
Pelatihan Naori: Teknik Pembentukan
Hutan belantara tempat Naori melanjutkan latihan selanjutnya, di bawah bimbingan Chloe, Naori memadatkan Magic powernya lalu menggunakan Magic power yang telah di padatkan untuk membentuk sesuatu, Naori memcoba mengendalikan Magic power untuk membentuk sesuatu namun gagal, Magic powernya yang begitu padat membuat Naori kesulitan mengubah bentuk dari Magic power yang padat itu.
"Ini susah, mungkin aku memang sudah membuat anak ini mengembangkan teknik Pemdatan di luar kemampuannya, sekarang melatih teknik Pembentukan menjadi sangat susah karena Magic powernya yang sangat padat" batin Chloe melihat Naori yang kesulitan membentuk Magic powernya.
"Kuh"
Naori memcoba memisah Magic powernya sedikit demi sedikit, namun hal itu membuat banyak sekali waktu telah terbuang, satu hari telah berlalu, dan Naori sama sekali tidak mendapatkan hasil yang bagus, hal ini membuatnya frustasi dan membuat Naori membaringkan tubuhnya ke tanah yang di penuhi rumput liar, Naori menghela nafasnya dan beristirahat sebentar dengan memejamkan matanya, ia benar-benar lelah mencoba membentuk Magic power seharian ini dengan mendengarkan arahan Chloe namun tidak menghasilkan apa pun.
"Tenang saja nak, latihan butuh proses, kau harus mulai dari yang paling dasar, jangan memadatkan Magic power dengan kepadatan yang begitu padat sampai kau tidak bisa membentuknya, mari kita mulai dari Magic power yang lembek, mungkin akan sangat mudah membentuknya, namun kekuatan yang di hasilkan begitu lemah" ucap Chloe menjelaskan
"Tapi kau tau nak, jika kau berlatih dengan meningkatkan kepadatannya secara perlahan, kau bisa berlatih dan membentuk Magic power dengan lebih mudah" perjelas Chloe.
Di saat itu Naori berpikir, di dalam hatinya ia berkata "Sepertinya tidak ada jalan pintas untuk meraih kekuatan"
Naori pun membuka matanya dan bangkit, ia berniat mencoba membentuk Magic power seperti yang Chloe jelaskan barusan, namun tindakannya di hentikan Chloe dengan berkata "Kita sudahi hari ini! beristirahatlah, ayo makan malam lalu tidur, kau harus menjaga kesehatanmu agar besok bisa berlatih lebih maksimal lagi" ujar Chloe memberitahu.
Naori pun menurut, ia membatalkan niatnya untuk mencoba arahan yang Chloe jelaskan tadi dengan mengingat arahan yang di jelaskan, di malam hatinya, Chloe membawa satu ekor ayam yang sudah magi lalu memotongnya menjadi beberapa bagian, ayam itu di pilah-pilah dagingnya dari organ dalamnya untuk di jadikan sebagai makan malam hari ini.
Naori melihat hal itu dengan ekspresi girang, sudah lama sekali ia tidak makan daging ayam, karena itulah ia membantu Chloe memasak makanan kali ini.
"Kak, aku tidak tau kalau kakak bisa masak" gumam Naori.
"Kau pikir aku ini siapa?" ucap Chloe menahan sedikit amarahnya karena mendengar perkataan Naori.
Naori memalingkan wajahnya secara perlahan dan kemudian berdiri lalu berkata "A-Aku akan menyiapkan tempat untuk makan kak" dengan niat pergi dari hadapan Chloe.
"Bahaya sekali, bisa-bisa aku di pukul lagi kalau membuat kak Chloe marah" batin Naori sambil menyiapkan sebuah tempat untuk makan di dalam hutan belantara itu, Naori berjalan ke dalam hutan, ia pun bergumam sambil menoleh ke kanan dan ke kiri mencari sesuatu seraya bergumam "Di mana ya? saat masuk tadi siang aku melihatnya ... Ahhh itu dia!"
Naori pun mendekat, ia menebas batang sebuah pohon pisang menggunakan pedangnya lalu mengambil daunnya, Naori membawa daun pisang itu lalu menaruhnya di tanah untuk di jadikan sebagai tempat duduk saat makan nanti, Naori sedikit tersenyum, ia merasakan perasaan aneh di dalam dirinya, baru kali ini suasana damai tercipta setelah berlatih bersama Chloe, Naori pun menoleh, ia melihat Chloe masih menyiapkan sup dengan daging ayam di sebuah panci yang di gantung di potongan kayu yang di bentuk segitiga, Naori menoleh kembali untuk melihat area hutan yang gelap, di jarak yang begitu jauh Naori melihat puluhan mata melihat dirinya dari kegelapan, namun Naori tidak khawatir, mereka semua takut dengan Magic power yang Chloe pancarkan sejak mereka masuk ke dalam hutan ini, hal itulah yang membuat suasana di tempat itu menjadi damai.
Di dalam hutan yang di huni begitu banyak hewan berbahaya, Chloe membuat mereka ketakutan sehingga tidak ada yang berani mendekat, bahkan hal itu sudah menjadi hal biasa sejak Naori memasuki hutan ini tadi siang.
Naori mengabaikan hal itu setelah menembakkan peluru dan kembali menyiapkan tempat untuk mereka makan, beberapa waktu berlalu hingga sup yang di masak Chloe sudah matang, Chloe pun duduk di atas daun pisang yang Naori siapkan sambil membawa panci yang berisi sup daging, Chloe mengarahkan telapak tangannya ke atas lalu berkata "Piring!"
Sebuah piring yang terbuat dari air terbentuk, Chloe menyerahkan piring itu kepada Naori agar ia bisa makan, melihat hal itu Naori langsung mengambil piring yang Chloe berikan padanya sambil melihat-lihat bentuknya, bentuk piring itu begitu halus dan keras, bahkan bentuknya benar-benar seperti piring pada aslinya, setelah selesai melihatnya dengan teliti, Naori melihat wajah Chloe yang menatapnya seraya berkata "Bagaimana caramu melakukan hal ini kak?"
"Tentu saja dengan teknik Pembentukan" jawab Chloe sambil menuangkan kuah sup pada piringnya, Naori masih berpikir dan melihat piring itu lagi, ia masih tidak percaya dengan apa yang di bilang Chloe, "hanya dengan membentuk bisa membuat Magic power bisa menjadi seperti ini? kurasa latihan kali ini akan lebih susah" batin Naori.
Malam itu, mereka menghabiskan sup itu dan tidur di atas lembaran daun pisang dengan nyenyak, malam berlalu, Naori terbangun dengan matanya yang masih tertutup, dari hidungnya Naori mencium bau amis, ia mengendus-endus bau itu lagi lalu membuka matanya, Naori terkejut, ia melihat sekumpulan mayat Bahemoth berada di sekitarnya, melihat hal itu Naori tanpa sadar berkata "Kak Chloe!?"
Naori bangun dengan kesadarannya yang telah kembali sepenuhnya setelah bangun tidur, ia melihat kondisi tempat di mana dirinya tidur dengan kondisi mengerikan, banyak darah menyelimuti tempat itu, bahkan darahnya masih belum mengering, Naori menyentuh darah yang menggenang dengan jari telunjuknya lalu melihatnya dengan teliti, darah itu masih hangat dan berbau amis, Naori melihat sekitar lalu memejamkan matanya seraya berkata "Deteksi"
Dengan skill miliknya itu, Naori mendeteksi sebuah Gate di sekitar hutan itu dengan banyak tubuh Bahemoth yang hancur, Naori segera bergegas ke arah di mana Gate itu berada, sesampainya di sana ia melihat kalau tempat itu basah oleh air, Naori pun menduga Chloe masuk ke dalamnya.
"Aku mungkin harus masuk" gumam Naori kemudian mendekati pintu Gate dan masuk ke dalamnya, namun tubuhnya terpental, ia tidak bisa masuk entah kenapa, Gate itu seperti menghalanginya masuk.
"Apa yang terjadi? kenapa aku tidak bisa masuk?" ucap Naori setelah tersungkur ke belakang karena tidak bisa memasuki Gate.
Tidak lama setelah itu getaran seperti gempa bumi terjadi di seluruh hutan, Naori yang merasakan hebatnya getaran itu berjalan mundur ke belakang, Naori takut, di hadapannya, ia melihat Monyet raksasa sedang berjalan ke arahnya di ikuti oleh ratusan monyet di bawahnya, Naori pun langsung mengeluarkan Magic powernya dan memadatkannya sedikit lebih padat, Naori menyebarkan Magic power di belakangnya lalu membentuk banyak peluru di belakangnya dengan susah payah, Naori berkata "Kuh ... susah sekali, Magic powerku sangat padat sehingga susah di bentuk ... tapi ... setidaknya aku masih bisa membentuknya!"
Di belakang Naori, terdapat banyak sekali peluru yang terbuat dari Magic power, Naori pun mengarahkan tangannya ke depan ke arah di mana monyet-monyet yang mengikuti monyet raksasa, Naori berkata "Magic Missile" dan membuat peluru yang ada di belakangnya meluncur dengan cepat menghabisi ratusan monyet sekaligus.
Ting!
[Level Anda telah meningkat]
[Memperoleh +1.000 Point Stat]
"Aahhh itu dia ... Aku lupa kalau sudah 100 jam berlalu sejak aku mendapatkan hukuman karena tidak bisa menyelesaikan misi"
Naori mengepalkan tangannya, raut wajahnya tiba-tiba menjadi kesal, "Kak Chloe membersihkan Gate, jadi aku tidak bisa masuk, saat ini aku sedang luang jadi ... Sudah saatnya untuk meningkatkan level lagi!" ucap Naori dengan raut wajah menakutkan menatap monyet-monyet yamg memiliki Magic power mengarah padanya.
Advanced In the Next Chapter~