Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 38



Mekanisme Quest System


"Aku kembali Ai, Sepertinya aku benar- benar sudah terlalu agresif sampai menghancukannya sampai seperti ini"


Time Breaker: Return


Lalu layar digital itu mulai hidup kembali "Tuan? apakah anda memperbaiki saya lagi?" Ucapnya.


"Tentu saja, dan mulai sekarang panggil aku Master!"


"Sekarang, aku butuh penjelasan" Ucap Naori yang duduk di sebuah meja yang ada di ruangan itu.


"Anda perlu penjelasan soal apa master?"


"Apa masih perlu ditanya? tentu saja soal system" Ucap Naori.


"Seperti yang saya bilang master, system-system yang ada disini semuanya diambil dari orang lain yang sudah dibunuh oleh tuan Akron"


"Aku tau, tapi apakah masih ada User system yang lain diluar sana?"


"Kemungkinan masih ada master, setiap 1 tahun sekali akan ada gelombang ruang yang menyebabkan orang-orang dari dunia lain bereinkarnasi ke Treasure dan menjadi User System, meskipun begitu, system-system yang muncul tidak begitu berguna master" Ucap Ai itu menjelaskan.


"Apa maksudmu tidak berguna?" tanya Naori.


"Kebanyakan User System yang muncul hanya memiliki System tipe support, bahkan ada system aneh yang mengarah ke hal lain seperti system kekayaan atau system log-in"


"System tipe combat sangat jarang muncul karena System tipe Combat memiliki kapasitas Energy Dimensional yang sangat besar dibanding system tipe yang lain"


"Aku masih mencoba memahami jadi, ... jelaskan lebih detail soal tipe-tipe system, lalu apa itu Energy Dimensional?"


"Ada berbagai jenis tipe system master, namun kebanyakan dari mereka hanya system yang membantu kehidupan sehari-hari dan hampir tidak berguna karena tidak bisa membantu hostnya bertarung dalam menghadapi bahemoth, yang lebih sering saya jumpai adalah system tipe support, system jenis ini biasanya membantu hostnya meningkatkan kekuatannya seperti kekuatan mental, kekuatan tubuh, dan masih banyak yang lainnya, system-system seperti ini disebut system tipe support karena tidak mampu memberikan hostnya keterampilan"


"Keterampilan yang kau maksud adalah skill?"


"Iya master, biasanya system tipe combat mampu memberikan ataupun meningkatkan keterampilan host, itulah spesialnya system tipe combat"


"Begitu ya aku mengerti, lalu untuk Energy Dimensional ... Jelaskan padaku dengan sangat detail" Ucap Naori dengan ekspresi seriusnya


"Baik master, Energy Dimensional seperti namanya Energy ini adalah suatu sumber kekuatan yang berasal dari dimensi, dulu sekelompok User System yang sedang menjalankan misi utamanya dari system pernah menemukan energy ini dari dalam gate, Energy itu seperti terhubung oleh semua system yang ada, setelah diteliti begitu lama, salah satu system menyebutkan Energy itu adalah Energy Dimensional di dalam sebuah misi yang dijalani oleh salah seorang User System"


Gluk* Naori menelan ludahnya "Apakah Energy Dimensional ini terhubung dengan system milikku? karena nama systemku adalah System Dimensi, seharusnya systemku memiliki hubungan yang sangat kuat dengan energy ini" Ucapnya di dalam hatinya.


"Entah kenapa tapi aku tau siapa orang itu" Ucap Naori dengan ekspresi khawatir.


"Benar sekali master, orang itu adalah tuan Akron"


"Itu sedikit mengejutkanku" Ucap Naori didalam hatinya.


"Lalu apa hubungan antara Energy Dimensional dan System?" tanya Naori sekali lagi.


"Setelah penelitian bertahun-tahun tuan Akron menemukan fakta yang mengejutkan master"


Apa itu? cepat beritahu aku!


"Entah bagaimana mekanismenya, semua system memiliki sebuah kapasitas yang digunakan untuk menyimpan Energy Dimensional, jika kapasitasnya sudah penuh maka system akan memunculkan sebuah misi bagi host system tersebut, menurut penelitian tuan Akron Energy Dimensional digunakan untuk oleh system untuk membantu hostnya menjadi lebih kuat"


"Bisa dibilang Energy Dimensional adalah sumber energy dari semua system yang ada"


"Luar biasa, bahkan dirinya mampu mengungkap informasi-informasi yang sangat rahasia dari system, siapa sebenarnya Prof. Akron ini?" Ucap Naori di dalam hatinya.


"Sebagai contohnya saya mentransfer banyak Energy Dimensional dari fasilitas ini ke system master saat master berada di Server World, itulah kenapa sesaat setelah master keluar dari Server World, system milik master memberikan misi utama, itu karena kapasitas Energy Dimensional yang penuh secara tiba-tiba memunculkan sebuah misi karena terpacu oleh banyaknya Energy Dimensional yang sudah terkumpul" Ucap Ai menjelaskan.


"Apa? jadi Quest utamaku itu ulahmu?"


"Iya master"


"Itu tidak mungkin, Prof. Akron benar-benar mengerikan, mungkin saja aku selamat dan mampu membunuhnya itu hanya sebuah keberuntungan belaka, faktanya aku bahkan tidak bisa menang melawannya jika tidak dibantu oleh Death Doll yang tiba-tiba saja muncul" Gumam Naori


"Banyak informasi yang belum aku ketahui, dan mungkin masih akan ada banyak lagi misteri dari system yang akan terungkap di masa depan"


"Aku harus selalu bersiap untuk menghadapi segala sesuatu yang akan terjadi di masa depan" Ucap Naori meyakinkan dirinya.


"Master, bolehkah saya meminta sesuatu kepada anda?"


"Katakan saja!"


"Master, sepertinya tuan Akron mendapat undangan acara lelang dari para petinggi di ibukota Easteria"


"Lalu, apa hubungannya denganku?"


"Karena master telah membunuh tuan Akron dan mengambil alih tempat ini, otomatis anda harus menggantikan peran dari tuan Akron"


"Master, tuan Akron adalah orang paling dihormati di seluruh dunia karena telah membuat banyak tekhnologi canggih yang tidak bisa ditemukan di Treasure, jika tiba-tiba master menolak undangan ini mereka pasti akan curiga, karena tuan Akron adalah sesorang yang sangat suka acara lelang, lagipula undangan-undangan seperti ini akan datang lagi dimasa depan, tidak memungkinkan juga untuk menolak selamanya"


"Jadi maksudmu aku harus berakting menjadi Prof. Akron begitu?"


"Benar sekali master, lagipula acara ini bagus untuk anda, anda bisa mengenal banyak tokoh-tokoh besar dan membangun berbagai koneksi dengan kekuatan-kekuatan besar diluar sana"


"Itu ..." Seketika Naori terdiam sebentar, "Apalagi yang kau tunggu Ai? ayo kita berangkat!" Ucap Naori bersemangat.


"Tapi master, acaranya besok"


"Kenapa tidak bilang dari tadi, padahal aku sudah begitu bersemangat"


"Maaf master"


"Tidak apa-apa"


Ting! Level up


"Ehh, sepertinya mereka sedang bekerja keras, Alter benar Auto leveling seperti ini sangat efisien" Ucap Naori sambil tersenyum.


"Ai tutup ruangan ini! aku akan menemui mereka sebentar dan berpamitan"


"Baik master"


Lalu Naori menemui kelima remaja itu dan berpamitan untuk pulang kerumah.


"Anggap saja tempat ini rumah kalian sendiri, aku pulang dulu ya" Ucap Naori melambaikan tangannya.


"Baiklah, hati-hati dijalan" Ucap Jvalri.


Di bawah jembatan


"Terima kasih sudah bekerja keras clone" Ucap Naori


"Tidak apa-apa, itu hal yang mudah" Ucap clone itu dengan santai.


"Baiklah kalau begitu kalu sudah boleh pergi"


"Ya ampun apakah aku ini hanya alat bagimu?" Ucap clone itu saat akan menghilang.


"Saatnya pulang dan menemui Kaori"


Tok* Tok* suara pintu diketuk.


"Kaori kakak pulang"


"Masuklah kak!"


Naori membuka pintunya, dan masuk ke dalam rumah.


"Kak lihat! aku membawakan banyak kakak keripik kentang dari Magic Market kak Segawa" Ucap Kaori dengan girang.


"Syukurlah" Ucap Naori sambil meneteskan air matanya.


"Kak? kenapa kau menangis?" tanya Kaori dengan ekspresi khawatir.


"Syukurlah ..." Naori mengusap air matanya dan kemudian memeluk adiknya "Kaori kakak janji untuk tidak akan pernah melibatkanmu pada urusan kakak lagi" Ucapnya sambil menangis.


"Apa yang kau bicarakan kak?"


"Tidak apa-apa" Ucap Naori melepaskan pelukannya dari Kaori "Kakak cuma sedang sedih karena besok kakak harus pergi karena urusan pekerjaan jadi tinggal saja dirumah dengan kak Segawa ya" Ucap Naori mengelus kepala adiknya sambil mengusap air matanya.


"Ehh tapi besok kan sekolah kak, kak tidak sekolah?"


"Tidak, jadi besok bawa saja sepedanya ya"


"Kak, apa pekerjaan kakak kali ini sangat penting?"


"Sangat sangat sangat penting"


"Bahkan sampai tiga kali" Ucap Kaori terkejut.


Naori hanya tersenyum melihat tingkah adiknya dan berkata "Kakak lelah hari ini jadi kakak akan langsung tidur"


"Baiklah kak, Selamat malam" Ucap Kaori memberikan ucapan selamat tidur kepada kakaknya.


To be Contiuned*