasi!"


"Iya, hanya mereka yang bisa menghentikan pertarungan mereka!" Ucap orang-orang yang ada di bawah karena panik dengan keadaan yang terjadi, di atas, Naori dan orang itu beradu tinju dan berakhir terkena pukulan yang begitu sakit di bahunya, Naori pun menjauh, ia semakin yakin tidak bisa mengalahkan orang itu tanpa Skill Time Breaker dengan berkata di dalam hatinya "Kuat~ ... keterampilannya dalam bertarung seperti seseorang yang telah berpengalaman bertahun-tahun" batin Naori.


Naori mundur lagi, ia mencoba mencari kesempatan untuk kabur sendiri tanpa mengandalkan Skill Teleportasi yang selalu ia gunakan, entah karena apa Naori menjadi semakin terampil dalam bertempur, sebelum ini ia bahkan tidak pernah di ajari oleh seseorang selain Chloe, ia selalu belajar sendiri untuk bertarung dan belajar menggunakan kekuatannya.


Karena itulah ia selalu berkembang karena Skill Fate of Blessing selalu membawanya ke situasi di mana pertarungan selalu terjadi, hal itu membuat Naori terus-terusan tumbuh untuk belajar caranya bertarung dengan kekuatannya sendiri.


Bahkan di bumi sekalipun, Naori selalu berjuang sendiri tanpa ada seseorang yang mempedulikannya, karena itulah sifat miliknya yang sebelumnya selalu belajar sendiri muncul tanpa di sadari olehnya, pikirannya saat ini tidak memikirkan sebuah ide kabur dengan cara yang mudah, namun otaknya saat ini telah berpikir untuk kabur dengan cara yang susah.


"Huff ..." Naori membuang nafasnya dengan keringat yang membasahi wajahnya, Naori menatap tajam orang itu dengan mengeluarkan pedang Wind of Calamity dari Inventory system, melihat Naori mengeluarkan senjata orang itu juga tidak tinggal diam, ia mengeluarkan sebuah pedang dari dahi dengan menekan dahinya menggunakan jari telunjuk dan mengeluarkan pedang dari chip penyimpanan yang tertanam pada kepalanya.


Naori bersiap, ia memegang pedang dengan kedua tangan dan mengumpulkan Magic Power dengan menyalurkannya ke pedang itu dengan cara pemadatan menggunakan Skill Magic Power Condensed agar Magic Powernya menjadi lebih kuat.


Orang itu juga sama, ia menyalurkan Magic Power pada pedangnya, yang berbeda hanya cara mereka berdua menyalurkan Magic Power yang mengalir di pedang mereka masing-masing.


Situasi menjadi hening dengan teriakan panik orang-orang yang ada di bawah, beberapa detik setelah orang itu mengedipkan matanya Naori maju, ia langsung menebaskan pedangnya tepat di depan orang itu, namun orang itu memangkis tebasan Naori dan mendorong pedang Naori ke belakang agar Naori menjauh.


Melihat hal itu Naori berputar di udara lalu menyerang orang itu sekali lagi dengan serangan tebasan Horizontal ( samping ) seraya berkata "Spinning Slash!"


Advanced in The Next Chapter~