Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 130 (Spesial)



God of ******** --> Asal Mula Kekuatan Awakening --> dan Sejarah Planet Treasure


(Plot Twist)


Karena merasa bingung, Naori mencobanya sekali lagi, namun tinta yang melapisi ujung pena bulu itu tidak membekas di kertas kosong yang ada di buku, Naori tidak tau lagi apa ya g terjadi, lalu ia pun melihat ke atas di mana rak dengan banyak buku tertata rapi, di atas rak tertulis sebuah tulisan, Naori pun membacanya.


"Semua hal bisa terjadi dengan Magic Power" ucap Naori membaca tulisan itu.


Ting!


[Skill Fate of Blessing aktif karena kondisi tertentu]


"Skill ini! ... apa dia bereaksi pada tulisan yang baru aku baca?" gumam Naori.


"Magic ... Power?" ucap Naori berpikir sejenak, kemudian ia pun membuka matanya lebar-lebar dan kembali melihat lembar buku kosong itu, Naori bersiap kembali menggunakan pena bulu itu lalu menyalurkan magic Powernya pada pena itu.


Naori menekan pena bulu itu ke dalam lembaran buku itu, seketika buku yang tadinya kosong menyerap Magic Power Naori melalui pena bulu yang ia pegang, Naori tidak panik, ia masih merasa terkejut melihat hal itu, karena lembar kertas yang sebelumnya kosong, mulai muncul sebuah tulisan-tulisan yang ia sendiri tidak tau, karena itulah Naori membiarkan buku itu menyerap Magic Powernya.


Tidak lama, buku itu menampilkan seluruh tulisan di lembar yang menyerap Magic Power Naori, namun hanya itu, lembar yang lain selain lembar itu semuanya masih kosong, Naori mencoba membalik beberapa lembar dan kembali ke lembar di mana tulisan itu muncul seraya berkata dengan raut wajah kagum "Benar-benar menakutkan" ucap Naori sambil membuka panel system miliknya, ia melihat Statistik MPnya, Magic Powernya berkurang 10.000 hanya dalam beberapa detik dan terisi kembali.


"Banyak sekali, apakah buku ini menyerap sebanyak itu hanya untuk memunculkan tulisan satu lembar penuh?"


Naori mencoba memahami tulisan itu, namun ia tidak mengerti, tulisan itu benar-benar mirip seperti tulisan yang ada pada Rune yang membawanya ke tempat ini, hal itu membuat Naori semakin penasaran, namun apa yang bisa ia lakukan, ia tidak bisa mengerti maksud dari tulisan itu hingga akhirnya ia menyerah.


Ting!


Notifikasi system berbunyi kembali setelah Naori berniat menutup buku itu, Naori pun melihat tulisan yang tidak jelas.


[God of ********* melihat anda!]


"Konstelasi!? kau kan penyusup waktu itu, hati-hati Alter! jangan sampai dia mengambil alih system!" ucap Naori memperingatkan Alter.


[Terlambat, sejak kau memasuki tempat ini, Ego System milikmu sudah aku ambil alih]


"Kau ..." ucap Naori menggertakkan giginya sambil melihat panel system miliknya yang berubah warna menjadi merah.


[Sudah lama aku ingin melakukannya, hanya saja hukum dunia mencegahku dengan sengit]


[Kau tau nak? butuh begitu banyak Point Stat bagiku hanya demi mengobrol dengamu]


Dengan perasaan kesal Naori mencoba meninju layar system berwarna merah itu, namun tangan Naori menembusnya, ia tidak bisa menyenyuh panel system miliknya sendiri, hal itu membuatnya khawatir, system miliknya telah di ambil alih, bagaimana cara ia mengatasi masalah itu.


"Kembalikan Alter!" ucap Naori mengambil kembali tangannya yang menembus layar system berwarna merah itu sambil menenangkan pikirannya.


[Tenang saja, aku hanya akan di sini sebentar]


[Pertama aku akan menanyakan hal ini, apa kau tau Rune yang ada di batu itu?]


Naori menoleh ke arah batu-batu besar yang ada di ruangan luas itu dan kembali menatap layar system warna merah seraya berkata "Aku mencoba berpura-pura tidak tau tapi aku ingat dengan pasti, Rune itu adalah Rune yang membawaku ke dunia ini" jawab Naori.


[Benar!]


[Akulah yang membawamu ke sini]


"A- ..."


Naori tercengang, ia tidak bisa lagi berkata-kata, fakta bahwa ia telah berbicara dengan seseorang yang membawanya kesini membuat pikirannya menjadi kosong seketika, melihat hal itu layar panel system kembali berbicara.


[Aku kemari dengan menghabiskan begitu banyak Poin stat hanya demi memberikan hal ini]


Ting!


[Anda telah memperoleh Blessing of Language dari God of ******] (Berkah Bahasa)


[Peranku di dunia ini telah selesai, aku akan selalu mengawasimu dan menunggumu nak]


[Dengan Fate of Blessing kau telah di takdirkan ke dunia atas]


[Jadilah kuat! sampai saat itu tiba, tolong bantu aku menghancurkan seluruh Konstelasi jahat yang ingin menguasai dunia]


Bbbzzzzz


[Penyusup telah terdeteksi!]


[System akan mengaktifkan Firewall System darurat untuk mengusir penyusup]


Bbbzzzzz


Layar panel system kembali berubah menjadi warna biru secara perlahan dengan suara Bbbzzzz yang mengiringinya, menandakan bahwa system sedang dalam perbaikan, Naori pun menutup layar system dengan menyentuh tombol panah terbalik dan segera menatap tulisan yang ada di buku, Naori menatap tajam tulisan itu, ia mampu memahami tulisan itu sepenuhnya setelah mendapat Blessing dari seorang Konstelasi tidak di kenal yang mengaku telah membawa dirinya bereinkarnasi ke planet Treasure.


( Penting!!! Plot Twist yang akan membawa Cerita Magic Blessing ini ke Seri selanjutnya)


Dahulu kala, seorang Konstelasi yang mengaku sebagai God of All beings the Dimension datang ke planet ini, sosok Konstelasi itu begitu besar sampai seluruh orang yang ada di planet ini bisa melihatnya dengan mata telanjang, Konstelasi itu berkata "Aku akan segera menghilang, pembatas yang aku buat demi menahan banyak makhluk sepertiku akan segera rusak, aku kesini menggunakan semua tenaga yang aku punya demi memperingatkan kalian! planet ini akan segera mengalami masa kekacauan yang akan di sebabkan oleh makhluk sepertiku, mereka adalah Konstelasi- ..." saat sedang menjelaskan makhluk itu berhenti, seluruh sosoknya menghilang secara perlahan di ikuti dengan munculnya gerbang dunia lain yang di sebut sebagai Gate di planet yang di peringati olehnya.


Seluruh manusia hampir musnah, hanya tersisa sepersekian persen dari populasi mereka di seluruh dunia setelah Gate menguasai seluruh planet itu dengan memanggil banyak monster-monster yang di sebut Bahemoth, tidak ada yang menolong mereka, hingga suatu saat di sebuah tempat dimana tempat pengungsian berada, seseorang remaja tiba-tiba saja muncul dari balik Gate dan melawan seluruh Bahemoth di planet itu, ... sendirian!


Tidak ada kejadian dimana seluruh orang mengalami Awakening secara acak sejak Gate muncul di Planet itu, hingga akhirnya remaja itu membuat sebuah ritual pada salah seorang anak kecil dan membuat anak kecil itu memiliki kekuatan yang sama kuatnya dengan dirinya, pemuda itu pun mengumpulkan seluruh manusia dari penjuru dunia di suatu tempat yang di sebut sebagai The One of Domain Blue Star.


Di tempat itu remaja itu berkata "Lihatlah! aku telah menciptakan seorang anak yang memiliki kekuatan persis seperti diriku!"


Anak kecil itu pun menunjukkan kekuatannya saat di arahkan oleh remaja itu di tempat yang tinggi di depan semua manusia yang masih tersisa.


Di tempat yang bernama The One of Domain Blue Star, remaja itu melayang di sinar matahari yang menembus awan menyinari dirinya di cuaca yang mendung dengan kesan mengerikan, ia pun terbang semakin tinggi lagi seraya berkata "lindungi anak ini! suatu hari, semua keturunannya akan memiliki kekuatan yang sama dari darahnya"


"Aku menamakan kekuatan ini Awakening! dan seluruh orang akan menyaksikannya!"


"Planet Blue Star! manusia akan kembali, kita akan menguasai planet tempat tinggal kita yang penuh dengan harta karun ini!"


"Aku menyatakan hari ini adalah hari dimana Planet ini berganti nama, Planet Blue Star (Bintang Biru) akan berubah menjadi Planet Treasure (Harta Karun) dengan sumber daya yang melimpah dari para Bahemoth yang menguasai planet ini!"


"Bangkitlah Manusia! kita akan segera melawan mereka, namun hanya kalian, tugasku di sini sudah selesai, aku akan kembali ke ********* World menunggu salah satu dari kalian untuk datang kesini demi membalas seluruh perbuatan para Konstelasi yang membuat Planet ini menjadi rusak"


"Sampai saat itu tiba - ...."


Ceritanya terputus, Naori pun segera mengambil pena bulu lalu menyalurkan magic Power pada pena itu dan menekan pena itu di lembar sebaliknya di buku itu, namun tidak ada yang terjadi, buku itu tidak menyerap Magic Powernya.


"Apa yang sebenarnya ...?"


"Apakah ini adalah sejarah dari Planet ini? ... Blue Star, Bintang Biru!"


Advanced In The Next Chapter~