
Pemimpin Distrik Timur Ochun
Lalu setelah itu Naori menghancurkan skill stone.
Seperti yang terakhir kali, sebuah cahaya muncul dan meresap ke dalam tubuh Naori.
Ting! Skill Manipulasi Magic telah meningkat
"Kenapa? Kenapa batu ini malah mengupgrade Skillku?"
Naori mulai menunjukkan ekspresi kecewa.
"Aku tidak percaya ini, dengan 4 batu lainnya aku pasti bisa mendapat Skill baru"
Ting! Ting! Ting! Skill Manipulasi Magic telah meningkat
Lalu Naori gemetaran saat ingin menghancurkan stone skill berwarna emas yang terakhir.
"Kumohon skill apa saja juga boleh"
Krak* Naori menghancurkannya.
Dua cahaya muncul lalu mengitari Naori dan meresap ke dalam tubuhnya.
Ting! Skill Manipulasi Magic telah meningkat
Ting! Skill Vatality telah diperoleh
Skill telah ditambahkan ke daftar skill
"A-akhirnya..."Naori berteriak gembira.
"Jadi...Skill seperti apa saja yang kau dapatkan nak?"
"Aku hanya dapat 1 nek"
"Apa? Hanya 1? tapi kau sudah menghancurkan 5 batu skill"
"4 batu lainnya malah meningkatkan skillku nek, tapi tidak apa-apa nek aku sudah puas mendapatkan 1 skill baru"
"Itu bagus" ucap nenek itu singkat.
"Kalau begitu aku pergi dulu ya nek"
"Iya hati-hati di jalan nak"
Distrik Timur pasar gelap
"Sudah beberapa hari aku tidak mampir kesini"
"Khe khe khe Rasakan ini!"
Earthquake
Duar!
Gempa bumi menghancurkan Distrik Timur di pasar gelap untuk ke-sekian kalinya.
"Bocah aku sudah menunggu lama untuk ini, akhirnya kau muncul juga" seseorang berkata di belakang Naori.
Orang itu melancarkan serangan dari belakang Naori.
Reflex
Naori menunduk seraya berkata "Hampir saja"
Lalu Naori memukul perut orang itu dengan tangan terbuka.
Whirlwind
Whush!
"Sayang sekali tapi aku sudah menebak semua gerakanmu"
"Tidak mempan?" Naori terkejut.
Orang itu meninju wajah Naori sampai tubuhnya terpental sangat jauh.
Duar! Naori menabrak bangunan sampai bangunan itu roboh.
"Ugh* orang ini sangat kuat"
Krak* Topeng yang selama ini dipakai Naori untuk menjadi Dark Crow hancur setengahnya.
"Ck," Naori menyeka wajahnya.
"Sudah lama sekali sejak aku mengeluarkan darah sebanyak ini"
Instant Heal
Luka Naori langsung sembuh.
"Apa yang sedang kau pikirkan?" Ucap orang itu tiba-tiba ada di belakang Naori.
"Apa?-"
Orang itu menendang Naori tepat dipunggungnya.
"Ugh* Cepat sekali.....Aku harus menggunakan Perception"
Perception
"Dimana orang itu?....tidak ada?....tidak, dia ada di atasku"
Duak! Orang itu memukul kepala Naori.
"Cih dasar bocah sialan, apa sih yang dilakukan Aasosiasi membiarkan bocah sepertinya lepas kendali"
"Ohh anda berhasil bos" ucap seseorang yang mendekat ke lokasi pertempuran itu.
"Tentu saja, hanya seorang bocah kurang ajar sepertinya bisa apa?"
"Selamat bos, itu artinya anda lebih kuat dari Presiden Asosiasi"
"Heh itu biasa saja"
"Benarkah?" Ucap Naori yang tiba-tiba ada dibelakang orang itu.
"Apa yang-"
"Orang yang ingin membunuhku hanya akan mati"
"Ha-hah? Mustahil bukankah kau sudah pingsan dibuat oleh bos besar? Bagaimana bisa?" Orang itu terkejut.
"Aahh itu cuma Cloneku, Lihat! Tubuhnya hilang"
"Mu-mustahil"
"Hey! Siapa orang ini?" Tanya Naori.
.....
"Jangan hanya gemetaran sialan! Jawab aku!"
"Pe-pemimpin Distrik timur di pasar gelap B-b-bos Ochun" Ucap orang itu gemetaran.
"Hee begitu ya, pantas saja"
"To-tolong ampuni nyawa saya, se-sebagai gantinya.... sa-sa-saya akan menyerahkan inti jiwa saya kepada anda" Ucapnya tergagap-gagap.
"Inti jiwa?"
"Iya tuan, dengan inti jiwa itu anda dapat mengendalikan saya sesuka hati, karena saya Awakener spesialis jiwa, saya bisa memanipulasi jiwa orang lain"
Lalu Orang itu mengeluarkan sebuah lingkaran kecil bersinar yang bernama inti jiwa dari dadanya.
"Ini tuan silahkan terima tanda budak dari saya"
Lalu Naori mengambil Inti jiwa itu dan menyimpannya.
"Kau bilang bisa Memanipulasi jiwa kan? apa kau mencobanya sekali padaku tadi?"
Naori mengeluarkan Killing Intent.
"Sa-saya minta maaf, aku tidak pernah menyangka kekuatanmu begitu besar" orang itu jatuh ke tanah tidak berdaya.
Blerg* tubuh orang itu mengeluarkan darah yang mengalir dari mata, hidung serta mulutnya.
"Tidak sopan....Katakan namamu! jadilah bawahanku! dimasa depan kau tidak akan pernah menyesali keputusanmu" Ucap Naori dengan nada yang mencekam.
"H-ha-hamka, Sa-saya Penasehat Pe-pemimpin Distrik be-bersedia mengikuti tuan" Ucapnya tak berdaya menahan Killing Intent Naori.
Instant Heal
"Lu-luka ku langsung sembuh?"
"Bagus... jadi hamka, apa kau kau soal keadaan di seluruh Easteria?
"Jangankan di Easteria, bahkan diseluruh planet ini saya mengetahui semuanya tuan"
"Ceritakan semua yang kau ketahui soal pasar gelap sampai keadaan diseluruh dunia ini! Aku benar-benar sangat penasaran!"
Setelah itu hamka menceritakan segalanya, mulai dari pasar gelap, para petinggi yang berkuasa, Distrik-distrik serta Sektor yang dikuasai oleh keluarga-keluarga besar sampai keadaan planet Treasure.
Planet Treasure
2 jam sudah berlalu lagi.
"Jadi maksudmu itu Wilayah Esteria dipisah dengan beberapa wilayah kecil yang disebut Distrik, lalu wilayah sedang yang disebut Sektor yang memiliki wilayah beberapa Distrik, dan Prefektur wilayah besar yang memiliki wilayah beberapa Sektor dan untuk pusatnya Setiap Wilayah memiliki 1 Ibukota yang luasnya sekitar 5,000 KM"
"Sedangkan Easteria memiliki 45 Prefektur dan 1 Prefektur bahkan memiliki luas lebih dari 10,000 KM" Ucap Naori.
"Iya tuan" Ucap hamka singkat.
Naori menutup mulutnya dengan tangannya seraya berkata didalam hatinya "Begitu ya, sepertinya Planet Treasure benar-benar sangat luas"
"Planet Treasure ini mirip dengan bumi, hanya saja Daratan di Treasure benar-benar mirip dengan Benua Pangea yang ada di bumi sebelum terpecah menjadi beberapa benua"
"Aku hanya tidak menyangka Dunia paralel benar-benar luar biasa, bukan hanya Planetnya Bahkan Tata surya di Galaxy ini mirip dengan Galaxy Bima Sakti"
"Mungkin hanya planet ini yang berbeda, aku rasa itu karena Magic Power berlimpah di Planet ini"
"Dan daratan Treasure ini dibagi menjadi empat wilayah"
Easteria (Timur)
Westeria (Barat)
Northen (Utara)
Austral (Selatan)
"Sementara untuk wilayah yang lain seperti Northen, Austral maupun Westeria ke-tiga wilayah itu setara dengan wilayah Easteria"
"Dan kau bilang Easteria dan Westeria berperang?" Tanya Naori.
"Easteria dan Westeria sudah berperang selama beberapa dekade, Northen dan Austral menjadi pihak Netral dalam perang keduanya" Ucap Hamka.
"Karena Northen dan Austral berada ditengah-tengah kedua wilayahnya menjadi medan perang, alhasil wilayah Easteria dan Westeria dipisah oleh wilayah Northen dan Austral yang bekerja sama menghentikan peperangan antara Easteria dan Westeria karena menimbulkan banyak sekali korban jiwa" Ucapnya sekali lagi.
"Baiklah aku sudah mengerti semuanya, terima kasih hamka"
"Sama-sama tuanku"
"Hamka, jadilah pengurus pengganti Ochun untuk mengurus Distrik timur!"
"Tapi...."
"Kau pasti memiliki jabatan tinggi kan?" Tebak Naori.
"Lagipula kau itu Transcendent Rank" tatap Naori dengan tajam.
"Ba-baiklah saya akan coba mengelola distrik timur"
"Ahh satu hal lagi karena aku akan berhenti membuat keributan lagi disini, aku serahkan semuanya padamu"
"Baik tuan!"
"Kalau begitu aku mau pulang"
"Hati-hati dijalan tuan"
Naori berjalan pergi dan berkata "Kurasa aku harus benar-benar memikirkan ulang bagaimana harus merencanakan balas dendamku lebih lama lagi"
Lalu Naori tersenyum seraya berkata "Perjalananku benar-benar masih panjang."
To be Contiuned*