Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 46



Ditangkap? Siapa bilang!?


"Benar-benar menjengkelkan" ucap clone itu dengan mengeluarkan tekanan magic power kepada orang yang berani melawannya di perlelangan.


"Ugh* Hahah apa kau hanya bisa menindas orang? atasan mengirimku kesini untuk mengantarkan pesan, Muridmu sudah kami tangkap! kalau kau ingin dia kembali maka datanglah ke markas Murder!" ucap orang itu tiba-tiba menghilang


"Apa ada yang bilang aku ditangkap?" ucap Naori yang keluar dari beranda ruang VIP.


"Tidak mungkin! bukankah kau sudah ditangkap saat di arena!?"


"Khe khe Tertangkap!?"


Distorsi ruang


"Gawat! karena terkejut sesaat aku malah kembali kesini!" Ucap orang itu.


Seketika ruang berbelok dan memudar membentuk ruangan putih, karena terkejut lagi orang itu mengusap matanya karena seperti ada yang aneh dengan matanya.


"Apa ini? apa yang terjadi?" ucap orang itu dengan kaki yang gemetaran.


Ting!


[Skill Distorsi ruang telah meningkat]


"Biar aku perkenalkan! Selamat Datang di ruanganku" ucap Naori menjulurkan tangannya dan menyambut orang itu.


"Siapa kau sebenarnya?" tanya orang itu dengan panik.


"Aku? ..."


Reflex


Slash


"Orang yang membunuhmu, jadi ingatlah itu" Ucap Naori membelakanginya orang itu setelah menebas dadanya.


"Aku harus melaporkan ini- ... kepada-" ucapan orang itu terpotong.


Bruk! tubuhnya jatuh.


Ctak!


Naori menjentikkan jarinya dan ruangan itu pun mulai memudar dan kembali ke ruangan tempat acara perlelangan itu di adakan.


"Urus itu!" ucap Naori yang melompat lalu terbang kembali menuju beranda tempat ruangan VIP.


"Guru, aku sudah selesai" ucap Naori seperti sedang melaporkan pekerjaannya.


"Kerja bagus muridku" ucap clone Naori sambil mengelus Naori.


"Lanjutkan perlelangannya!" ucap clone itu kepada sang MC ( Master of Ceremony) yang diam membeku karena melihat kejadian singkat yang baru saja terjadi


"Ba-baik tuan, Penjaga apa yang kalian lakukan? cepat pindahkan mayat itu dan bersihkan noda darah yang ada di lantai!" Teriak sang Mc kepada para penjaga.


"Mohon maaf tuan dan nyonya atas ketidaknyamanan ini, saya selaku pembawa acara dari perlelangan ini mewakili Gold House untuk meminta maaf kepada para tuan dan nyonya yang terhormat atas kejadian ini"


Dari kejauhan tampak seseorang dari balik pintu yang melihat kejadian itu dan berkata "Tidak mungkin! padahal aku melihatnya sendiri di Arena kalau murid Tuan Akron di culik oleh para Murder, tapi kenapa dia ada disini?" ucap Aesten yang terkejut melihat Naori.


"Pak? sebenarnya apa yang terjadi?" ucap salah seorang penjaga.


"Aku juga tidak tau, bagaimana bisa anak itu ada disini?"


"Aku rasa anak itu memiliki sebuah item yang melindunginya, itu adalah hal wajar karena anak itu adalah murid tuan Akron" tebak Aesten yang akhirnya berhasil mengatasi kekhawatirannya.


Setelah itu Aaesten dan para penjaga pergi dan mulai memperketat peenjagaan di Gold House.


"Bos, saya sudah menyuruh para bawahan untuk memperketat penjagaan" ucap Aesten seperti sedang melapor kepada atasannya.


"Bagus Aesten" ucap orang itu menyilangkan kakinya "Murder sudah berani mengganggu tempatku"


Prang!


Suara gelas yang berisi wine berwarna merah pecah.


"Mereka benar-benar akan mendapatkan serangan dari Ibukota kali ini" ucapnya sambil menunjukkan ekspresi marah.


"Ngomong-ngomong apa benar tuan Akron mengangkat seorang murid Aesten?" tanya orang itu.


"Benar bos, bukan hanya itu ... sifat muridnya sama kejamnya dengan tuan Akron, anak itu bahkan bisa membunuh SSS Rank dalam sekejap"


"Menarik, mungkin aku harus menemuinya" ucap orang itu tersenyum jahat.


Di luar Gold House


"Penjagaannya menjadi semakin ketat, kurasa mereka sudah sangat waspada, semoga saja Shen yu bisa keluar dari perlelangan"


"Sialan, aku tidak pernah mengira kalau anak yang tertangkap ini hanyalah tubuh palsu (clone)"


"Kita berhenti disini!"


Syut!


Bayangan yang bergerak itu mulai melebar dan memunculkan banyak orang serta clone Naori yang tertangkap.


"Sebelum membangunkan anak ini pasang rantai penyegel Magic Power!"


"Baik" jawab salah seorang yang membawa rantai dan memasangkannya kepada clone Naori.


Byur! Suara guyuran air terdengar, clone Naori tersadar dan berkata "Ugh* Apa yang terjadi? ... kalian kan-" ucapan clone Naori terpotong


"Jangan mencoba melawan nak! jika kau melawan, kami mungkin bisa saja membunuhmu" ucap salah seorang dari orang-orang yang memakai baju hitam itu.


"Pfft ... hahahaha membunuhku? kalian tidak ingin informasi mengenai Akron Swectler?" ucap clone Naori mengancam.


Grab*


Orang itu mencengkram wajah clone Naori dan membisikkan sesuatu di telinganya "Nak, kau sangat naif, kami memiliki ribuan cara untuk memaksamu mengeluarkan informasi yang kau punya"


Buk! orang itu memukul clone Naori tepat di solar suplexnya (ulu hati).


"Akh* Ka-Kau akan menyesal karena memukulku" ucap clone itu yang tiba-tiba menjadi transparan.


Lalu clone Naori mengacungkan jari tengahnya dan berkata "Hahahaha kalau berani kembalilah ke Gold House dan lawan aku! temanmu sudah aku tangkap, kau sendirilah yang naif dasar gendut!"


Bush! clone Naori menghilang dan membuat orang itu menunjukkan ekspresi marahnya, "Beraninya bocah ini mempermainkanku" ucapnya dengan kesal dan menggertakkan giginya.


"Kalian, laporkan ini ke markas! aku akan kembali ke Hold House dan menjemput Shen yu" ucap orang itu.


"Baik" jawab semua orang.


Kembali ke kejadian sekarang (Di luar Gold House)


"Penjagaannya menjadi semakin ketat, kurasa mereka sudah sangat waspada, semoga saja Shen yu bisa keluar dari perlelangan"


"Sialan, aku tidak pernah mengira kalau anak yang tertangkap ini hanyalah tubuh palsu (clone)"


Lalu orang itu kembali ke Gold House, "Shen yu tunggu aku!" ucapnya sambil memasukkan dirinya ke dalam bayangan.


Di acara perlelangan


"Baiklah kalian pasti sudah tidak sabar menunggu! Walaupun kemungkinan item ini akan menjadi item tuan Akron Swectler, Kalian pasti sangat penasaran" ucap mc itu kepada para pelelang yang hadir untuk memberikan rasa penasaran yang kuat sebelum memulai perlelangan item terakhir.


"Buka itu!" ucap mc memberikan kode kepada pelayan wanita yang selalu membuka kain dari item-item yang di lelang.


Sesaat setelah kain itu dibuka, terdapat sebuah benda tipis seperti potongan puzzle yang dipenuhi oleh energi yang sangat kuat, namun bukan Magic power, seluruh orang di perlelangan itu tau karena merasakan kalau energi yang dimiliki benda itu sangatlah melimpah.


"Walaupun kami tidak tau untuk apa benda ini, tapi benda ini memiliki sebuah energi melimpah yang tidak di ketahui asalnya, Harga awal 5.000 Koin magic apakah ada yang ingin menawar?"


Seketika seluruh orang yang mengikuti perlelangan itu terdiam dan menatap Ruangan VIP nomor 1.


Di beranda ruangan itu berdiri sosok Akron Swectler yang menunjukkan ekspresi kecewa.


"A-apakah tidak ada yang menawar?" ucap mc itu bertanya untuk item terakhir yang dilelang


[Protes dan turunkan harganya!]


[Aku sudah menyiapkan skenarionya]


"Baiklah" ucap clone Naori.


"Apakah kualitas item dari Gold House mulai menurun!?" ucap clone Naori.


"Aku sudah membeli Uknown Sword bahkan telur yang tidak jelas asal-usulnya ..." clone itu menunjukkan ekpresi marah dengan wajah Akron Swectler "sekarang kalian menyiapkan item tidak jelas lagi dengan harga selangit"


Clone itu melepaskan tekanan Magic Power lagi, "Kalian pikir aku bisa dipermainkan seperti ini?"


"Ma-maaf tuan, tapi hanya inilah item paling mengejutkan dari kami yang bisa di lelang terakhir"


"Memang mengejutkan tapi apa kalian tidak berpikir kalau item yang kalian lelang berguna?"


"1.000 Koin magic, dan akan aku beli item itu" ucap clone Naori yang menawar.


"Tapi tuan- ..." ucapan mc terpotong.


Seketika muncul sosok dari balik panggung dan menyela mc yang sedang berbicara "Maafkan kami tuan Akron, tapi apakah anda juga berpikir? seberapa besar energi yang ada di dalamnya?" tanya orang itu kepada clone Naori.


[Sepertinya variabel tidak terduga muncul]


"Aku harus bagaimana Alter?" ucap clone Naori.


"Biar aku yang menangani ini" Ucap Naori yang tiba-tiba maju ke depan dan melihat orang itu.


To be Contiuned*