Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 94



Chloe dan Water Domain


Di hadapan ikan yang menyerupai wanita itu, Naori terdiam sesaat memikirkan harus bagaimana ia menjawab pertanyaannya, sedangkan dirinya hanya spontan menyebut nama Putri Duyung karena ia teringat dengan cerita putri duyung yang pernah ia baca saat berada di bumi.


"Bagaimana ini?" batin Naori.


[Master, cobalah untuk merayunya]


"Kau gila? tapi bukan ide yang buruk"


...


Naori diam sejenak dan mengambil nafas di air kolam itu, "Melihatmu yang memakai Mahkota dengan wajah secantik itu, bukankah sudah pasti kalau kau adalah seorang putri ataupun ratu?"


"Eehh!?"


...


Wanita itu pun melepaskan jarinya dari dagu Naori dan menyentuh pipi Naori dengan kedua tangannya dan menamparmya.


"Beraninya kau menggodaku!"


"Tapi, aku tidak bermaksud- ..."


Lalu Wanita itu menyentuh bibir Naori dengan jari telunjuknya dan berkata "Ssstt"


"Karena salah satu kekuatanmu di sukai para teman-temanku maka mulai hari ini aku akan melatihmu"


"Kekuatan seperti apa?" tanya Naori.


"Jangan-jangan Statistik Luck!?" batin Naori.


Wanita itu sedikit menjauh dari Naori dan menunjukkan telapak tangannya, Wush! putaran air terbentuk di tangannya.


"Elemen Air, kau pasti memiliki elemen air kan?" tanya wanita itu.


"Aku punya"


"Bagus, istirahatlah untuk hari ini, mulai besok aku akan mengambil alih pelatihanmu dari pak tua itu"


"Eeh? kau kenal pak tua itu?"


"Hhmm" Wanita itu mengangguk lalu berkata "Pak tua menjengkelkan itu kan? pasti sangat menderita berlatih bersamanya"


"Ya benar, bahkan saat di bawa ke sini pun aku selalu di buat pingsan tidak jelas olehnya" ucap Naori dengan raut wajahnya yang bersemangat.


"Benar-benar, akhirnya aku menemukan orang yang tau rasanya di siksa pak tua itu"


Lalu keduanya pun merangkulkan tangan mereka dan bersalaman secara bersamaan, "Apa kau ingin balas dendam?" tanya wanita itu.


Naori mengangguk dan membalas perkataan wanita itu, "Aku sangat ingin melakukannya" ucapnya.


"Kalau begitu aku akan kembali ke kerajaan terlebih dahulu untuk menyiapkan pelatihan besok, kembalilah! kau pasti bisa ke atas sana kan?"


"Entahlah, aku akan mencobanya"


Naori berdiri dan mendongak ke atas, lalu memejamkan matanya dan tiba-tiba saja menghilang dari sana.


"Anak ini bisa hilang!?"


Karena terkejut wanita itu menyebarkan Magic Powernya hingga ke pinggir kolam itu, di sana terdapat Naori yang sedang berdiri dengan baju dan tubuhnya yang basah kuyub.


"Syukurlah anak itu bisa ke atas, kalau begitu aku juga harus kembali ke kerajaan" ucap wanita itu.


Kemudian sebuah Gate berwarna biru kembali terbentuk dan wanita itu melewatinya hingga akhirnya Gate itu tertutup setelah wanita itu pergi, di pinggir kolam Naori melepas bajunya dan mencoba mengeringkannya dengan memeras air yang ada di bajunya, beberapa saat setelah mengeringkannya ia pun berjalan ke lapangan dan melihat banyak orang sedang berlatih.


[Master, sebenarnya anda bisa sampai ke dasar kolam karena di lempar oleh mereka ber-empat]


Terlihat di mata Naori beberapa gambar Target di atas kepala empat orang, karena kesal setelah mendengar perkataan Alter, Naori pun mengeluarkan busurnya dan membuat sebuah panah dari Elemen Air dan menembakkannya kepada ke empat orang itu secara bersamaan setelah berkata "Clone Arrow"


Pyar!


Panah itu berubah menjadi air dan membasahi tubuh ke empat orang itu setelah panahnya mengenai mereka, semuanya pun melihat Naori di samping lapangan yang menggunakan busur, karena di lirik banyak orang Naori pun menyimpan busurnya dan berjalan mendekati kerumunan orang, lebih tepatnya mendekati Pak Seisen.


"... Chloe, aku mengerti nak"


"Sampai saatnya tiba nanti aku akan mengetesmu dan mengujimu, seberapa hebat Chloe mampu mengajarimu" ucap pak Seisen menatap Naori dengan senyuman jahat di wajahnya.


"Baik pak, aku akan membuktikannya" ucap Naori yang kemudian berbalik dan pergi meninggalkan lapangan dan berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya lalu ke kamarnya, sesampainya di kamar Naori langsung membaringkan tubuhnya seraya berkata "Alter, percepat efek Narcolepsy, aku tidak ingin tidur lagi saat latihan"


[Baik Master]


Ting!


[Anda terkena efek abnormal Narcolepsy]


[Selamat malam Master]


Naori terlelap di sore hari itu dengan raut wajahnya yang tersenyum setelah terlelap dalam efek Narcolepsy.


Di pagi harinya berkisar pukul 06.00 pagi, di pinggiran kolam berdiri pria Seisen dengan membawa Naori di dekapannya.


Byur!


Suara air tercipta setelah pak Seisen menceburkan Naori yang di bawanya ke dalam kolam kecil itu, muncul gelembung udara dari bawah dan kepala dari Naori muncul ke permukaan air seraya berkata "Bwuahh"


"Pak tua ini!"


"Segeralah berenang ke bawah!" ucap pak Seisen pergi meninggalkan Naori setelah menceburkannya ke kolam itu.


"Cih"


Naori mendecakkan mulutnya dan kemudian berenang ke dasar kolam dan menunggu hingga wanita bernama Chloe yang kemarin ia temui datang dan melatihnya.


Di saat sedang menunggu, Naori berlatih menatap dengan para ikan hingga akhirnya Naori kalah beberapa kali dan di tampar oleh ikan dengan ekornya.


"Sialan! satu kali lagi"


Naori menantang ikan itu lagi hingga akhirnya sebuah gate berwarna biru terbuka dan muncul sosok Chloe dari balik Gate.


Chloe!


Naori berkedip dan ikan yang berada di hadapannya langsung bersiap mengumpulkan Magic Power lalu mengibaskannya kepada Naori hingga terpental.


"Hhhmm!? bagaimana kau tau namaku? apa pak tua itu yang memberitahumu?"


"Iya" jawab Naori sambil menggosok-gosok pipinya yang sakit terkena kibasan ekor ikan itu.


"Tidak Sopan!" ucap Chloe memukul kepala Naori dengan keras hingga membuatnya menunduk seraya berkata sekali lagi "Panggil aku Kak Chloe"


"Umurku lebih tua darimu, kau tau itu kan nak?"


"Maaf kak Chloe" ucap Naori mengigit bibirnya dan mulai mendongak ke atas, Naori menatap wajahnya dan kemudian menyimpulkan sesuatu.


"Kak, apakah umurmu dua puluh lima tahun?"


Plak!


Chloe memukul kepala Naori sekali lagi seraya berkata "Tidak sopan!" dan mencengkram wajah Naori di pipi menggunakan tangannya lalu mendekatkan wajah Naori ke dekat wajahnya.


"Tanpa berlama-lama lagi ayo segera mulai pelatihanmu nak, fanyak yang harus alu ajarkan padamu" ucap Chloe melepaskan cengkramannya dari wajah Naori.


Chloe berenang menjauh ke atas dan merentangkan tangannya lalu membuat dua pusaran air di belakangnya, setelah pusaran itu terbentuk Chloe menunduk ke bawah menatap Naori dengan tatapan meremehkan.


"Apa kau bisa membuat yang seperti ini?"


"Entahlah~"


Naori langsung berenang ke atas dan melayang berhafapan dengan Chloe sembari menutup matanya, Magic Power merembes keluar dari tubuhnya dan mengitarinya seperti yang biasa ikan-ikan lakukan padanya, lalu Magic Power itu berkumpul menjadi satu dan berputar di telapak tangannya secara perlahan dan mulai membentuk sebuah putaran air.


Namun tiba-tiba saja Magic Power yang ia kumpulkan menyebar dan menghilang seketika karena di serap dua putaran air yang Chloe buat di belakangnya, Chloe yang melihat hal itu menertawakan Naori dan tersenyum.


"Ini adalah latihan untukmu nak ... buatlah Magic Powermu menjadi pusaran air di Water Domain milikku, di mana Magic Powermu akan langsung buyar jika kau tidak berkonsentrasi penuh" ucap Chloe menjelaskan dengan wajahnya yang meremehkan


To be Contiuned*