
Berakhirnya Narcolepsy dan Tantangan Naori
Beberapa haris sudah terlewat di dasar laut, Chloe terus-menerus melatih Naori dengan melemparkan beberapa tombak sekaligus, Naori menghindari dengan mencondongkan tubuhnya ke kiri, namun salah satu tombak masih menggores perutnya hingga membuat Naori mengeluarkan darah.
"Aaww"
Naori langsung membuka matanya dan melihat luka yang baru saja ia dapatkan, "Instant Heal" Naori menyembuhkan lukanya dan berkata "Ayo lanjutkan lagi latihannya kak!"
Chloe cemas, jika saja tombak itu bergeser sedikit, ia bahkan bisa menusuk tubuh Naori, karena itulah Chloe mulai berhenti membuat tombak dan menggantinya kembali dengan Magic Ball, namun lemparannya lebih cepat dari pada tombak air sehingga Naori mulai kesulitan dan terkena serangan Magic Ball Chloe.
Pyar!
Magic Ball itu mengenai dahi Naori dan membuatnya mundur ke belakang dan ia pun tersungkur.
"Hhoaam"
Naori menguap dan mengeluarkan gelembung udara dari mulutnya lalu berkata "Kak, aku memgantuk"
"Baiklah, kita sudahi untuk hari ini" jawab Chloe yang mendekati Naori.
Naori pun segera menutup matanya karena kuatnya efek Narcolepsy yang mempengaruhi dirinya, Chloe membuka Gate dan membawa Naori kembali ke dasar kolam untuk meletakkannya di kasur lalu menyelimutinya.
Ia pun duduk dan melihat Naori sambil menatapnya dengan mulutnya yang tersenyum tipis, "Perjalanan anak ini masih lama melihat bagaimana dia kesusahan saat merasakan keberadaan musuh, jika begini dia tidak akan berkembang lebih jauh dan hanya mengandalkan kekuatan dasarnya" Gumam Chloe.
"Bagaimana ini? aku tidak begitu hebat dalam mengajar"
[Jadi begitu, sepertinya sudah saatnya bagi Master untuk menyelesaikan latihan ini dan segera keluar]
...
Di dalam diri Naori, Alter tiba-tiba muncul dengan layarnya yang bergerak sendiri dan membuka fitur Shop, panel itu menekan tulisan skill lalu panel system bergerak ke bawah dengan dangat cepat seperti sedang mencari sesuatu, panel itu seketika berhenti dan menekan sebuah Skill yang bertulisan Feeling.
Ting!
[Skill Feeling telah di beli]
[Skill telah di tambahkan ke daftar skill]
[Dengan begini Master akan lolos kualifikasi Chloe]
Setelah mengatakan itu, lalu Alter pun menghilang bersamaan dengan layar panel system.
Keesokan harinya Naori terbangun dan menguap lalu segera meregangkan tubuhnya karena merasa pegal setelah tidur sepanjang malam seraya berkata "Eemmn ... Sudah lama aku tidak tidur se-nyenyak dan selama ini"
Naori pun melihat ke samping kasur yang ia tiduri, terlihat di matanya Chloe yang sedang tidur di sampingnya hanya dengan kepala dan tangan sebagai bantalan, rambutnya yang menutupi sebagian tubuhnya dan wajahnya membuat Chloe begitu cantik di mata Naori, ia pun langsung memalingkan wajahnya dan mencoba untuk menahan diri melihat Chloe.
"Apa ini? bagaimana bisa wanita yang berumur masih semuda dan secantik ini?" batin Naori yang menyangkal kecantikan Chloe sembari melihat Statistik Chloe dengan matanya yang menggunakan Skill Observasi.
Lalu ia pun segera berbaring kembali dan membuat gerakan yang besar di kasur sehingga membangunkan Chloe, Naori yang menyadari hal itu langsung memejamkan matanya dan berpura-pura tidur.
Chloe pun bangun dan menggosok-gosok matanya untuk membuat matanya terbuka sehingga ia bisa segera sadar dari bangun tidur, Chloe melihat Naori dengan nafasnya yang tidak teratur dan ekspresi wajahnya yang di paksakan lalu berkata "Nak, kau sudah bangun kan? segeralah makan! kita harus segera melanjutkan latihanmu"
Mendengar perkataan Chloe, Naori membuka matanya kembali dan langsung bangun dari kasurnya lalu berdiri seraya berkata "Kalau begitu aku akan ke atas dulu kak"
"Baiklah, makan sampai kenyang ya" ucap Chloe dengan senyuman lembut yang terlihat di wajahnya yang cantik dengan rambutnya yang bergelombang karena tekanan air.
Naori pun mengangguk dan berpindah tempat ke pinggir kolam mendapati dirinya berada di belakang para siswa yang di bimbing oleh pak Seisen sedang melakukan latihan menatap, mereka semua pun menoleh karena ke belakang karena menyadari Naori yang tiba-tiba ada di sana.
Plak! Plak! Plak! Plak!
Banyak orang terkena kibasan ekor ikan dan membuat beberapa dari mereka tersungkur, seseorang bernama Lao Tzu pun berdiri dan mendekati Naori seraya berkata "sudah lama sekali kawan" ucap Lao Tzu mencoba akrab dengan Naori.
Melihat wajah Lao Tzu, Naori masih teringat dengan kejadian yang di beritahu Alter kalau dirinya di ceburkan ke dalam kolam itu oleh Lao Tzu dan beberapa temannya, Naori pun menepis tangan Lao Tzu yang mencoba merangkulnya seraya berkata "Jangan mendekat! aku ke sini hanya untuk makan, laagipula tubuhku bau ikan karena sudah lama tidak mandi" ujar Naori berjalan pergi meninggalkan Lao Tzu dan orang-orang lainnya yang berlatih menatap dengan ekspresi kesal.
"Alter, aku mau pesan satu mangkuk sup dan satu mangkuk ... lalu untuk minuman seperti biasa, minuman kaleng dingin"
Pesanan Naori langsung muncul di depannya dsn ia pun segera menyantapnya dengan lahap karena sudah begitu kelaparan, tidak lama kemudian Naori menghabiskan makanannya dan mulai meminum minuman kaleng.
Cess*
Suara minuman kaleng terbuka terdengar begitu menyegarkan dengan kalengnya yang di penuhi embun air karena keadaannya yang begitu dingin, Naori pun segera menghabiskan minumannya sehingga air yang tidak ia minum keluar mengalir melalui mulutnya
"Aahhhh~"
Suara Naori seperti terdengar sangat puas setelah meminum minuman kaleng itu, setelahnya Alter pun mulai berbicara
[Master]
"Ada apa Alter? sudah beberapa hari inj kau begitu pendiam"
[Efek Narcolepsy telah selesai Master]
Naori pun terkejut dan berkata "Benarkah?" untuk menanyakan kepastian dari perkataan yang baru saja Alter katakan
[Benar Master]
Lalu Naori pun menundukkan kepalanya dan tersenyum jahat.
"Akhirnya, sudah begitu lama aku menantikannya, apakah akhirnya hari ini datang juga ..."
Naori pun segera berdiri dan menghilang dari tempat itu kembali ke dasar kolam untuk menemui Chloe.
Di dasar kolam, tanpa basa-basi lagi Naori meminta izin untuk pergi keluar sebentar dari latihannya dengan berkata "Kak, bisakah aku keluar beberapa hari?"
"Keluar? apa yang ingin kau lakukan nak?"
"Eemmm ... aku tidak bisa memberitahunya kak" jawab Naori dengan ekspresi ragu.
"Tidak boleh, dengan kemampuanmu yang sekarang kau harus segera berlatih lebih keras lagi" ucap Chloe menolak permintaan Naori.
"Tapi kak ..."
[Tenang saja Master]
[Anda telah menguasai teknik yang selama ini anda latih, cobalah memejamkan mata anda dan menantang Chloe untuk menyerang anda!]
"Kau gila Alter? kau ingin aku mati ya?" batin Naori menjawab perkataan Alter.
[Coba saja Master!]
"Baiklah, aku percaya padamu kali ini"
...
"Kak, serang aku! akan aku buktikan kalau aku sudah menguasai latihan kemarin" tantang Naori.
Lalu Chloe menunjukkan raut wajah yang menyeramkan dan menatap Naori dengan tajam, raut wajahnya terlihat seakan-akan ia marah dengan perkataan Naori dan terprovokasi olehnya.
"Nak, beraninya kau meremahkan latihan kemarin!"
"Aku tidak meremehkannya kak, seseorang memberitahuku kalau aku sudah menguasainya, ... karena itulah aku menantang kak Chloe untuk mengujiku!" ucap Naori yang memejamkan matanya dan bersiap-siap untuk menerima serangan Chloe.
Advanced in The Next Chapter~