
Menyusup ke Gedung Asosiasi Awakener
Malam hari di gedung 17 Asosiasi Awakener banyak Awakener berkerumun di gedung itu, sebagian ingin bersantai di loby sembary menikmati secangkir kopi, yang lain membeli senjata dan ada beberapa orang yang membawa mayat Bahemoth dan Magic Stone untuk di jual.
Di sebuah sofa mewah berwarna merah, Kapten Yola yang duduk sembari melihat ponsel menggeser layarnya seperti mencari suatu berita di internet.
Sebuah cahaya hijau kecil mendekati Kapten Yola dan bersembunyi di balik tirai jendela.
Naori yang ada di atap gedung sebelah menggerakkan tangannya seperti sedang mengendalikan cahaya hijau itu untuk mendekat.
Wush!
Cahaya itu mulai mendekat lagi, Kapten Yola yang merasakan sebuah gerakan kecil langsung berhenti melihat ponsel dan melihat ke arah tirai jendela.
Kapten Yola menoleh dan mencoba mencari asal gerakan yang ia rasakan, namun perilaku Kapten Yola membuat para bawahannya bingung dan bertanya, "Ada apa Kapten?" tanya seseorang di samping Kapten Yola melihatnya sedang mencari sesuatu.
"Tidak ada, mungkin hanya perasaanku saja" jawabnya.
"Fiuh~" Naori yang terkejut dirinya tidak ketahuan membuang nafas lega, lalu Naori kembali menggerakkan jarinya dan berkata "Kurasa aku tidak bisa lebih dekat lagi"
Cahaya hijau itu menjauh, dan kembali bersembunyi ke pot bunga yang ia tempati tadi sembari melihat pintu yang di atasnya tertulis Master Room.
Karena banyaknya orang yang lewat, cahaya itu mencoba bergerak di antara kaki orang-orang yang lewat dan menyebrangi kerumunan itu dengan paksa.
Ting!
[Fate of Blessing telah aktif karena kondisi tertentu]
Secara kebetulan, seseorang yang mendorong sebuah gerobak yang terbuat dari besi, di dalamnya berisi alat-alat kebersihan yang berupa beberapa sapu dan alat pel serta ember-ember yang basah dengan air.
Cahaya itu langsung mendekati gerobak itu dan bergerak di bawahnya, gerobak itu terus berjalan hingga mendekati Master Room lalu berbelok, cahaya itu langsung bergerak dan masuk ke dalam ruangan itu melalui celah pintu yang ada di bawah.
Terlihat sosok Stelleanor yang sedang duduk di kursi dengan mejanya yang penuh dengan kertas-kertas berisi banyak tulisan dan dokumen-dokumen yang menumpuk.
"Siapa!" ucap Stelleanor yang langsung melemparkan sebuah pena yang ia pegang ke arah cahaya hijau itu.
Cahaya hijau itu terbelah, namun kembali bersatu dan mulai bergerak melingkar dengan cepat dan kembali ke bentuk asalnya menjadi Soul Knight berwujud Bahemoth namun dalam bentuk yang lebih kecil.
"Soul Body!" ucap Leanor terkejut melihat cahaya itu berubah menjadi Bahemoth.
Lalu Naori membuka panel System dan membeli sebuah Skill dan langsung menggabungkan telapak tangannya.
Fusion Skill: Soul Knight Fusion Soul Speech ( Bahasa Jiwa )
Ting!
[Skill Soul Knight telah meningkat]
"Yoo~" Ucap Naori.
Di dalam ruangan Master Room Soul Knight yang di kendalikan Naori juga berbicara "Yoo~ ..."
"Siapa kau?" ucap Leanor yang meneteskan banyak keringat di wajahnya, Naori yang melihat itu heran dan langsung mengendalikan Soul Knightnya untuk melihat ke bawah.
"Hhmm? Apa ini? ..."
Ucap Naori yang mencoba mengambil sebuah benda yang menancap di tubuh Soul Knightnya.
"Tombak! ..." lalu Soul Knight itu berbalik dan melihat beberapa pena menancap di pintu.
"Padahal baru aku tinggal sebentar, sadis sekali ... kau sudah menusuk Soul Knight ku dengan banyak pena dan bahkan tombak kesayanganmu" ucap Soul Knight itu.
"Kau ... Siapa!?"
"Kau lupa? siapa yang menebasku beberapa hari lalu?" ucap Soul Knight itu.
"Dark Crow!?"
"Entahlah, Aku pergi dulu"
Clone itu langsung mengecil dan berubah kembali menjadi sebuah cahaya hijau dan pergi melewati celah di bawah pintu, Stelleanor yang melihat itu langsung berlari dan mengejar cahaya itu ke luar pintu.
Brak!
Para Awakener yang mendengar teriakan Stelleanor langsung mencari keberadaan cahaya hijau yang di maksud Stelleanor.
Cahaya hijau itu berputar-putar dan membentuk sebuah lingkaran, di atap gedung sebelah, Naori yang panik mencoba menggabungkan Skill lagi.
Naori menggabungkan telapak tangannya, Fusion Skill: Soul Knight Fusion Teleportasi
Ting!
[Skill Soul Knight telah meningkat]
"Teleportasi", Cahaya itu langsung hilang dan berpindah tempat ke atap gedung di samping Naori.
"Khe khe~ Sampai jumpa Leanor" ucap Naori yang tersenyum jahat dan berbalik pergi dengan membatalkan pemanggilan Soul Knight.
Unsummon: Soul Knight
Masih di Distrik 17 jalan nomor 35, di pinggir jalan Naori mendekati toko yang menjuak Takoyaki.
"Kak, jika aku pesan tiga wadah kecil berapa harganya?" tanya Naori kepada penjual Takoyaki.
"90 Koin Perunggu"
"Murah sekali" ucap Naori singkat.
Karena cuaca mendung, orang-orang yang berjalan di jalan itu sangat sedikit, Naori yang menyadarinya langsung melihat ke kanan dan ke kiri untuk memastikan tidak ada orang.
"Sepi sekali~" gumam Naori.
"Kak, aku ingin menjual sebuah informasi" ucap Naori yang memasang ekspresi serius dengan tiba-tiba.
"Apa kau Informan baru? aku belum pernah melihatmu nak!?" tanya penjual Takoyaki.
"Iya, aku baru di rekomendasikan oleh Segawa" jawab Naori.
"Segawa! ... baiklah aku paham", lalu penjual takoyaki itu memejamkan matanya dan menyobek kertas yang terdapat sebuah gambar garis-garis lingkaran.
"Itu kan!"
Naori terkejut, namun karena penjual Takoyaki langsung menyobeknya, Naori belum sempat memastikan kalau Kertas Skill yang di sobek orang di depannya itu terdapat sebuah garis-garis yang mirip dengan garis yang membawanya ke Treasure atau bukan.
Setelah kertas itu di sobek dan menghilang, muncul sebuah Magic Power dengan pancaran yang tipis melapisi seluruh toko.
"Aku sudah menggunakan Silence, Bicaralah!" ucap penjual Takoyaki itu kepada Naori.
"Karena kakak berada di Distrik 17 pasti mengetahui soal Dark Crow kan?" ucap Naori dengan tersenyum.
Lalu penjual Takoyaki itu menatap Naori dengan ekspresi serius dan fokus untuk mendengarkan.
"Aku melihatnya ... Dark Crow, dia membuat sebuah mahkluk mirip Bahemoth dengan tubuh yang berwarna hijau tadi sore" ujar Naori menjelaskan.
"Mahkluk warna hijau? apa maksudmu? bisa jelaskan secara rinci!"
"Hanya itu yang aku lihat, maaf aku tidak bisa memberikan informasi lebih banyak karena takut keberadaanku terancam" ucap Naori dengan raut wajah tidak semangat.
"Baiklah aku paham" ucap penjual Takoyaki itu sembari membalikkan Takoyaki yang sedang ia masak dan mengambil beberapa Koin Platina.
"Ini!" Orang itu memberikan Naori 7 Koin Platina dan berkata sekali lagi "Kembalilah besok! jika informasimu akurat, akan ada bonus pembayaran lagi karena ini informasi penting"
"Baik kak" jawab Naori.
Lalu Magic Power yang menyelimuti toko itu menghilang, bersamaan dengan Takoyaki yang sudah matang, lalu orang itu memasukkan Takoyaki yang sudah matang ke dalam tiga wadah dan memberikannya kepada Naori.
"Ini kak 1 Koin Silver"
Naori memberikan satu Koin Silver namun di tolak oleh penjual itu, "Tidak perlu, aku sudah memotong pembayarannya dengan upah informasi yang baru saja kau katakan" jawabnya.
"Benarkah? kalau begitu aku pergi dulu kak" ucap Naori yang berbalik dan berjalan pergi membawa tiga bungkus Takoyaki di tangannya
To be Contiuned*