Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 42



Menguji Kekuatan Unlimited Luck!


Glek* Orang-orang yang melihat kejadian itu menelan ludah mereka.


"apa-apaan bocah ini? berani sekali dia membunuh orang di Gold House, bahkan para penjaga tidak berani menghalanginya, siapa bocah ini?" Ucap salah seorang di kerumunan itu.


"Tuan muda? apakah masalah ini sudah selesai? jika anda masih tidak puas saya bisa memberikan kompensasi untuk anda" Ucap Orang itu mendekati Naori dan memelas kepada Naori dengan tangannya yang bergabung seperti berkata kumohon.


Pyar! Naori meremas jantung itu hingga hancur.


"Aku sudah puas" ucap Naori membalikkan badannya dan mendekat ke orang itu.


Puk! Naori menepuk pundaknya dan berkata "Pak kau lumayan peka untuk kenghadapi situasi seperti ini, siapa namamu?" Ucap Naori membisikkan ucapannya di telinga orang itu.


"Saya Aesten tuan muda" jawabnya.


"Aesten, bersihkan mayatnya! dan temui aku sebelum guruku akan pulang nanti" Ucap Naori pergi meninggalkan orang itu.


"A-a-apa? gu-guru? jadi anak itu adalah murid tuan Akron" Ucap orang itu di dalam hatinya dengan tubuh yang gemetaran.


[Anda sangat keren Master]


"Benarkah? aku meragukan itu Alter" Ucap Naori sembari tersenyum.


[Kejadian saat anda mengambil jantung itu dan berpose gagah membuat orang-orang di sekitar anda merasa takut]


[Itu membuat Master dapat melunasi seluruh hutang Point stat]


"Apa maksudmu Alter?"


[Karena reaksi orang-orang yang terkejut dengan penampilan anda]


[Emotional System memberikan sejumlah Point stat yang mampu melunasi Hutang milik Master]


"Apa-apaan itu? sebenarnya berapa banyak system yang aku miliki?" Ucap Naori kegirangan di dalam hatinya.


[Saya sendiri tidak tau persisnya Master]


[Tapi anda memiliki sekitar 99+ System dari Fusion System yang anda lakukan]


"Aku tidak mengerti, kenapa kejadian ini bisa terjadi?" Ucap Naori bingung.


"Stat luck ya, jika saja dulu aku tidak memasukkan Point stat ke Luck, mungkin saja aku sudah mati saat di Gate waktu itu"


"Bukan hanya itu, Luck milikku sekarang ini Unlimited mungkin hanya sebatas di Treasure, seperti yang God of Destiny bilang, selalu ada batas untuk kekuatan seseorang"


"Aku ingin tau, seberapa hebat Stat luck unlimited di dunia ini"


[Kalau Master ingin tau, sebaiknya Master mencoba Spin Roulette yang ada di ruangan Arcade yang ada di sana Master]


"Dimana?" Ucap Naori yang mencari sebuah ruangan bernama arcade


[Master bisa berjalan lurus lalu belok ke kanan]


"Baiklah" jawab Naori mengikuti instruksi Alter.


"Ini Arcade?"


[Disana Master, disebelah kanan dekat dengan permainan billiard]


"Ohh itu ya" ucap Naori mendekati mesin Roulette Spin.


"Apa-apaan ini? hanya ada 3 hadiah jackpot namun semua yang tersisa adalah zonk?"


[Apakah Master berani bertaruh?]


"Kau meremehkanku Alter? mari kita lihat seberapa hebat kekuatan Stat Luck unlimited" Ucap Naori yang langsung memainkan mesin Roulette.


Trek! Trek! Trek! Trek!


Suara mesin Roulette berputar sangat kencang.


"Ayolah" Ucap Naori yang berharap kemenangan pada mesin Roulette yang dia mainkan.


Trek! Trek! Trek! mesin itu berhenti berputar.


Panah dari mesin itu menunjukkan Jackpot 1000 Koin Magic, lalu seketika mesin itu mengeluarkan 1000 Koin Magic dengan cara menyebarkan Koinnya didepan Naori.


"Hey lihat! anak itu memenangkan 1000 Koin Magic!" Ucap salah seorang yang melihat Naori.


"Sebelum semuanya diambil ayo kita bantu mengambilnya!, kita bisa menyembunyikan beberapa Koin Magic" Ucapnya berbisik kepada temannya.


"Ide bagus kawan" Jawabnya.


"Kalau begitu ayo kesana" Ucap orang itu mendekati Naori, lalu ia pun berkata "Nak, apa kau butuh bantuan untuk mengambil koin-koin ini?"


"Tidak perlu aku bisa sendiri, Alter simpan koin-koin ini di Inventory"


[Baik Master]


Seketika seluruh koin yang bertebaran di lantai itu mulai memudar dan menghilang diikuti oleh cahaya putih yang menyelimutinya.


"Menghilang? apa yang terjadi?"


"Aku hanya menyimpannya" jawab Naori dan pergi dari orang itu.


Strike


Duar!


Suara keributan mulai terjadi lagi di ruangan itu, dengan terdengarnya suara itu para penjaga mulai berdatangan lagi menghampiri Naori.


"Apa yang terjadi tuan muda?" tanya salah seorang penjaga.


"Aku hanya kesal pada seseorang yang ingin merampok koin yang aku menangkan di Roulette Spin" jawab Naori.


"Apa? ada yang ingin merampok anda?"


"Lihat! dia terkapar disana! kalau begitu aku serahkan sisanya pada kalian" ucap Naori melambaikan tangannya dan pergi dari ruangan itu.


[Master, ada suatu tempat lagi untuk menguji keburuntungan anda]


"Dimana lagi Alter?"


[Acara perlelangan Master]


[Saya mendeteksi sebuah artefak yang mirip dengan Time Sword]


"Apa itu yang kau maksud menguji keberuntungan? jika itu sebuah artefak bukankah akan banyak yang memperebutkannya?"


[Belum tentu Master]


[Dengan Stat Luck milik Master, kemungkinan item itu dibeli oleh orang adalah 0%]


"Kenapa bisa begitu?" tanya Naori.


[Karena item itu sendiri tidak bisa diidentifikasi bahkan oleh Apraiser (Penilai) profesional sekalipun]


[Item itu mungkin dilelang karena stat luck milik Master mempengaruhi seluruh Acara ini]


"Begitukah? aku semakin bingung dengan hal yang terjadi padaku belakangan ini"


Lalu Naori mulai berjalan lagi menuju ke sebuah ruangan yang di dalamnya berisi arena pertandingan yang sangat luas di sertai dengan banyak penonton yang bersorak meneriaki dua orang yang bertanding di atas arena.


"Tempat apa ini?" Ucap Naori yang terkejut oleh tempat berukuran luas yang dia lihat.


[Sepertinya arena pertandingan Master]


"Apa bangunan ini memiliki segalanya? ada ruang bermain lalu acara perlelangan dan sekarang arena pertandingan"


[Masih banyak ruangan yang lain Master, namun itu tidak berguna]


Seketika suara ricuh dari para penonton di ruangan itu mulai menjadi sangat berisik.


"Begitu serunya pertandingan antara Transcendent Rank" Ucap Naori sambil melihat wasit dari pertandingan itu menyerahkan ratusan koin Platina kepada pemenang di arena


"Apa aku bisa ikut? menghasilkan koin disini sangat mudah" Ucap Naori mengeluh melihat banyaknya koin platina yang diberikan kepada pemenang pertandingan.


[Ikut saja Master]


"Entahlah Alter, aku hanya SSS Rank yang bahkan hanya memiliki Magic Power 30.000 MP, aku masih ragu untuk melawan Transcendent Rank yang memiliki MP 100.000+"


Ting! Level up!


[Ini sangat tepat waktu]


[Jika Master ingin ikut saya sarankan untuk meningkatkan Skill Perception terlebih dahulu Master]


[Saya sudah meneliti seluruh peserta yang ikut]


[Tidak ada yang mampu menandingi keterampilan Master, walaupun jarak kekuatan antara Transcendent Rank dan SSS Rank agak jauh]


"Alter, aku tidak pernah percaya kepada orang lain saat dibumi, entah kenapa aku merasa sangat nyaman saat mendengar saranmu"


"Aku percaya padamu Alter, jadi jangan kecewakan aku"


Ting!


[Skill Perception telah meningkat menkadi level 6]


[Saya yakin Master pasti menang]


[Jika Master ingin ikut, Master harus mendaftar dengan para Juri yang duduk di meja dekat dengan arena itu]


"Baiklah" jawab Naori berlari ke bawah menuju para juri


Fly


Naori melompat dan terbang dengan gaya yang sangat memukau sehingga para penonton mulai memperhatikannya.


Ting!


[Anda mendapatkan 1.000+ Point stat dari Emotional System]


Brak* Suara Naori memukul meja "Aku ingin mendaftar untuk bertarung di atas arena" Ucapnya sambil tersenyum jahat.


To be Contiuned*