
Latihan Pergerakan Kaki
Plak! Plak! Plak!
Naori menampar satu-satu pada ikan yang kabur setelah kalah dalam pertandingan menatap dengannya, ia pun membusungkan dadanya dengan bangga setelah membalas seluruh perbuatan ikan-ikan itu padanya.
"Hahaha aku tidak terkalahkan lagi setelah Eye Protect meningkat" ucap Naori.
Lalu Gate yang biasa Chloe gunakan seketika muncul di belakang Naori, terkejut dengan hal itu, Naori berbalik secara perlahan dan melihat Chloe yang keluar dari balik Gate.
Naori pun mendekat dan tiba-tiba saja bertanya "Kak, bagaimana caramu menggunakan Gate itu secara bebas?"
"Hhmmm!?" Chloe sedikit melirik Naori setelah mendengar pertanyaan yang di tanyakan olehnya.
"Sebenarnya aku memiliki dua Elemen, yang satunya adalah elemen air dan yang satunya adalah Elemen ruang" jawab Chloe.
"Elemen ruang?"
"Iya, aku membuat Gate itu dengan Elemen ruang karena konsep dari terciptanya Gate sama persis seperti kekuatan Elemen ruang" ucap Chloe menjelaskan.
"Aku tidak mengerti"
"Suatu hari nanti kau pasti mengerti ... nah, ayo segera mulai latihanmu" ucap Chloe sambil membuat sebuah gate kecil berwarna putih dan mengeluarkan dua buah pemberat kaki dengan tulisan 10 kg yang tertulis di benda itu.
"Pakai ini!"
"Baik kak" jawab Naori yang mengambil alat pemberat dan memasang alat itu di kakinya, ia pun mencoba berenang ke atas namun karena beratnya Naori turun lagi ke dasar kolam.
Melihat Naori yang mencoba berenang ke atas, Chloe memyadari banyak ikan terbaring di dasar kolam dengan keadaan lemas, Chloe pun tersenyum sedikit dengan raut wajahnya yang senang seraya berkata kepada Naori "Sepertinya kau sudah selesai melatih tatapanmu nak"
Mendengar ucapan Chloe, Naori pun menengok ke belakang untuk melihat ikan-ikan yang terbaring lemas karena ia pukul sambil berkata "Sepertinya aku memang sudah mengalahkan semuanya kak" jawab Naori tersenyum untuk membalas senyuman Chloe padanya.
"Sekarang kita akan melatih kakimu, pergerakan sangat di butuhkan dalam pertempuran, bergerak di dalam tekanan air dan pemberat kaki seberat 20 kg bisa melatih pergerakan kakimu nak" ucap Chloe.
Lalu Chloe pun turun ke dasar kolam dan seketika cahaya yang menyilaukan muncul lalu merubah ekornya menjadi kaki manusia, Naori memejamkan matanya hingga saat ia membuka matanya kembali ia terkejut melihat kaki Chloe dan secara tidak sadar berkata "Kak Chloe bisa berubah menjadi manusia!?"
"Tentu saja, kami ras duyung aadalah gabungan antara manusia dan ikan" jawab Chloe.
"Tidak usah mengobrol lagi, lihatlah gerakan kakiku nak!" ucap Chloe yang kemudian berjalan ke depan, ke belakang, ke kanan dan ke kiri dengan sangat cepat untuk memperlihatkan latihan yang harus di jalani Naori.
"Untuk sekarang cobalah meniru gerakanku dengan sempurna menggunakan pemberat itu dan selagi berada di Water Domain" milikku ujar Chloe sembari membuat dua putaran air di atasnya.
"Baik kak" jawab Naori.
Lalu Naori menggerakkan kakinya seperti yang di contohkan Chloe padanya, ia melangkah ke depan satu kali lalu ke belakang, ke samping kanan dan ke samping kiri satu kali hingga mengulangi gerakan itu terus-menerus sampai ia pun akhirnya mengantuk secara tiba-tiba karena efek Narcolepsy.
"Tidurlah nak! setelah bangun, ulangi gerakan ktu sampai kau mampu meniru gerakan kakiku" ujar Chloe.
Chloe pun pergi dengan menggunakan gate dan meninggalkan Naori tidur sendirian.
Saat tengah malam Naori pun terbangun dan langsung kembali melatih gerakan kaki yang di ajarkan oleh Chloe, ia pun mengeluh dan berkata "Kenapa aku malah berlatih melangkah seperti ini ya?"
[Jangan meremehkan latihan seperti ini Master!]
[Walaupun ini memang latihan yang sepele, namun mampu melatih pergerakan kaki yang sangat di butuhkan saat bertarung]
[Seperti latihan menatap, awalnya saya juga heran Master, untuk apa latihan menatap, namun perkataan Lao Tzu waktu itu ada benarnya]
"Perkataan yang mana Alter? aku tidak ingat"
[Saat Lao Tzu mengingatkan pertarungan anda dengan pak Seisen]
[Lao Tzu menjelaskan kalau anda berkedip yang membuat anda lengah sehingga tiba-tiba saja pak Seisen bergerak dan menyerang anda]
"Oohh penjelasan waktu itu kah?" ucap Naori sambil menopang dagunya dan berpikir sejenak.
"Memang benar ... latihan yang sepele seperti ini bahkan menjadi sangat berguna dalam pertarungan" ucap Naori yang mendapat sebuah kesimpulan.
"Hey para ikan, apa kalian ingin membantuku berlatih menatap?: tanya Naori kepada para ikan yang berenang di dekat peti koin emas.
Para ikan pun mendekat ke Naori yang menandakan bahwa mereka mau membantu Naori berlatih menatap, Naori pun berlatih secara ganda, ia melatih pegerakan kakinya menggunakan pemberat dan berlatih menatap dengan ikan sekaligus.
Ia berlatih seperti itu terus hingga menghabiskan waktu sangat lama dan membuat perutnya berbunyi sangat keras, "Bisakah kita berhenti sebentar? aku ingin ke atas dan makan sebentar"
Naori pun berkedip namun para ikan tidak menyerangnya seperti mereka paham dengan perkataan Naori.
"Terima kasih, aku akan segera kembali" ucap Naori kemudian menghilang dari tempat itu dan berada di pinggir kolam dengan badan dan bajunya yang basah kuyub, badannya menggigil sebentar karena kedinginan oleh air yang membasahi badannya.
"A-Alter, aku ingin makanan lengkap dengan nasi, daging, sayuran, dan minuman kaleng" ucap Naori mengeluarkan sebuah Koin emas dari Inventory dan memasukannya ke layar panel milik Alter.
Makanan yang di minta Naori pun keluar dan tiba-tiba saja ada di depannya, Naori membuka minuman kaleng itu dan meminun airnya hingga beberapa tegukan dan berkata "Aahhh" dengan ekspresi puas.
Ia pun mulai memakan makanannya dengan sangat lahap merasakan perutnya yang sudah snagat kelaparan mengingat dirinya yang belum makan seharian ini.
Naori mengeluarkan suara "Hap" dari mulutnya hingga akhirnya makanannya habis dan ia pun meminum minuman kaleng itu sampai habis lalu kembali ke dasar kolam untuk berlatih lagi bersama para ikan.
Naori kembali berlatih pergerakan kakinya bersamaan dengan latihan menatap dengan para ikan hingga tidak lama kemudian tenaganya pun menghilang dan ia mencoba berjalan mendekati kasur untuk segera tidur karena ia terkena efek Narcolepsy.
Sudah tidak kuat lagi, Naori berbaring di samping kasur karena dirinya sudah terlelap dan tidak bisa mencapai kasur sebelum efek Narcolepsy aktif, para ikan pun membawa Naori ke atas kasur menggunakan Magic Power mereka untuk mengangkat Naori.
Lalu beberapa ikan memakaikan selimut padanya dan mulai meninggalkan Naori yang sudah tidur dengan nyenyak kembali ke tempat peti emas dan mengitarinya untuk bermain-main.
To be Contiuned*