Magic Blessing In Another World

Magic Blessing In Another World
Chapter 45



Perlelangan


Clap*


Suara lampu mati, lalu ...


Clap*


Suara lampu hidup, namun lampu itu hanya mengarah ke panggung tempat dimana item yang akan diletakkan untuk di lelang, dan beberapa lampu redup lainnya pun mulai hidup di beberapa tempat untuk menerangi tempat yang gelap.


"Para hadirin sekalian" Ucap seseorang yang memakai topeng penutup mata berwarna hitam keluar dari balik tirai yang ada di belakang panggung.


"Kalian pasti sudah menunggu lama, tanpa basa-basi mari kita mulai perlelangannya"


"Uwooohhh!"


Teriakan orang-orang yang mengikuti perlelangan itu bergemuruh di tempat itu.


"Baiklah untuk item pertama", ... Sesaat setelah orang yang membawa acara mengatakan itu seorang wanita mendorong sebuah meja yang di atasnya di tutupi sebuah kain pernak-pernik yang dihiasi Magic Stone.


Lalu wanita itu membuka kain itu dan orang pembawa acara yang biasa di sebut MC (Master of Ceremony) itu berkata "Dragon Stone"


"Harga awal dimulai dari 500 Koin Magic"


Lalu terlihat sebuah papan berisi angka nomor 7 yang terangkat dari sebuah ruang VIP.


"1.000" Ucapnya.


"Ohhh penawaran pertama berasal dari tamu VIP, aku rasa Dragon stone ini akan menjadi milik para VIP, apakah ada penawar yang lain?" Ucap MC itu menyoraki orang-orang yang mengikuti acara perlelangan itu.


Lalu Papan yang lain mulai terlihat dan menawar 1.500 Ucapnya melawan penawaran dari penawar yang sebelumnya.


"1.500 satu kali, 1.500 dua kali, 1.500 tiga kali"


"Selamat kepada penawar dari ruang VIP nomor 3 karena telah memenangkan Dragon Stone seharga 1.500 Koin Magic"


"Baiklah, kita akan melanjutkan perlelangan ke item yang selanjutnya!"


"oi, oi, oi, Apa-apaan dengan semua Koin itu? apa aku memiliki 1.500 Koin magic? aku bahkan tidak memiliki koin sebanyak itu"


"Tenang saja master, tuan Akron memiliki lebih dari tujuh puluh juta Koin Magic" jawab Ai yang tiba-tiba menyahut dari Earphone yang Naori pakai"


"Apa? Tu- Tujuh puluh-... juta?" Naori terkejut dan melongo mendengar ucapan Ai.


"Tujuan master adalah menawar item terakhir yang akan dilelang karena itu adalah kebiasaan tuan Akron,setelah itu master terserah mau membuat koneksi atau apa pun itu, karena setelah perlelangan ini adalah acara pesta"


"Ehh? kau tidak pernah bilang kalau ada pesta"


"Maaf master, karena anda begitu giat berlatih saya lupa menyampaikan informasi ini kepada master"


"Jangan bohong! bagaimana bisa Artifical Intelligence bisa lupa dengan data yang tersimpan? kau hanya sengaja tidak memberitahu ku kan Ai?" tebak Naori.


"Master memang hebat" ucap Ai singkat.


"Pesta ya, sepertinya menarik ... tapi aku lelah" Ucap Naori yang membaringkan tubuhnya di sofa.


"Alter, bangunkan aku kalau acara ini sudah selesai! aku ingin tidur sebentar"


[Baik Master]


"Baiklah untuk item yang kedua ... Ini adalah sebuah benda yang bahkan seorang Apraiser (Penilai) Profesional sekalipun tidak bisa mengetahui item jenis apa ini, karena itu lah kami menyebut item ini Uknown Sword"


"Harga awal dimulai dari 1.000 Koin Magic"


Lalu Banyak papan mulai terangkat, suara ricuh mulai membuat acara itu menjadi rusuh karena banyaknya orang menawar.


1.100, 1.200, 1.300, 1.400, 1.500 orang-orang yang mengikuti acara itu mulai menaikkan harganya sedikit demi sedikit namun ... penawaran itu dipotong oleh sebuah suara yang berasal dari ruangan VIP nomor 1.


"5.000" Ucapnya sambil mengangkat papan nomornya.


"Dia menaikkan tawaran sangat tinggi!"


"Jangan menawar lagi! item itu sudah di incar olehnya"


"Sial aku rasa kita tidak beruntung"


Ucap orang-orang yang mengikuti perlelangan itu mengeluh sesaat setelah clone Naori menawar sangat tinggi.


"Kurasa aku terlalu banyak menawar" Ucap Clone Naori


[Tidak apa-apa, lagipula pedang itu cocok untuk Master]


"Yah baguslah" ucap Clone itu sambil menghela nafasnya.


"Karena sepertinya tidak ada yang menawar lagi, maka Uknown Sword di menangkan oleh ruangan VIP nomor 1"


"Lalu untuk Item yang ke tiga ... ini juga merupakan sebuah item yang tidak diketahui"


"Tidak ... bukan item, melainkan sebuah telur!" Teriak mc kepada seluruh orang-orang


"Sekilas telur ini seperti telur ayam yang hanya memiliki ukuran besar, namun telur ini di temukan di sebuah Transcendent Gate dengan Tipe air jadi bisa dipastikan, kemungkinan hewan yang akan menetas adalah hewan air" ucap mc itu sambil menggunakan kode kepada pelayan wanita yang membawakan telur tersebut untuk membuka penutup itemnya.


"Karena hewan berjenis air tidak begitu berguna, kami tidak begitu mengharapkan telur ini akan di beli oleh seseorang, jadi harga awalnya adalah 100 Koin Magic"


"100" Terdengar suara penawaran dari ruangan VIP nomor 1.


"100 satu kali, 100 dua kali, 100 tiga kali"


"Selamat kepada ruangan VIP nomor 1 karena telah mendapatkan telur berjenis hewan air, kami ucapkan terima kasih karena telah membeli telur ini dari kami"


"Lanjutkan saja perlelangannya! aku sudah bosan menunggu" Ucapnya kepada mc itu.


"Baik tuan" jawab mc itu dengan keringat yang membasahi wajahnya seraya berkata di dalam hatinya "suara ini seperti pernah aku dengar"


"Baiklah untuk item ke empat adalah ... ini dia Item Jubah Penghilang, jubah ini mampu menyembunyikan penggunanya bahkan menghindari deteksi dari Transcendent Rank"


"Ada 10 Jubah yang tersedia, jadi harga untuk harga awalnya adalah 300 Koin magic"


Banyak dari para pelelang yang menawar harga sangat tinggi hanya untuk jubah itu.


"1.300"


"1.600"


"1.900"


Persaingannya sangat sengit hingga harga 1 jubah itu saja bisa mencapai 2.000 Koin Magic, lalu ketika Ruang VIP nomor 2 menawar semuanya berhenti menawar.


Papan yang ada di Ruang VIP nomor 2 terangkat dan terdengar suara "2.500" dari dalan ruangan itu.


"2.500 satu kali, 2.500 dua kali, 2.500 tiga kali"


"Selamat kepada ruang VIP nomor 2 karena telah memenangkan Jubah Penghilang dengan harga 2.500 Koin Magic" ucap mc itu memberi pujian.


"Baiklah kita lanjutkan untuk jubah lain yang selanjutnya, harganya masih sama yaitu 300 Koin Magic"


400


500


600- ...


Perlelangan itu berlangsung lumayan lama karena ada 9 Jubah yang tersisa, hingga tersisa satu Jubah yang tersisa.


"Sungguh penawaran yang sengit, hanya tersisa 1 Jubah, siapakah pemilik jubah terakhir kita mulai!"


Setelah mc mengatakan itu papan dari ruangan VIP nomor 1 langsung terangkat dan menawar "5.000"


"Ohhh ruangan VIP nomor 1 benar-benar menawar banyak Koin, apakah ada yang ingin menawar lebih tinggi?"


"6.000" papan dari terangkat dan menawar lebih tinggi.


"Ooh- ... ternyata ada yang menawar lebih tinggi" ucap mc itu mulai gugup dengan keringat yang membasahi wajahnya.


"Apa dia gila?"


"Itu ruang VIP nomor 1 lho"


"Dia berani melawan orang berpengaruh di Easteria"


Orang-orang yang mengikuti perlelangan itu mulai penasaran dan bertanya-tanya siapa orang yang berani melawa ruang VIP nomor 1.


"Kuh* ... Identitas ini bahkan masih bisa dilawan, orang ini menarik" ucap clone Naori sambil mengangkat papannya dan keluar dari ruang VIP dan muncul di beranda yang ada di ruang itu.


"7.000" ucap clone Naori sambil mencari orang yang menawar lebih tinggi.


"Itu!"


"Itu adalah! Profesor Akron Swectler!" Mc itu terkejut sesaat setelah clone Naori keluar dari ruangannya.


"Tu-tuan kenapa anda keluar? identitas anda jadi terbongkar"


"Tidak apa-apa, aku hanya ingin melihat orang yang punya nyali untuk melawanku!" ucap Clone itu sambil melepas kalungnya.


Boom!


Tekanan Magic Power di keluarkan dari tubuh clone itu, dan clone Naori berkata "Benar-benar menyebalkan"


To be Contiuned*