
Penyerbuan ketujuh Demon King
Lalu Naori mulai mengambil sedikit jarak dan melompat, Sesaat setelah Naori melompat Arashi mengembalikan waktu seperti semula.
Naori langsung berputar di udara dengan kakinya yang dipadatkan dengan banyak Magic Power.
Blam!
Naori menendang Arashi dengan keras hingga membuatnya terpukul mundur, Arashi yang terpental tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya, akibatnya Naori yang sudah berada tepat di depannya karena berpindah tempat menggunakan Skill Teleportasi mampu memukulnya dengan mudah.
Strike
Naori memukul Arashi dengan pukulan lurus yang membuat Arashi keluar lapangan Sparring.
Ting!
[Skill Fate of Blessing aktif karena kondisi tertentu]
"Pemenangnya Naori Asake"
"Mustahil!"
"Bagaimana aku bisa menerima hasil seperti ini?"
"Sialan, bunuh bajingan ini!"
Suara para siswa menyoraki Naori dengan umpatan mulai terdengar kembali.
"Diam!" Teriak pengajar dari kelas elite yang memimpin jalannya pertandingan sparring.
"Mulai sekarang, murid pindahan Naori Asake akan menjadi First Magic Student, dan tidak ada yang boleh melawan! kecuali jika kalian ingin di keluarkan dari sekolah"
Lalu setelah itu, Naori di nobatkan sebagai First Magic Student dengan melalui sebuah pengangkatan murid jenius oleh Ksatria tertinggi di Negeri Suzaku, Knight Grand Cross menggunakan pedangnya.
"Ini aneh, kenapa aku malah tiba-tiba jadi First Magic Student ya?" ucap Naori dengan heran.
"Lagipula aku juga akan pergi jika misiku sudah selesai" batin Naori.
<--Di dekat perbatasan Negeri Suzaku-->
"Hey Lucifugus, apa kau yakin itu adalah dia?"
"Aku yakin Lucifer, dia adalah sosok itu, setelah melihat ingatanmu aku yakin sekali kalau God itu berada di Negeri Suzaku" ucap orang yang di panggil Lucifugus.
"Kalau begitu siapa anak yang satunya, dia lumayan kuat untuk menerima sersnganku" ujar Lucifer.
"Aku tidak tau, lebih baik kita mengirim Clone untuk menguji seberapa besar kekuatan God itu sekarang" ucap Lucifugus memberi saran.
"Kau benar, kalian setuju kan?" ucap Lucifer menanyakan keputusan dari para Demon King yang lain.
Lalu setelah di tanya oleh Lucifer, para Demon King yang lain mulai menatap satu sama lain dan mengangguk, "Kami setuju Lucifer, lebih baik kita mengirim clone terlebih dahulu untuk mengetes kekuatannya, jika dia benar-benar seorang God seperti yang pernah di lihat Lucifugus, maka ia bisa menjadi ancaman bagi kita" ucap Seorang Demon King bernama Astaroth.
Lalu para Demon king itu mulai membentuk sebuah Clone milik diri mereka sendiri dan membuat ke tujuh Clone dari tujuh Demon King menyerbu Negeri Suzaku.
Di Akademi, Naori yang masih di angkat menjadi First Magic Student menerima sebuah Notifikasi peringatan System.
[Berbahaya Master!]
[Ke tujuh Demon King langsung menyerang ke sini]
"Apa? tujuh? Bukannya Arashi sudah membunuh satu Demon King yang bernama Lucifer?" ucap Naori terkejut dan langsung bertanya ke Alter.
[Demon King Lucifer belum mati Master]
"Apa maksudmu? tapi kenapa Progres di misi system terhitung satu?" ucap Naori yang bingung dengan keadaan misinya.
[Saya sendiri tidak tau Master]
Suara tanah terguncang, itu adalah efek dari adanya gempa, Suara ledakan terdengar dari kejauhan dan membuat Naori terkejut.
"Apakah mereka sudah sampai?" ucap Naori sambil menyetabilkan pijakannya di tanah.
[Cepat pergi ke Arashi Master!, hanya dia yang bisa melawan semua Demon King sekaligus]
"Baiklah, biarkan aku mencari dulu di mana Arashi" ucap Naori sambil melihat ke kanan dan ke kiri mencari sosok Arashi.
Teleportasi
Naori langsung berpindah tempat ke atas sebuah gedung di Akademi untuk mencari Arashi, "Itu kan!" Naori melihat sosok Arashi yang terbang menuju ke arah kekacauan yang di buat oleh para Demon King.
Naori yang melihat Arashi pergi sendirian tanpa mengajaknya menjadi ragu, "kenapa Arashi tidak mengajakku? apakah aku masih lemah untuk melawan salah satu Demon King?"
"Tapi ... jika dia maju sendirian dia bisa terbunuh!" Naori yang bimbang setelah pertarungannya melawan Lucifer menjadi ragu untuk mengikuti Arashi.
"Aku harus ke sana, meskipun aku hanya bisa membantunya dari jauh" ucap Naori membulatkan tekadnya dan mulai terbang mengejar Arashi.
Duar! Duar! Duar!
Suara ledakan besar menggelegar di berbagai tempat, Banyak ledakan mulai terjadi di negeri Suzaku, membuat banyak penduduknya panik dan lari pontang-panting kesana dan kemari untuk menyelamatkan dirinya.
"Aku harus segera ke sana" ucap Naori yang melihat banyak ledakan dari jauh, sesaat setelah mengatakan itu, Naori terbang lebih cepat dan mencari sebuah tempat yang tinggi untuk mengamati.
Hup*
"Aku rasa di sini cukup tinggi", lalu Naori mengeluarkan Busur Wind of Calamity dan menarik talinya, "Wind Arrow" Naori membuat anak panah angin dan langsung menembakannya ke arah ledakan.
Swosh!
Anak panah Naori melaju dengan cepat menuju arah ledakan, sesaat setelah sampai di jangkauan ledakan Panah Naori langsung meledak dan membuat Asap hasil ledakan langsung pudar setelah anak panah Naori hancur dan membuat angin di sekitarnya berputar hingga membuatnya memudar secara perlahan.
"Masih ada banyak", Naori menarik busurnya kembali dan menciptakan anak panah.
Swosh!
"Clone Arrow" Naori membuat satu anak panah yang baru saja dia tembakkan menjadi puluhan anak panah dan mengarahkannya masing-masing ke arah ledakan untuk memadamkan api yang menjalar akibat ledakan.
"Aku akan membantumu dari jauh, jadi aku serahkan sisanya padamu Arashi!" ucap Naori dengan memegang busurnya dan melihat sebuah energy yang meluap-luap dari arah para Demon King datang.
"Alter, perlihatkan target Demon King padaku! aku akan menembakkan anak panah dari sini untuk membantu Arashi" ucap Naori kepada Alter.
[Baik Master]
Lalu sebuah gambar target berwarna kuning yang terlihat di mata Naori mulai muncul untuk mengarahkan Naori dan menunjukkan keberadaan para Demon king.
"Di sana ada satu yang bersembunyi" ucap Naori yang melihat sebuah bukit yang ada di kejauhan, lalu Naori menarik busurnya dan membuat anak panah sekali lagi, namun anak panah yang dia buat bukanlah Wind Arrow, melainkan sebuah anak panah yang terbuat dari Light Element.
"Aku baca di novel-novel terkenal kalau Iblis lemah pada kekuatan cahaya" guman Naori.
Swosh!
Naori langsung menembakkan Anak panah itu ke arah salah satu Demon King yang bersembunyi di balik bukit, karena saking jauhnya anak panah Naori melaju dengan lambat, namun hanya kelihatannya, sebenarnya anak panah itu melaju sangat cepat karena penggunaan busur Wind of Calamity memberikan efek pengurangan tekanan angin yang membuat anak panah bisa melaju tanpa adanya beban dari angin yang di lewatinya.
Anak panah Naori sampai di balik bukit, terlihat kilatan cahaya putih kekuningan setelahnya, tiba-tiba gambar target yang ada di balik bukit pindah di depan Naori, terlihat sosok buram yang mulai menyerang Naori dari dekat
Buak! Naori terpental sangat jauh karena kuatnya serangan yang di terima olehnya.
Blerg*
Naori muntah darah dan terlihat sosok pria dengan topi koboi yang menangkap Naori yang terpental karena sebuah serangan yang tidak diketahui.
To be Contiuned*