
Menjalin Kesepakatan
Naori berjalan masuk ke dalam gedung Asosiasi Awakener dengan begitu percaya diri, orang-orang yang melihat hal itu menyingkir, mereka takut dengan sosok Dark Crow yang kembali muncul setelah sekian lama menghilang.
"Hhaa!"
Salah satu orang maju dan menyerang Naori dengan memakai kapaknya yang besar Menebas secara horizontal ( Samping ), Naori melapisi tangannya dengan Magic Power dan menangkis kapak itu dengan lengannya, lengannya begitu keras bahkan sampai kapak yang menyerang Naori bersuara Klang!
"Sepertinya namamu bukan sekedar rumor belaka" ucap orang yang menyerang Naori.
"Entahlah~ aku sendiri tidak tau rumor seperti apa yang beredar di luar sana" ucap Naori menghilang dan berada di belakang orang itu dengan memutarkan tubuhnya dan menendang kepala orang itu tepat di belakangnya.
Naori pun mendarat dengan ekspresi waspada karena melihat orang itu baik-baik saja, malah kakinya sendiri yang kesakitan karena menendang kepala orang itu, Naori mengangkat kakinya dan menyembuhkannya lalu mendongak ke atas melihat kepala orang itu yang berubah warna menjadi warna Silver seperti besi.
"Apa-apaan?"
"Aku terkejut?" tanya Orang itu dengan senyum meremehkan.
Lalu Naori menghilang lagi dari tempat itu dan membelakanginya dengan membawa pedang berlumuran darah yang ia pegang di tangannya seraya berkata "Tidak juga"
"Ce-cepat sekali!" ucap orang itu melepaskan genggaman kapaknya dan terjatuh karena di tebas di dadanya oleh Naori.
Sebenarnya Naori mampu bergerak secepat itu dengan bantuan Skill Time Breaker miliknya yang mampu mengendalikan waktu, di momen yang singkat itu Naori melambatkan waktu dan mengambil pedang dari Inventorynya lalu menebas orang itu dan berjalan melewatinya dengan santai lalu mengembalikan waktu seperti semula sehingga terlihat ia bergerak dan menebas begitu cepat lalu membelakangi orang itu dengan pedang yang ada di tangannya.
Naori terus berjalan di dalam gedung itu dengan orang-orang yang menyingkir karena takut olehnya, orang-orang menjauh, mereka tidak berani mendekati sosok Dark Crow yang berjalan dengan santai di dalam gedung itu.
Di saat hampir sampai di mana ruang yang bernama loby berada, Naori mengangkat pedang di dadanya dengan raut wajahnya yang waspada, seketika api yang membara keluar dari ruangan itu dengan kaki Kapten Yola yang menyerang Naori, Naori menahan kakinya dengan pedang dan mundur menjauh sedikit darinya lalu berjongkok dan bersiap menyerang balik dengan menggenggam pedangnya lebih erat.
Wush!
Naori melewati kapten Yola dan berlari ke arah tangga darurat untuk menuju ke lantai atas, kapten Yola tidak bisa bergerak, ia sendiri merasakan tubuhnya telah di tebas dan tidak berani bergerak karena takut luka tebasan itu semakin melebar dan membuat darahnya bercucuran.
Seorang penyembuh langsung menyembuhkan luka kapten Yola dengan cepat dan membuat kapten Yola mampu bergerak lagi dan berbalik untuk memperingati semua orang dengan berkata "Hentikan Penyusup itu!" teriaknya memerintahkan semua Awakener yang ada di sana.
Semuanya berlari, mereka takut dengan Dark Crow terkecuali dengan Awakener kelas atas yang memiliki Magic Power di atas A Rank, mereka diam dan menuruti perkataan kapten Yola dengan berlari dan menyusul Dark Crow ke lantai atas, ada yang mengikuti Dark Crow menaiki tangga darurat, ada yang menaiki lift, ada juga yang keluar jendela dan terbang ke lantai atas.
Di dalam tangga darurat, sebenarnya Naori tidak menuju ke atas, ia menyembunyikan keberadaan dirinya menggunakan kalung Necklace Magic Constraint untuk menyembunyikan Magic Powernya dan menggunakan Skill Invisible untuk menghilangkan dirinya.
Naori pun berjalan kembali ke bawah dan menunggu di ruangan loby, sedangkan di atas, Naori mengendalikan Zygritte masuk ke dalam ruangan Stelleanor melalui celah di bawah pintu, Stelleanor pun menunjukkan raut wajah waspada, seketika Naori berpindah tempat di samping Zygritte di dama ruangan Stelleanor.
Greb*
Naori menangkap pena yang melaju ke arahnya dengan dua jarinya seraya berkata "Jangan kasar-kasar dong ..." ucap Naori kemudian duduk di sofa yang ada di dalam ruangan itu sembari melanjutkan kata-katanya yang terpotong barusan dengan berkata "Aku ke sini untuk membuat kesepakatan"
"Kesepakatan? jangan bercanda! apa kau ingat perbuatan para bawshanmu yang membersihkan seluruh Gate di Distrik 17 selama setengah tahun ini dan membuat para Awakener kehilangan pekerjaan mereka!" teriak Stelleanor.
"Baiklah, aku tidak akan melakukan hal itu lagi, namun aku memiliki sebuah syarat" ucap Naori kembali mendongak dan menoleh untuk menatap Stelleanor yang sedang duduk di mejanya dengan menunjukkan jari padanya.
"Dan syarat seperti apa itu? keuntungan apa yang akan aku dapat?"
Naori pun menyandarkan punggung pada sofa lalu menyilangkan kakinya seraya berkata dengan ekspresinya yang bangga, "Aku telah menghancurkan Organisasi Murder di dekat perbatasan antara Northen dan Easteria" ucap Naori memberitahu.
"Apa!? itu mustahil! tidak ada yang bisa melakukan hal itu, bahkan olehmu sekalipun!" ucap Stelleanor tidak mempercayai perkataan Naori.
"Kalau begitu bagaimana kau akan menjelaskan ini?" ucap Naori sambil melemparkan jubah dengan lambang organisasi Murder dengan bercak darah di lambangnya.
"Apa aku benar-benar bisa mempercayaimu kali ini?" ucap Stelleanor bangun dari kursinya dan menatap tajam Naori.
....
"Apa sekarang kau percaya?" ucap Naori bersiap memenggal leher Stelleanor dengan pedangnya, Naori berada di belakangnya secara cepat bahkan tanpa di sadari oleh Stelleanor.
Stelleanor memejamkan matanya dengan menunjukkan ekspresi khawatir, Naori pun menghilang kembali dan duduk di sofa dengan menyimpan pedangnya ke Inventory system.
Stelleanor kembali duduk dan memikirkan kesepakatan yang telah di katakan oleh Naori dengan berkata "Sepertinya kau telah berhasil menemukan cabang organisasi itu di utara dan menghancurkannya ya, dengan kecepatanmu barusan itu, sepertinya kau telah bertambah kuat Dark Crow"
"Ya~ ... begitulah, tapi apa kau bilang? cabang? jadi aku hanya menghancukan sebagian kecil dari mereka?" tanya Naori dengan raut wajah heran.
"Kau pasti bercanda? bagaimana cara menghancurkan organisasi yang bahkan ke empat wilayah sendiri tidak mampu menanganinya"
Naori terkejut dengan berkata di dalam hatinya "Mustahil, jadi Murder sebesar itu?"
Naori terdiam ia memikirkan kembali niatnya dengan hati-hati dan mulai berbicara lagi setelah akhirnya memikirkan sesuatu, "Leanor, bantu aku! aku akan menemukan semua markas mereka di Easteria dan menghancurkannya, namun kekuatanku tidak cukup, aku membutuhkan bantuanmu"
"Kenapa aku harus membantumu? dan imbalan apa yang akan aku terima dari melakukan hal ini?" tanya Stelleanor dengan wajah kesal.
"Aku akan membantumu menaikkan reputasimu hingga membuat orang-orang dari Ibukota memperhatikanmu, aku tau mengurus sebuah Distrik kecil tidak membuatmu puas, tapi apa kau benar-benar tidak tertarik menggantikan posisi penguasa di Sector A ini?" tanya Naori dengan menggengam tangan menawari sebuah kesepakatan kepada Stelleanor.
"Dan bagaimana caramu melakukan hal itu?"
Ctak*
Naori menjentikkan jarinya dan seketika mereka berdua pun berpindah dari dunia nyata ke Distorsi ruang yang Naori buat, Stelleanor terkejut, ia bahkan terjatuh melihat Naori dengan kaki-kakinya yang gemetaran.
Naori pun mendekati Stelleanor yang ketakutan dengan berkata "Jadi, apa kau yakin sekarang?" ucap Naori memperlihatkan seluruh Soul Knight yang ia miliki di dalam Soul Power di tempat Distorsi ruang yang berwarna hitam itu dengan raut wajah tersenyum jahat melihat Stelleanor yang ketakutan oleh puluhan ribu Soul Knight yang ia miliki.
To be Contiuned*