Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 27



User System


"Huff....." Naori menghela nafasnya, dan turun ke bawah tanah sambil meminum air yang dibelinya dari system, seraya berkata "Apa masih jauh? Aku sudah terbang selama 1 jam tapi masih setengah jalan"


Lalu Naori mengusap keringat yang ada di keningnya, dan melanjutkan kembali perjalanannya menuju ke area merah yang ditunjuk oleh system.


Ting! Skill Fly anda telah meningkat


"Hee....Ada bagusnya juga berlatih terbang seperti ini"


Lalu beberapa menit kemudian notifikasi system berbunyi lagi.


Ting! Skill Fly anda telah meningkat


"Lagi? sepertinya aku terbang cukup lama, Skill fly ku sampai meningkat dua kali, padahal saat aku meningkatkan Skill Magic Clone butuh 1 malam penuh"


Whosh!


"Aku bisa terbang lebih cepat? Kurasa peningkatan ini hebat juga"


Setelah itu Naori terbang dengan kecepatan yang sangat cepat dan hampir sampai pada area merah yang ditunjuk oleh system, namun tiba-tiba....


"Tembak!"


Boom!


Tembakan itu sangat cepat hingga membuat Naori tidak sempat bereaksi.


Duar! Tembakan itu tepat mengenai Naori dan membuatnya jatuh, Naori yang jatuh dari ketinggian itu ditangkap oleh robot yang dipanggil Ai (Artificial Intelligence).


"Apa dia pingsan?" Tanya Orang itu.


"Sepertinya begitu tuan" Jawab Ai.


"Kurang bagus, sepertinya meriam ini hanya bisa digunakan untuk SSS Rank, tahan dia di markas bawah tanah! aku akan bersiap untuk mengeksploitasinya"


"Baik tuan" Jawab robot itu singkat.


Satu hari pun berlalu, di ruang bawah tanah itu, terlihat sesosok anak remaja yang dirantai di tangan dan kakinya.


Di dalam penjara yang gelap, sunyi, dan kotor, remaja itu bangun dan bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya.


"Apa yang terjadi?"


"Aku hanya ingat kalau aku ditembak oleh sesuatu yang sangat cepat"


"Apa kau sudah bangun?" tanya seseorang dibalik kegelapan.


"Si-siapa kau?"


"Perkenalkan namaku Ai, Aku adalah Artificial Intelligence tercanggih yang datang dari masa depan" Ucap Ai itu sambil menunjukkan ekspresi senyuman di layar digitalnya.


Lalu setelah itu, Ai membawa Naori ke dalam sebuah Ruang yang di dalamnya terdapat kasur yang dikelilingi oleh Pisau-pisau serta Tabung-tabung yang berisi air berwarna biru yang diisi oleh manusia didalamnya.


"Apa-apaan semua ini?" Tanya Naori karena terkejut oleh pemandangan itu.


"Kau terkejut?" Ucap seseorang pria berkacamata biru yang sedang duduk di kursi dan memegang sebuah gunting.


"Apa yang akan kau lakukan padaku?"


"Sederhana, aku hanya akan mengambil alih system yang menempel padamu" Ucapnya sambil menjilat gunting yang dipegangnya.


"Dasar sialan!" Teriak Naori.


"A-apa? Aku tidak bisa menggunakan Magic Power?" Ucap Naori kebingungan.


"Apa kau tidak sadar kalau rantai yang mengekangmu adalah segel untuk menahan Magic Powermu? Ai cepat letakkan dia di kasur pemulihan!" Perintah orang itu.


Baik tuan


Setelah itu Naori yang tidak berdaya itu, diletakkan di kasur itu serta diikat lebih kencang dari sebelumnya.


"Tenang saja nak! Ini hanya sedikit menyakitkan"


Ting! Quest utama telah dimulai


1). Tahan rasa sakit dari siksaan User Tecno System (0/1)


2). ???


3). ???


Reward:


1). 10,000+ Point Stat


2). Mendapatkan Tecno System


Penalty:


1). Kehilangaan System Dimensi


2). Mati


"User Tecno System?" Gumam Naori.


"Oohh apakah System milikmu memberimu sebuah Quest?"


"Bagaimana kau-.... kau juga pemilik System?" Ucap Naori dengan tatapan tajam.


"Ya begitulah, Sebelum aku mulai dari tahun berapa kau mati saat di bumi?" Tanya Orang itu.


"Kau pikir aku akan menjawab pertanyaanmu?"


"Kurasa tidak" Jawab orang itu sambil menancapkan gunting di kaki Naori.


"Aaarrgghhh" Teriak Naori kesakitan.


Skill pasif Imune Damage telah mengurangi kerusakan yang diterima.


Lalu orang itu mencabut gunting yang menancap di kaki Naori, dan seketika luka Naori sembuh karena berbaring di kasur pemulihan, lalu orang itu menancapkan gunting itu di kaki Naori yang satunya lagi, lagi dan lagi, saking lamanya sampai teriakkan Naori sudah hampir tak terdengar lagi.


"Arrgghh"


"Kau...berapa banyak kau meningkatkan Defense milikmu?" Tanya orang itu.


Naori tidak menjawab, wajahnya benar-benar dipenuhi oleh rasa sakit dan keputusasaan, serta air mata yang mengalir deras karena rasa sakit yang diperolehnya karena siksaan itu, lalu orang itu mengambil sebuah pisau.


Warning!


Keamanan Player dalam bahaya!


Disarankan bagi Player untuk membeli Skill Exterminate Seal (Pemusnah Segel)


Warning!


Warning!


Warning!


"Apa aku akan mati disini?..... tidak, aku tidak terima ini, aku ingin menjadi kuat dan membalaskan dendam ibu dan ayah, karena itulah......"Ucap Naori di dalam hatinya ketika harapan mulai muncul dari matanya


"Aku tidak boleh mati disini" Teriak Naori dengan lantang.


"Beli Skill!" Ucap Naori sekali lagi.


"Bocah apa yang kau-" Perkataan orang itu terpotong karena waktu telah dihentikan.


Krak* Suara Rantai itu retak.


Prang! Suara benturan besi dari rantai-rantai itu berdentuman dengan keras, Naori melepas rantai pengekang itu dan berdiri dihadapan orang itu.


"Strike", Naori meninju Orang itu tepat di perutnya, lalu waktu pun berjalan kembali.


Ting! Quest pertama telah selesai


Quest lanjutan akan diberikan


1). Tahan rasa sakit dari siksaan User Tecno System (1/1)


2). Menangkan Pertarungan melawan User Tecno System (0/1)


3). ???


Reward:


1). 10,000+ Point Stat


2). Mendapatkan Tecno System


Penalty:


1). Kehilangaan System Dimensi


2). Mati


"Lawan aku User Tecno System!" Tantang Naori


Lalu orang itu bangun dan membersihkan bajunya dari kotoran sambil berkata "Aahhh Jadi system milikmu itu System Dimensi?"


"Dilihat dari namanya saja sudah sangat kuat" Ucapnya sekali lagi.


Tiba-tiba dia melemparkan beberapa pisau ke arah Naori.


Clang* Clang* Clang* Clang


Naori menangkisnya dengan pedang.


Lalu kacamata orang itu memunculkan layar digital.


"Oohhh Time Sword, apa kau baru saja menghentikan waktu dan memukulku? Hahaha Menarik sekali"


"Berisik" Ucap Naori yang tiba-tiba berada di depan orang itu.


Saat Naori akan menebasnya, sebuah tangan yang sangat cepat memukulnya.


Duak!


Boom! Naori membentur tembok yang ada di fasilitas bawah tanah itu sampai retak.


Akh*


Uhuk* Naori memuntahkan sedikit darah.


Whush! Tiba-tiba angin disekitar berhembus dengan kencang.


"Masukkan semua Point Statku ke HP!" Ucap Naori dengan lantang


Jleb* sebuah pisau menusuk jantung Naori.


"Hah...hahaha sayang sekali, tapi usaha tetakhir yang akan kau lakukan sia-sia"


"Sia-sia? Kau yakin?" Ucap Naori yang tiba-tiba tersenyum kepada orang itu.


Whirlwind


Orang itu menjauh dari Naori.


Lalu Naori mencabut Pisau yang menancap di jantungnya seraya berkata "Aku curiga kau sudah mengincarku dari awal, apa jangan-jangan kau yang sudah membuat kapsul game itu?"


"Heh...kukira kau bodoh, ternyata otakmu bekerja juga ya"


"Tecno System, Ai itu, lalu kacamata yang bisa mengidentifikasi item, dan banyak tehknologi canggih lainnya, kalau bukan, memangnya siapa lagi yang bisa menciptakan itu selain Tecno System"


"Kau salah, bukan Tecno System yang menciptakannya...melainkan aku, Tecno System hanya menyediakan Desainnya"


"Kau yakin menberitahu ini padaku?" Ucap Naori agak heran.


"Bukankah kau juga sudah memberitahuku kalau System Dimensi bisa meningkatkan Stat seseorang secara langsung"


"Yang benar saja" Ucap Naori


To be Contiuned*