Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 97



Pertarungan di Dasar Laut


Hari-Hari berlalu saat Naori melatih pergerakan kakinya, dibutuhkan lebih dari seminggu untuknya dalam meniru pergerakan kaki Chloe karena Chloe mengganti pemberat kaki Naori dengan berat 50 kg per satuannya.


Step* Step* Step* Step*


Naori melangkah dengan sangat lancar memakai pemberat kaki 50 kg tanpa Magic Power, melihat Naori yang memiliki tubuh yang sangat kuat bahkan tanpa Magic Power raut wajah Chloe tertegun dengan kekuatan Naori.


Hup*


Naori melompat dari dasar air hingga beberapa meter ke atas lalu kembali turun ke dasar kolam, Naori mencoba meregangkan tubuhnya dan melihat Chloe dengan raut wajah tertegun dan berkata "Kak, aku sudah terbiasa menggunakan tubuhku"


"Baiklah, kalau begitu kau pasti sudah siap dengan pelatihan yang selanjutnya kan nak?" ucap Chloe dengan senyuman di wajahnya.


"Ya, aku sudah siap kak" ucap Naori sambil mengepalkan tangannya.


"Dengan tubuh yang memiliki 100.000 Stat Strenght, aku sudah mampu mengendalikan tubuh ini sepenuhnya, bahkan tanpa Magic Power pun aku bisa bergerak sangat cepat, aku yakin itu" batin Naori.


Chloe mengarahkan tangannya ke dinding dan membuat Gate seraya berkata "Ayo, sudah saatnya bagimu untuk berlatih di lautan lepas" ujar Chloe mengajak Naori masuk ke dalam Gate.


"Baik kak" jawab Naori berjalan dan mengikuti Chloe di belakangnya masuk ke dalam Gate itu dan pergi ke suatu tempat, dari balik Gate Chloe dan Naori keluar dari Gate, Naori langsung menunjukkan raut wajah kagum melihat keindahan kedalaman laut dengan berbagai jenis ikan yang berkeliaran di sekitar terumbu karang dan mencari makanan.


Lalu Chloe mengajak Naori di kedalaman laut yang lebih dalam dan lebih gelap, setibanya di dasar laut Chloe langsung merubah ekor ikannya menjadi kaki lalu menapak di tanah, ia pun menunjuk ke sebuah retakan besar berbentuk lembah yang ada di kedalaman yang lebih dalam dari yang mereka pijak saat ini sembari berkata "Pergilah ke sana dan bunuh Ikan Hiu!" perintah Chloe.


"Membunuh ikan Hiu? itu mudah" ucap Naori berjalan maju dan bersiap turun ke bawah.


"Benarkah? aku kira tidak akan semudah itu nak" ujar Chloe dengan menahan senyuman yang terlihat di wajahnya dan menutupinya dengan tangan.


Naori turun ke bawah dengan memakai pemberat kaki, karena itulah ia turun sangat cepat dan langsung masuk ke dalam retakan besar yang membentuk lembah di dasar laut itu.


"Bwakhh"


Gelembung udara keluar dari mulut Naori dan ia pun bergumam "Aku semakin sulit bernafas di dalam air dengan kedalaman ini"


Syuut*


Sebuah tentakel keluar dari balik kegelapan dan menangkap Naori saat sedang melayang dan jatuh ke dasar laut.


"Eugh* Monster laut kah? atau mungkin ... Gurita!"


Dari balik lubang besar yang ada di dalam dinding retakan besar itu muncul seekor Gurita besar dengan beberapa tanduk di kepalanya dan memancarkan niat membunuh kepada Naori, tentakel gurita yang menangkap Naori pun mulai mengerat dengan keras hingga suara Krek terdengar sangat kencang dan membuat Naori berteriak "Aarrgghh"


Swush!


Naori langsung hilang dari genggaman tentakel gurita itu dan berpindah tempat ke atas retakan besar itu dan melihat Gurita itu dari atas dengan tatapan membunuh seraya berkata "Instant Heal"


Wush!


Naori terjun tepat di atas kepala Gurita itu dengan mengumpulkan Magic Power di tangannya dan berniat menyerangnya, namun Gurita itu menyadari Magic Power Naori dan langsung menyerang Naori dengan tentakel-tentakelnya yang panjang.


Naori berputar di udara lalu berlari memijak tentakel yang melewatinya untuk mendekat ke tubuh Gurita itu.


Swish! Swish! Swish! Swish!


Tentakel Gurita itu menyerang Naori dengan membabi-buta karena merasa terancam dengan niat membunuh yang Naori pancarkan, Naori menghindari tentakelnya dengan melompat dan terus berlari lalu melompat lagi dan berputar di udara untuk menghindari dua tentakel yang menyerangnya sekaligus.


Tentakel-tentakel itu berbalik menyerang Naori setelah melewatinya, karena tidak bisa melihat serangannya dari belakang Naori hanya melompat secara asal dan berakhir terkena serangan tentakel itu dan terhempas ke bawah lebih cepat, namun serangan tentakel itu malah memperpendek jarak Naori dengan Gurita itu yang membuat Gurita itu menyemburkan tinta pada Naori untuk mengaburkan pandangannya


Bruss*


Banyak sekali tinta keluar dan membuat air menjadi keruh berwarna hitam dan Gurita itu bergerak keluar untuk lari dari Naori.


Namun tindakan Gurita itu malah membawa kematiannya sendiri lebih cepat, tanpa di sadari olehnya Naori sudah berpijak di atas kepala Gurita itu dengan memegang Sword Wind of Calamity miliknya dan mengumpulkan Magic Power ke pedangnya lalu menebas memutar untuk memotong tanduk-tanduk yang ada di kepalanya dan mengangkat pedangnya lalu menebas Gurita itu hingga tubuhnya terbelah menjadi dua dan berkata "Mati!"


Banyak darah keluar dan mewarnai air laut dengan Warna merah dengan Naori yang ada di tengahnya dan melayang sembari menatap tubuh Gurita itu jatuh ke bawah.


"Aku rasa darah ini akan memancing beberapa predator seperti Ikan Hiu untuk datang kan?" ucap Naori yang melihat sebuah bayangan ikan dari kejauhan.


Tidak lama kemudian tampak Ikan Hiu berenang sangat cepat menuju ke arahnya dengan tubuh yang begitu besar, Naori yang melihat ukuran ikan Hiu itu langsung terkejut dan tanpa sadar berkata "Mustahil!" dan langsung berenang ke atas untuk menghindari ikan Hiu itu.


Tampak dari atas, di dalam retakan besar berbentuk lembah, Ikan Hiu itu memakan tubuh Gurita yang di bunuh Naori dengan mulutnya yang di penuhi taring-taring yang sangat tajam, karena kesal dengan ikan Hiu itu dan berhubung Chloe memintanya untuk membunuh ikan Hiu, Naori mengeluarkan busurnya dan menciptakan anak panah dari elemen Air dan menembakkannya hingga melukai tubuh ikan Hiu itu.


Ikan Hiu itu langsung mengalihkan pandangannya ke atas dan melihat Naori yang membawa busur dan bersiap menarik tali busurnya lagi untuk menyerang kembali.


Ikan Hiu itu langsung bergerak dan membuat Naori membatalkan niatnya untuk menyerang, di bawah ikan Hiu itu membuka mulutnya lebar-lebar dan seketika sebuah Gate warna putih keluar di depannya lalu Ikan Hiu itu masuk ke dalamnya dan menghilang.


Naori heran karena ikan Hiu itu kabur dan melepaskan anak panak yang sudah ia siapkan di tali busur, setelah lengah karena ikan Hiu itu pergi tiba-tiba Gate warna putih muncul di samping Naori dan keluar mulut ikan Hiu yang menganga sangat besar dan menyambar tubuh Naori lalu menggigitnya.


"Eugh- ..."


Naori mencengkram hidung ikan Hiu itu dan membuatnya meronta-ronta karena kesakitan karena Naori mencengkram hidungnya hingga mengeluarkan darah.


"Uaagkhh!"


Naori berteriak karena kesakitan dan mengeluarkan darah dari mulutnya karena perutnya yang hancur karena di gigit ikan Hiu itu.


Ia pun langsung berkata "Instant Heal" dan memulihkan tubuhnya kembali, merasakan tubuh Naori yang pulih kembali, ikan Hiu itu menggigit Naori lebih keras lagi dan membuat taring-taringnya menancap di tubuh Naori.


Advanced in The Next Chapter~