Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 33



Anti Reptil Poison


"Kalau begitu ini gawat, jika kalian pergi dari sini maka kalian mati" Ucap Naori dengan menunjuk kelima remaja itu dengan ekspresi menyeramkan.


"Apa maksudmu Naori? kami akan mati?" Ucap Jvalri yang heran dengan perkataan Naori.


Lalu Naori menjelaskan tentang Racun Dragon Stone terhadap mereka berlima dan Cairan biru yang digunakan untuk memperlambat penyebaran Racun Dragon Stone.


Waktu pun berlalu, sekarang kelima orang itu mengerti kondisi tubuh mereka, lalu Gifton yang suka berada di pojokan mulai membuka mulutnya dan berbicara "Apakah kami benar-benar akan mati?" Tanya Gifton dengan ekspresi datar yang selalu ditunjukkan olehnya.


"Aku masih belum tau, faktanya aku masih bisa hidup berkat Sel ku yang berevolusi" jawab Naori.


"Apa kau tau caranya agar Sel bisa berevolusi?" tanya Jvalri.


"Aku tidak tau, tapi ... Ai menjelaskan padaku sebelum Selku berevolusi, Ai meneteskan sedikit cairan biru itu" jelas Naori.


"Sebenarnya cairan apa ini?" tanya Jvalri.


"Aku juga tidak tau, apa kau tau tentang cairan biru ini Ai? tanya Naori sambil menyantap makanannya.


"Saya mengetahui detailnya tuan, Cairan ini disebut Anti Reptil Poison, kita bisa menyebutnya ARP Potion (Ramuan ARP)" Jelas Ai memberitahu nama dari Cairan itu.


"Cairan ini dibuat menggunakan organ-organ bagian dalam tubuh hewan berdarah panas seperti Beruang, Burung, Kelelawar dan beberapa hewan mamalia, termasuk darah, jantung, lambung dan beberapa organ lainnya"


"Karena Naga merupakan reptil berdarah dingin, jadi Tuan Akron mencoba bereksperimen menggunakan hewan-hewan berdarah panas untuk menangkal racun Dragon Stone, hasilnya terciptalah cairan ini"


Fakta Dragon Stone


"Aku tidak begitu paham tapi bisakah kau menjelaskan lebih detail?" Ucap Flami yang tiba-tiba bicara.


"Cairan ini disebut- ..." Ucap Ai terpotong.


"Bukan bagian itu, aku ingin penjelasan lebih mengenai racun Dragon Stone" Ucap Flami menyela perkataan Ai.


"Saya tidak tau harus mulai menjelaskan dari bagian mana" Ucap Ai itu.


"Kalau begitu tolong jelaskan bagaimana proses Racun Dragon Stone merusak sel-sel tubuh?" Ucap Flami menjelaskan sekalian bertanya.


"Baiklah akan saya jelaskan dulu mengenai racun Dragon Stone, Racun Dragon Stone sedikit spesial, karena Racun dragon stone tidak memiliki efek merusak bagi sel tubuh ... namun membekukan sel tubuh, bisa dibilang racun ini butuh waktu untuk meracuni tubuh seseorang, namun karena efek pembekuan ini, hampir tidak ada obat yang ditemukan untuk menangani pembekuan yang terjadi pada sel tubuh, dan bisa dipastikan seseorang yang terkena racun ini akan mati 100% jika tidak segera ditangani dalam 3 jam"


"Membekukan? bisa kau jelaskan lebih rinci!" Perintah Flami.


"Saya tidak begitu mengerti, tapi didalam Logam Dragon Stone ada sebuah sel yan mampu membekukan seluruh sel yang disentuh olehnya"


"Sel? maksudmu ... jangan-jangan logam ini-" Ucap Flami terpotong.


"Benar sekali ... benda ini bukanlah logam sama sekali, melainkan sebuah bagian dari tubuh mahkluk hidup" jelas robot itu mengungkapkan fakta sebenarnya dari logam Dragon Stone


"Karena penduduk planet ini mengetahui betapa keras dan beracunnya benda ini mereka menyebutnya Dragon Stone, tanpa mengetahui apa sebenarnya benda ini, mereka mulai menggunakan benda ini untuk membuat berbagai macam senjata mematikan yang digunakan untuk membunuh"


"Kau tidak perlu menjelaskannya sampai disitu, aku sudah paham ... benda ini mungkin saja bagian dari tubuh naga" Ucap Flami


"Benar sekali, benda ini merupakan gabungan dari sisik dan darah naga, karena sisiknya yang begitu keras dan darahnya yang begitu dingin keduanya bersatu dan membeku dan terbentuklah benda ini"


"Dari mana kau tau soal ini?" tanya Flami.


"Informasi ini adalah hasil dari penelitian Tuan Akron" Jawab Ai.


"Bisakah kita berhenti sebentar" Ucap Naori yang tiba-tiba bicara, "Aku tidak paham apa yang kalian bicarakan" Ucapnya sekali lagi.


"Maaf tuan, sepertinya penjelasan saya kurang rinci" Ucap robot itu sambil menundukkan kepalanya.


"Tidak, penjelasanmu sangat rinci ... namun hanya aku yang tidak memahaminya" Ucap Naori.


"Kalau Naori saja tidak paham apalagi aku kan?" Ucap Jvalri.


"Kalau begitu kenapa Flami bisa paham?" tanya Naori.


"Itu karena Flami sangat suka meneliti hal yang belum terpecahkan, jadi dia memiliki hobi meneliti sesuatu" jawab Jvalri.


"Jadi karena itu dia sangat penasaran" gumam Naori sambil menyantap makanannya dari tadi.


Lalu setelah selesai menyantap makanannya Naori berkata "Flami ... apa kau sangat tertarik untuk menemukan obat dari racun Dragon Stone?" tanya Naori.


"Kalau begitu bisa aku serahkan masalah ini padamu?" Ucap Naori menepuk pundak Flami, "jika kau memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi katakan saja padaku! akan aku usahakan untuk menyediakan tempat yang nyaman untuk penelitianmu" Ucapnya sekali lagi.


"Serahkan padaku kak" Ucap Flami tersenyum dan kembali berbicara kepada Ai.


"Apa dia memang anak yang seperti itu?" Tanya Naori kepada Jvalri.


"Flami memang agak ceria saat membahas soal masalah yang belum terpecahkan" jawab Jvalri.


"Begitukah? dan untuk Gifton ... dia tidak banyak bicara ya "


"Gifton memang agak pendiam, karena siksaan yang dilakukan oleh Prof. Akron setiap hari pikirannya mulai rusak, aku sendiri agak khawatir padanya, karena siksaan yang di dapat Gifton bahkan lebih banyak dari kami semua" Jelas Jvalri menunjukkan ekspresi sedih.


"Kasihan sekali, kurasa aku tidak bisa membantunya ... semoga saja dia bisa melangkah lebih jauh" Ucap Naori didalam hatinya.


"Jvalri aku sarankan tinggallah disini! setidaknya sampai obat itu ditemukan"


"Tapi ..."


"Aku tau pasti sangat menyakitkan tinggal ditempat yang penuh kenangan menyakitkan seperti itu, namun jika kalian pergi kalian akan mati"


"Tetap saja ini agak tidak nyaman" Ucap Jvalri agak ragu.


"Karena aku membunuh Prof. Akron sekarang tempat ini adalah tempatku, kalian boleh tinggal selama kalian mau, hanya itu yang bisa aku katakan" Ucapnya sambil menutup matanya, lalu...


Ting! sebuah notifikasi dari system terdengar, "aku ingin pergi keluar sebentar" Ucap Naori yang berlari keluar dari fasilitas itu.


Fusion System!


"Hah ... Hah ... Tunggu ... ke-kenapa waktunya cepat sekali?" Ucap Naori yang tergesa-gesa mengikuti jejak panah yang ditunjukkan oleh system.


Swift Step


Nori yang berlari sangat kencang kemudian berbelok ke sebuah ruangan mengikuti tanda panag ke ruangan gelap dan terkunci oleh rantai lalu ... Strike!


Duar! pintu yang ditinju oleh Naori hancur.


"Hah ... hah ... hah ... Apa-apaan ini? Quest utama muncul di saat begini?" Ucap Naori sambil menyeka keringatnya.


"25 detik ... aku berlari hanya untuk sampai di ruangan ini, Sesuatu seperti apa yang akan terjadi?" Ucap Naori yang waspada karena menerima Quest Utama.


Quest utama


Misi: Pergi ke ruangan tersembunyi? dalam 30 detik


Reward: ???


Mini Map telah disediakan oleh system karena Quest utama telah dimulai.


Ting! Quest Utama telah selesai


Ting! Quest lanjutan telah diberikan


Misi: Gabungkan seluruh System yang ada dan tahan rasa sakit efek samping dari Fusion System!


Reward: Upgrade System Dimensi


Gluk* Naori menelan ludahnya, "Ini bukan kabar baik sama sekali, efek samping Fusion System? jangan bercanda! apa setelah ini systemku akan menjadi super system atau mungkin ultimate system?"


"Menahan rasa sakit lagi ..." Ucap Naori menundukkan kepalanya, "Apakah tidak ada misi yang lain? kenapa harus rasa sakit? Kenapa!? ..." Teriak Naori yang melihat banyak sekali benda berwarna-warni yang bersinar sangat terang yang melayang di atas Naori.


System Dimensi telah mendeteksi adanya System yang bisa digabungkan


Apa anda ingin melakukan Fusion System?


System menyediakan sebuah panel pilihan yang berada tepat di depan Naori.


"Lakukan!" Ucap Naori yang pasrah akan keadaan.


Advanced in the next Chapter~