
Pembunuh dengan kode nama G
Suasana tegang terbentuk dengan munculnya seseorang dari balik tirai yang melawan Sosok Akron Swectler, Sambil menggengam tangannya Naori melihat orang itu.
[Apa yang kau lakukan Master?]
Lalu Naori melompat dari beranda itu lagi dan mendarat tepat di depan orang itu.
[Master? ...]
Alter terdiam karena tidak mengerti apa yang akan di lakukan Naori selanjutnya.
"Kau bilang Energi di dalamnya melimpah kan? paman?" ucap Naori sambil tersenyum dan mengarahkan tatapannya itu ke potongan berbentuk Puzzle itu.
"Kalau iya memangnya kenapa?" orang itu menjawab Naori dengan nada kasar.
Lalu Naori berjalan mendekat ke arah potongan puzzle itu dan berkata "Snacth Ability"
[Failure]
[Tunggu Master! level skill anda tidak memadai untuk mengambil seluruh energy itu]
"Hahaha Bukankah itu bagus!?"
Snatch Ability
[Failure]
Snatch Ability
[Faillure]
"Snatch Abillity, Snatch Ability, Snatch Abillity, Snatch Ability ..."
Sambil tersenyum dan tertawa tidak jelas di panggung itu Naori menggunakan Skill itu berkali-kali, hingga suara notifikasi System berbunyi
Ting!
[Skill Snatch Ability telah meningkat]
[Master ... jangan-jangan anda menggunakan benda itu untuk menaikaan level skill]
"Tepat sekali" jawab Naori sambil tersenyum.
"Sebelumnya aku tidak membaca deskripsi skill ini, namun setelah aku beristirahat di sofa tadi aku membaca beberapa deskripsi skill- ..." ucap Naori.
"Apa anak ini gila?" ucap orang itu sambil melihat Naori yang dari tadi mengucapkan Snatch Ability dengan sikap yang aneh, lalu orang itu mendogak ke atas dan melihat sosok Akron Swectler yang juga menampakkan senyumannya, "Apa yang mereka rencanakan!?" ucap orang itu kebingungan dengan tatapan waspada.
"Snatch Ability, skill ini mampu merebut kekuatan milik seseorang, dan mungkin bukan hanya itu ..." Naori kembali tersenyum, "Setelah aku mencobanya ternyata benar, skill ini mampu merebut kekuatan apa pun dan mengekstraknya agar bisa menjadi milikku"
Snatch Ability
Ting!
[Skill Snatch Ability telah meningkat]
"Tuan muda,bisakah anda menyingkir dari benda itu? anda mengganggu prosesnya perlelangan" ucap sang MC yang memperingati dan mengusir Naori
"Dan bukan hanya itu, aku juga membaca deskripsi skill Vatality" Ucap Naori yang mengabaikan perkataan MC dan tiba-tiba langsung berbalik dan meninju angin, namun suara Buk! terdengar sangat keras di ruangan itu.
"Vatality!" ucap Naori dengan nada keras.
Duar!
Sebuah benturan keras terjadi di dekat area para pelelang yang ada di depan panggung.
"Bahkan Skill Sharp Eye yang tidak pernah aku gunakan bisa sehebat ini untuk melihat pergerakan orang yang bersembunyi menggunakan Skill Invisible" ucap Naori menutup matanya dan kembali membuka matanya dengan tangannya.
"Mustahil, bagaimana caramu bisa melihatku dan bereaksi secepat itu?" tanya seseorang di balik kabut debu yang berhamburan karena benturan tadi.
"Tentu saja dengan Reflek yang aku punya karena Skill Reflex Arc" jawab Naori kepada orang itu.
Lalu orang yang menentang Akron Swectler maju di depan Naori dan menghalangi Naori seperti menngatakan mundurlah!.
"Baiklah, urus saja dia paman, aku akan fokus pada pekerjaanku" ucap Naori yang kembali berkata "Snatch Ability" dan fokus meningkatkan level skill miliknya dengan potongan puzzle itu.
"Murder, kalian berani menginjakkan kaki kalian disini, jadi jangan salahkan aku untuk tidak menahan diri" ucap orang itu.
Lalu seseorang dari balik kabut mengibaskan tangannya dan keluar dari kabut debu itu, ... tiba-tiba sebuah serangan di lancarkan olehnya dan mengarah kepada Naori.
"Jangan harap bisa menyakiti tamu VIP dariku" ucap orang itu menghalau serangannya.
Karena terkejut setelah menghalau serangan itu, orang itu secara tidak sengaja berkata "Petinggi Murder!? ... kau pembunuh dengan kode nama G"
"Apa aku begitu terkenal? Master Gold House!" ucap seseorang dengan kode nama G.
"Tidak juga, aku hanya kebetulan membaca sedikit informasi milikmu" ucap master Gold House mengeluarkan tombaknya dan memunculkan baju perangnya.
"Kau yakin ingin bertarung!?" Ucap G dengan mengeluarkan belatinya.
"Tenang saja, para bawahanku akan memasang barier pada para tamu agar tidak terluka" ucap master Gold House seperti sudah tau kalau G akan menjadikan Para tamu sebagai sandera.
"Tch, Sialan" ucap G.
Ting!
[Skill Snatch Ability telah meningkat]
Setelah Naori berbalik dan melihat G, Naori terkejut dan secara tidak sengaja mengatakan "Eugh* Paman!?"
"Ada apa?" jawab master Gold House.
"Tidak, itu bukan kau, tapi- ..." Ucap Naori yang tiba-tiba menunjuk G, "Dia!"
"Oi Alter, kenapa ada nickname pada orang itu!?" tanya Naori kepada Alter di dalam hatinya.
[Itu karena System menerjemahkan Informasi orang yang menyembunyikan diri dari Master]
[Memangnya kenapa Master?]
"Tidak- ..." ucapan Naori terpotong.
"Hhaaa" Master Gold House maju dan menyerang G dengan kecepatannya dan menusukkan tombaknya.
Swush!
G menghilang dengan cepat dan seketika berada di belakang Master Gold House, tiba-tiba master Gold House tersenyum dan berbalik arah seraya berkata "sudah kuduga kalau kau akan kesitu" ujarnya sambil melompat dan menusuk tombak ke G yang melayang di udara.
"Gawat, aku mengambil keputusan yang salah" ucap G yang panik di dalam hatinya.
Reflex
Jleb* Tombak itu menusuk tangan Naori, "hentikan ini!" teriaknya.
Drap* suara kaki Master Gold House, G dan Naori menyentuh tanah secara bersamaan.
"Paman Gold House, bisakah kau biarkan dia? aku yang telah membunuh bawahannya, karena itulah dia kesini" tanya Naori.
"Apa!?"
G yang secara terkejut langsung lepas kendali dan menyerang Naori.
Time Stop
Lalu Naori memegang tangannya dan menendang perutnya untuk memberikan sedikit kerusakan.
Strike
"Maaf paman, aku akan segera menyelamatkanmu" ucap Naori yang akan melempar G ke sudut ruangan.
Time Release
Duar!
Benturan keras itu sampai membuat dinding ruangan itu roboh.
"Apa yang- ..." Master Gold House terkejut karena pergerakan Naori yang tidak terlihat olehnya.
Uhuk* uhuk* Suara batuk G terdengar di ruangan itu karena semuanya terdiam melihat pergerakan Naori yang tidak bisa dilihat.
"Maaf Shen Yu, aku tidak bisa membalaskan dendammu" Ucap G yang memasukkan dirinya ke dalam bayangan.
"Hentikan dia!" teriak Master Gold House kepada seluruh orang.
Lalu Naori merentangkan tangannya dan menghalangi Master Gold House agar tidak bisa mengejar G.
Sesaat sebelum seluruh tubuhnya memasuki bayangan G melihat wajah Naori dengan senyuman yang lembut dan tangannya yang mengacungkan jari jempolnya.
"Bocah ini! akan kubunuh suatu hari nanti" ucap G yang memasuki bayangannya dan pergi dari tempat itu.
"Apa yang kau lakukan bocah!? kau membela Murder!?" teriak Master Gold House kepada Naori dan memegang kerah bajunya.
"Maaf, aku akan membayar biaya kerusakan itu" jawab Naori kepada Master Gold House.
"Aku tidak butuh itu! Dasar Bocah sialan!" Teriak Master Gold House yang akan menampar Naori.
"Hentikan Rasmond! apa yang akan kau lakukan pada muridku?" ucap clone Naori menghentikan Master Gold House menampar Naori.
"Maaf Akron, sepertinya aku terbawa suasana" jawabnya melepaskan kerah Naori.
"Beri kami penjelasan murid! kenapa kau menyelamatkan Petinggi Murder yang harga Buronannya di Easteria bisa mencapai 10.000 Koin emas?" tanya clone Naori kepada Naori.
[Master, apakah perlu aku sediakan Skenario?]
"Tidak perlu Alter, aku bisa menjawabnya sendiri" jawab Naori di dalam hatinya.
"Itu- ... Itu karena orang itu pernah bertarung bersama ibuku sebelum dia meninggalkanku" Ucap Naori yang tiba-tiba menangis.
[Master!?]
Alter yang bingung langsung menelusuri ingatan Naori dan seketika menemukan jawaban kenapa Naori menangis.
[Ternyata orang yang baru saja diselamatkan Master adalah- ... Rekan dari ibu Master, Galoth]
To be Contiuned*