
Pelatihan Naori: Teknik Penguraian dan Formula Penggabungan Teknik
Teknik Pemadatan, sebuah teknik yang di gunakan untuk memadatkan Magic power sehingga membuat Magic power menjadi lebih kuat, lalu di sempurnakan dengan teknik Pembentukan yang bisa membentuk Magic power sesuka hati, sehingga perpaduan antara Magic power yang menjadi lebih kuat setelah di padatkan lalu di bentuk, membuat pengguna yang menggunakan kedua teknik ini menjadi lebih kuat setelah memiliki dasaran kekuatan yang lebih kuat dari kebanyakan orang, berbeda dengan teknik Penguraian, teknik ini mengurai atau memisahkan Magic power menjadi bagian yang lebih halus lagi agar memudahkan penggunanya membentuk Magic power yang begitu padat menjadi lebih mudah, sebuah teknik yang berkebalikan dengan teknik Pemadatan yang membuat penggunanya kesulitan membentuk Magic power dengan imbalan Magic power menjadi lebih kuat.
Teknik Penguraian membantu pengunanya menguraikan Magic power yang terlalu padat menjadi lebih halus namun dengan kepadatan yang masih sama, teknik Penguraian ini adalah teknik yang akan membantu pelatihan Naori dalam menguasai teknik Pembentukan kali ini.
"Teknik Penguraian!? teknik apa itu kak?" tanya Naori.
Chloe menjelaskan teknik itu kepada Naori dengan penjelasan yang panjang untuk menjawab pertanyaan Naori, Chloe menjelaskan teknik Penguraian secara detail, bahkan dari penjelasan untuk apa teknik itu, sampai bagaimana caranya menggunakan teknik Penguraian kepada Naori dengan memberikan contoh sambil menjelaskan langlah-langkahnya, hal itu membuat Naori merasakan hal yang berbeda dari yang tadi, ia menyadari kalau Chloe benar-benar mengajarinya dengan sunguh-sungguh kali ini, bahkan seluruh penjelasannya begitu detail sampai-sampai Naori mengingat seluruh penjelasan yang Chloe berikan padanya.
Setelah selesai menjelaskan, Chloe berjalan ke belakang Naori dan memegang kedua tangannya untuk mengarahkan Naori mempelajari teknik Penguraian, Naori mengikuti arahan Chloe lalu membentuk Magic power yang begitu padat, Chloe sedikit kesulitan, soalnya Naori bebar-benar membuat Magic powernya sangat padat sehingga sangat susah di bentuk.
"Pertama, mari uraikan perlahan-lahan" ucap Chloe membimbing Naori secara perlahan.
"Baik kak" jawab Naori mengikuti perkataan Chloe.
Naori menguraikan Magic powernya secara perlahan lalu memisahkannya menggunakan Magic power yang ada di dalam tubuhnya, dengan tingkat fokus yang begitu tinggi, Naori mengendalikan dua aliran Magic power secara alami dengan sendirinya, Naori langsung paham bagaimana caranya menguraikan Magic power yang padat, melemahkan teksturnya lalu membentuknya kembali dengan memisahkannya secara perlahan.
Naori menguraikan Magic power dan berhasil membentuk sebuah Belati kecil, melihat hal itu Chloe sedikit khawatir, ia melihat sosok Naori yang mampu melakukan teknik Penguraian setelah di jelaskan dengan Teori.
"Sepertinya aku sedang melatih seekor monster" batin Chloe melihat Naori yang masih belum selesai membentuk Belati.
Keringat di tubuh Naori mulai keluar, wajahnya di penuhi keringat yang menetes dari kepalanya, tingkat fokus yang Naori alami saat ini benar-benar keadaan fokus tingkat tinggi sehingga membuatnya kelelahan, pikirannya menjadi cepat lelah, dengan mengendalikan dua aliran Magic power yang berbeda setelah mencobanya sekali, Naori akhirnya mampu membentuk sebuah Belati dengan sempurna.
"A- ... ku berhasil ..." ucap Naori langsung jatuh dan membaringkan tubuhnya ke tanah setelah membentuk sebuah belati kecil dengan kepadatan yang begitu keras menggunakan Magic powernya.
"Hahh ... hahh ... hahh ..." nafas Naori berantakan, pikirannya saat ini menjadi sangat lelah setelah pikirannya yang fokus kembali seperti semula, hal itu membuat penglihatan Naori menjadi buram, semua tubuh Naori menjadi panas, Naori memalingkan wajahnya ke samping dan melihat Chloe dengan penglihatan yang buram di matanya, Chloe mengambil Belati kecil yang ia ciptakan lalu memeriksanya, Chloe terlihat terkejut melihat belati itu, namun Naori memgabaikannya, pikiran Naori saat ini hanya memikirkan apakah ia benar-benar berhasil membentuk sebuah belati dengan Magic power yang padat.
Merasa tidak kuat lagi, Naori menutup mata dengan tangannya yang menutupi seluruh wajahnya, Naori mengistirahatkan pikirannya sejenak dan mencoba mengosongkan pikirannya, namun saat mengingat kembali dirinya bisa membentuk sesuatu dari Magic power yang di padatkan, membuat Naori tidak bisa mengsongkan pikirannya.
Naori mencoba bangun, ia membuka matanya secara perlahan, hanya ada penglihatan buram yang Naori lihat, ia pun mencoba menggosok salah satu matanya lalu penglihatannya kembali normal secara perlahan, Naori melihat sosok Chloe yang memainkan Belati yang ia buat dengan memutarkan Belati itu di tangannya seraya berkata "Kak, apa aku berhasil?" tanya Naori.
Greb*
Chloe berhenti memutarkan Belati itu dan memegang gagang belati sambil menoleh ke arah Naori yang memanggilnya, Chloe tersenyum sedikit lalu berkata "Masih belum, kepadatannya belum sempurna" ucap Chloe
Sing! Sing! Sing!
Chloe menggunakan Belati itu untuk menebas angin, namun seketika beberapa pohon yang berada di arah tebasan Chloe terbelah dan jatuh sehingga menghasilkan suara Bruk!.
"Ini masih belum sempurna" ucap Chloe di sertai dengan bentuk Belati itu yang berubah di tangannya.
"Bengkok!" ucap Naori dengan ekspresi kecewa.
"Seperti inilah seharusnya ekspresi yang aku lihat, ayo lanjutkan latihannya!" ajak Chloe.
"Baik kak" jawab Naori menuruti ajakan Chloe karena perasannya saat ini benar-benar senang setelah mampu berkembang menggunakan teknik Penguraian.
Naori berlatih seharian ini, Naori menggunakan Formula Teknik Pemadatan --> Teknik Penguraian --> Teknik Pembentukan --> Teknik Pemadatan lagi, untuk berlatih membuat sebuah Belati, latihan Naori terus berlanjut, hingga akhirnya Naori menjalani latihan berhari-hari hanya untuk menyempurnakan Belati yang ia buat menggunakan Formula itu.
"Hahh ... hahh ... hahh ..." di sore hari nafas Naori kembali berantakan, raut wajahnya menunjukkan kalau kepalanya sangat pusing, Naori membaringkan tubuhnya dengan Belati yang ia genggam di tangannya, Chloe melihat Naori dengan ekspresi senang dan mengambil Belati yang ada di tangannya lalu memeriksanya, Chloe mengujinya.
Sing! Sing! Sing!
Chloe menebas menggunakam Belati itu ke arah pepohonan yang sebelumnya pernah ia tebas, seketika puluhan pohon runtuh karena terbelah menjadi beberapa bagian, Raut wajah Chloe sedikit khawatir setelah melihat kekuatan tebasannya menggunakan Belati yang Naori buat, "Aku tidak menyangka kalau anak ini mampu menyempurnakan teknik Pembentukan sampai Belatinya menjadi sekuat ini!" batin Chloe.
Melihat hal itu Chloe melihat Belati yang Naori buat dengan teliti, bentuknya yang sederhana, ketajaman mata Belati yang begitu tajam, lalu kepadatan Magic power yang melebihi harapannya, Naori sudah memenuhi seluruh syarat dan mengakui kalau Naori benar-benar sudah bisa melakukan teknik Pembentukan dengan sempurna yang di gabung dengan teknik Penguraian.
"Aku memang mengakuinya, ... tapi kalau anak ini sudah kelelahan hanya dengan menciptakan satu Belati sempurna seperti ini, dia masih belum siap untuk pertarungan yang sebenarnya" batin Naori memikirkan keadaan Naori saat ini.
Chloe menoleh ke arah Naori, ia pun berkata "Bangun nak!"
Mendengar Chloe memanggilnya, Naori langsung bangun dengan memegang kepalanya yang masih sakit, Naori membuka matanya secara perlahan seraya berkata "ada apa kak?" untuk menjawab panggilan Chloe.
"Kau lulus!"
Mendengar hal itu membuat Naori terkejut dan langsung membuat kondisi kepalanya sembuh seketika dengan penglihatannya yang kembali, raut wajah Naori langsung berubah menjadi senang dengan berkata "Benarkah kak?"
"Iya, tapi jangan senang dulu! kau harus melatih ketiga teknik itu sampai kau bisa melakukannya teknik Pemadatan, Penguraian, dan Pembentukan hanya dalam sekejap" ucap Chloe memberitahu.
"Karena dalam pertarungan, kecepatan adalah hal yang penting untuk memenangkan pertarungan" ucap Chloe melanjutkan perkataanya.
Naori menundukan kepalanya lalu melihat tangannya, Naori mengepalkam tangannya dengan tekad untuk menyempurnakan teknik yang Chloe ajarkan kepadanya, Naori pun mendongak ke atas melihat mata Chloe yang menatapnya.
"Aku akan melakukannya kak! ... agar menjadi kuat, aku akan melatih teknik ini hingga aku mampu melakukan ketiga teknik itu dalam sekejap" ucap Naori dengan raut wajahnya yang serius.
Chloe melihat raut wajah Naori dengan mata keseriusan yang pernah Chloe lihat sebelumnya, Chloe pun berkata "Kalau begitu ayo tingkatkan kesulitannya!"
"Baik kak" jawab Naori
Hari-hari terus berlalu, Naori berlatih bersama Chloe menggunakan semua kemampuannya di bawah bimbingan Chloe, hingga akhirnya Naori mampu menguasai teknik itu sepenuhnya dan membuat sebilah pedang dari Magic powernya.
Advanced In the Next Chapter~