Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 98



Pertarungan di Dasar Laut


"Uagkhh!"


Naori tanpa sengaja memuntahkan darah dari mulutnya karena organ dalamnya terkoyak oleh ikan Hiu itu, Sklera matanya mulai menjadi hitam dan Naori pun mengeluarkan pedangnya dari Inventory.


Jleb*


Naori menusuk kepala ikan Hiu itu dengan pedangnya hingga menembus kepalanya, namun bukan gigitannya yang semakin lemah, gigitan ikan Hiu itu malah semakin mengencang dan membuat Naori panik karena yang ada di pikirannya sekarang hanyalah rasa sakit dari gigitan ikan Hiu itu yang mengoyak tubuhnya.


"Aarrggh"


Naori kesakitan dan mencoba mencengkram rahang Ikan Hiu itu untuk melepas gigitannya, namun tiba-tiba gigitan Ikan Hiu itu mulai mengendur dan Naori melepaskan dirinya dari ikan Hiu yang tampaknya sudah mati karena sudah di tusuk di kepala olehnya.


"Instant Heal"


Naori menyembuhkan dirinya dengan keadaan lemas karena rasa sakit yang masih membekas di pikirannya, ia pun terjatuh lemas dengan lututnya sebagai tumpuan dan mendongak ke atas dengan matanya yang terbuka setengah.


Lalu Naori pun mencoba berdiri dan mendekati tubuh ikan Hiu itu dan berkata "Simpan jiwa!"


Ia pun turun ke dasar laut di bawah retakan besar yang membentuk lembah itu untuk memgambil jiwa dari Gurita yang ia bunuh, karena penasaran Naori pun berjalan di dasar lembah sembari melihat beberapa ikan kecil yang saling memangsa satu sama lain.


Ia terus berjalan hingga akhirnya ia menemukan ujung dari retakan besar itu yang memgantarkannya ke lautan dalam, di tempat itu sinar matahari bahkan sudah hampir tidak terlihat lagi, karena sedikit takut, ia pun melangkah mundur beberapa langkah, tiba-tiba saja sosok besar terlihat dan melintas lalu pergi menjauh.


"Paus! ... apa tadi itu ikan paus? baru pertama kali aku melihatnya secara langsung" ucap Naori.


Lalu Naori pun duduk bersila di ujung retakan itu dan memejamkan matanya seraya berkata "Deteksi", Ia memejamkan matanya untuk mencari tahu mahkluk apa saja yang ada di lautan yang sangat dalam itu, bahkan dasarnya saja masih tidak kelihatan


Naori masih duduk bersila hingga akhirnya tekanan air yang dahsyat muncul dan menyeretnya ke lautan dalam, Naori mencoba melepaskan diri dari tekanan air yang menghempaskannya, namun ia tetap saja terseret arus, karena merasa dalam bahaya, Naori akhirnya memutuskan untuk menggunakan Teleportasi dan berpindah tempat ke tempat di mana Chloe berada.


"Sudah selesai!?" tanya Chloe yang terkejut karena tiba-tiba Naori ada di belakangnya.


"Sudah kak" jawab Naori sambil mengeluarkan tubuh ikan Hiu yang ia bunuh dari Inventory System, Chloe mendekat dan menyentuh tubuh ikan Hiu itu, hingga akhirnya ia pun tersenyum kecil dan berkata "bagus, sekarang saatnya ke latihan selanjutnya"


"Baik kak" ucap Naori menyimpan kembali tubuh ikan Hiu itu ke dalam Inventory dan mengikuti Chloe pergi dari belakang, Chloe membawa Naori ke tempat di mana berbagai jenis ikan berenang di terumbu karang, ia pun menunjuk ke sebuah batu dan berkata "Duduklah di sana!" perintah Chloe.


Naori pun menuruti perkataan Chloe dan segera duduk di atas batu yang di kelilingi banyak terumbu karang serta ikan-ikan yang berada di sana mengerumuni batu tersebut.


Naori duduk bersila menghadap Chloe, Chloe pun langsung berenang dan mengitari Naori untuk melihat posisi tubuhnya lalu berkata "Sebarkan Magic Powermu secara perlahan lalu cobalah untuk membentuk area yang kecil menggunakan Magic Power dan rasakan setiap mahkluk hidup yang ada di area!"


"Kenapa aku harus melakukan itu kak?"


"Diamlah dan menurut saja, pejamkan matamu! lalu ikuti instruksi yang aku suruh" ujar Chloe.


Naori memejamkan matanya lalu menyebarkan Magic Powernya dan membentuk sebuah area yang mengelilinginya dengan ukuran masih kecil, ia mencoba merasakan mahluk hidup melalui Magic Powernya namun tidak merasakan apa pun.


Naori menguap dan mulai membuka matanya, terlihat dari mata Naori yang belum terbuka sepenuhnya, Chloe menggengam tangannya dengan raut wajah kesal dan bersiap untuk memukul Naori.


Swish!


Naori menghindarinya dengan mundur ke belakang, namun Chloe langsung menendang perut Naori dengan keras.


"Ugh"


Naori langsung memeluk perutnya erat-erat karena kesakitan akibat tendangan Chloe, ""Apa salahku kak?" tanya Naori yang Kesaakitan.


"Kau tau nak, aku menunggu berapa lama hingga akhirnya matamu terbuka?"


"Maaf kak, aku ketiduran" ucap Naori menundukkan kepalanya karena merasa bersalah dengan raut wajah cemberut, Chloe langsung menyentuh Naori dan berkata "Tidak apa-apa, tapi lain kali jika mengantuk bilang saja!"


"Baik kak"


...


Chloe diam sejenak dan melihat Naori, Naori pun mengarahkan bola matanya ke atas untuk melihat Chloe, "Apa kau merasakan gerakanku saat aku memukulmu tadi? bagaimana caramu menghindar nak?"


"Aku merasakannya kak, itu seperti sebuah cahaya terang yang bergerak dalam kegelapan" jawab Naori.


"Berlatihlah seperti itu terus dan coba hindari ini dengan mata tertutup! jika kau membuka matamu maka aku akan langsung memukulmu" ucap Chloe yang menjauh dari Naori dan membuat sebuah bola dari Magic Power yang ia genggam di tangannya ( Magic Ball. )


Naori menutup matanya dan mulai menyebarkan Magic Power dan membentuk sebuah area di sekitarnya, Chloe pun melempar Magic Ball ke arah Naori.


Pyar!


Magic Ball itu pecah dan mengenai bahu Naori hingga membuatnya terkejut karena tiba-tiba saja ia terkena serangan, Chloe membuat dua Magic Ball lagi di kedua tangannya lalu melemparnya tepat mengenai Naori lalu berkata "Ada apa nak? apa kau berbohong soal merasakan keberadaan seranganku?"


Pyar!


Naori menghindar ke samping namun masih mengenai Magic Ball yang di lempar Chloe.


Pyar! Pyar! Pyar!


Magic Ball yang di lempar Chloe mengenai Naori hingga akhirnya waktu berlalu beberapa jam dan Naori mulai menggengam tangan kirinya karena tergores sesuatu, Di tangan Chloe, ia membuat sebuah tombak yang terbuat dari air lalu di padatkan menggunakan Magic Power.


Ia melempar tombak itu dan kembali menggores sedikit wajah Naori di pipi dan telinganya, karena sudah terpojok dan Chloe mulai menyerangnnyaa dengan serius, ia memfokuskan dirinya untuk menyetabilkan Magic Power yang membentuk area di sekitarnyaa dan mulai memperluasnya lagi.


Di dalam kegelapan yanng ia lihat di matanya yang tertutup, ia melihat sebuah cahaya kecil di depannya yang mengarah padanya, cahaya itu terus bergerak menuju ke arahnya hingga akhirnya Naori mencoba menangkapnya mennggunakan tangan, ia pun membuka matanya dan melihat sebuah tombak dari air yang ia genggam di tangannya, melihat hal itu Naori membuka matanya lebar-lebar dan mulai tersenyum sembari melihat ke arah Chloe dan berkata "Aku berhasil kak"


To be Contiuned*