
Ajakan Berbelanja
Tok* Tok*
"Kaori, kakak pulang!"
Suara pintu di ketuk, namun karena tidak ada yang menjawab Naori membuka pintu dan melepas sepatunya dan masuk ke dalam rumah.
Kapsul Server World tertutup, pertanda bahwa Kaori dan Segawa masuk ke dalamnya, karena tidak ingin menunggu Naori ke dapur dan berniat memasak makanan ringan sebagai camilan.
Klek* Suara lemari di buka, Naori melihat tidak ada apa pun di lemari jadi dia hanya membuang nafasnya dan berkata "Alter, ..." Naori mengeluarkan satu Koin Platina.
"Beli seluruh sayuran lengkap dengan daging dan bahan-bahan yang biasa aku gunakan untuk membuat bumbu!"
[Baik Master]
Koin di tangan Naori seketika menghilang, Lemari yang tadinya kosong langsung terisi penuh dengan sayur-sayuran dan muncul puluhan daging ayam dan ikan di meja dapur, lalu tempat yang tadinya berisi tempat yang di gunakan sebagai bahan untuk membuat bumbu makanan seperti bawang, garam, gula dan yang lainnya juga terisi penuh.
Naori dengan ekspresi datarnya membuka lemarinya dan mencari sesuatu, lalu dirinya mengambil beberapa kentang, lalu tepung, bawang dan wadah tempat garam dan gula di simpan.
Setelah semua bahannya di siapkan, Naori mengupas semua kulit kentang dan memotongnya menjadi potongan memanjang, lalu merendam kentang yang baru ia potong-potong ke dalam air.
Lalu Naori menyiapkan sebuah panci lalu di isi dengan air dan memasaknya di kompor, di saat menunggu air mendidih,Naori memotong-motong bawang hingga menjadi potongan yang sangat kecil dan menghancurkan potongan itu sebagian.
Beberapa saat kemudian air yang di masak sudah mendidih, Naori memasukkan satu sendok garam dan gula ke dalamnya dan memasukkan potongan bawang, lalu Naori memasukkan kentang yang sudah di potong panjang-panjang dan merebusnya sambil mengaduknya selama lima menit.
<--Lima menit kemudian-->
Naori mematikan kompor dan meniriskan kentang goreng itu dan meletakkannya di sebuah piring, "Alter, beli Element Air!"
[Baik Master]
Ting!
[Water Element telah di setting sebagai elemen ke 4]
[Achievement One Who Obtained the Water Element telah di peroleh]
"Baiklah, saatnya membuat kentang ini menjadi makanan yang enak" ucap Naori yang kemudian menatap kentang yang baru saja ia tiriskan.
[Apa yang akan anda lakukan dengan elemen Air tuan?]
"Bukan elemen air" Naori memadatkan Magic Power di tangannya menjadi sangat-sangat padst dan kemudian muncul sebuah bungan es.
Krak*
" ... Namun Element Es"
Kentang dan piring itu membeku dengan sebongkah es yang besar, "Berhasil" ucap Naori melihat es yang membekukan kentang itu.
Ting!
[Water Element telah Berevolusi menjadi Ice Element]
[Achivement One Who has Evolved an Element telah di peroleh]
"Tapi ... ini berlebihan, padahal aku hanya ingin mendinginkan kentang ini"
"... Tapi malah membeku"
Ting!
[Fire Element telah di setting sebagai ekement ke 5]
[Achievement One Who Obtained the Fire Element telah di peroleh]
"Kau mengerti apa yang aku pikirkan Alter" ucap Naori sambil melihat layar Alter.
[Tentu saja Master]
Setelah membeli elemen api, Naori melelehkan es yang menyelimuti kentang itu dan menyiapkan tepung lalu mencampurnya dengan air mendidih yang ia gunakan untuk merebus kentang.
Setelah tepung itu tercampur sepenuhnya dengan air, Naori membalut kentang itu dengan tepung itu lalu meletakkannya di sebuah wadah.
Selesai membalut seluruh kentangnya, Naori menyiapkan wadah untuk menggoreng lalu mengisinya dengan minyak yang banyak.
Setelah menunggu beberapa saat minyaknya sudah mendidih dan Naori memasukkan semua kentangnya dan menunggu hingga kentangnya berwarna kecoklatan lalu mengangkatnya dari penggorengan.
Naori meniriskan minyak yang masih ada di kentang gorengnya lalu meletakkannya di sebuah piring yang baru dan memberikannya sebuah saus lalu membawanya ke sofa dan menyalakan Televisi.
<--Satu jam kemudian-->
Naori menghabiskan seluruh kentang gorengnya dan mulai memakan Takoyaki yang ia beli.
Hap*
"Hhmm? ini sudah dingin dan terasa hambar" gumam Naori.
Lalu Naori meletakkan wadah Takoyakinya dan meletakkan tangannya di atas wadah itu dengan memadatkan Magic Power di tangannya.
Wind Elemen X Fire Elemen
Wush!
Sebuah angin sepoi-sepoi mengitari wadah itu dengan suhunya yang hangat dan mulai menghangatkan Takoyaki yang sudah dingin itu.
Naori mengambil wadahnya dan mulai memakan Takoyaki itu dengan lahap.
"Hhaaa ... Ini panas" ucap Naori sambil membuka mulutnya agar panas Takoyaki mulai memudar dan mengunyahnya.
"Ternyata enak juga saat di makan dalam kondisi hangat" gumam Naori.
Lalu Naori juga memanaskan ke dua wadah Takoyaki yang tersisa dengan angin sepoi-sepoi itu seraya berkata "Semoga saja Kaori dan Segawa segera keluar, jadi mereka bisa memakan Takoyaki ini dalam kondisi hangat"
Setelah menghangatkan ke dua wadah Takoyaki, Naori segera menghabiskan Takoyaki miliknya dan mematikan Televisi.
"Hoam ... Aku mengantuk" ucap Naori sembari mengeluarkan dua Koin Platina dan meletakkannya di samping wadah Takoyaki yang sudah ia panaskan.
Malam pun berlalu, Naori yang terbangun di pagi hari dengan rambutnya yang acak-acakan berdiri dan berjalan menuruni tangga untuk pergi ke kamar mandi.
Di atas tangga, Segawa yang melihat Naori menuruni tangga hanya melihatnya dan mengikutinya dari belakang.
Sedangkan Kaori yang melihat Segawa mengintip kakaknya hanya melihat dari balik pintu sambil memikirkan sesuatu.
Naori yang menyadari Segawa dan Kaori sudah bangun berkata di dalam hatinya saat menuruni tangga "Apa yang mereka lakukan!?"
Naori masuk ke kamar mandi, Segawa mulai turun ke bawah dan menuju dapur, Kaori yang ada di kamar juga mulai keluar dari kamarnya dan menuruni tangga mengikuti Segawa.
Pintu kamar mandi terbuka, Naori yang keluar dari sana melihat Segawa dan Kaori yang berada di dapur untuk menyiapkan makanan.
"Ini aneh, bukannya ini hari sabtu? jarang sekali Kaori bangun pagi" batin Naori melihat adiknya yang sudah bangun.
Naori berjalan dan duduk di sofa sambil membaringkan tubuhnya yang masih lemas, Kaori yang melihat kakaknya berbaring kangsung berjalan dan mendekat meninggalkan Segawa di dapur.
"Kak ..."
"Eemm? ada apa?" jawab Naori.
"Apa kakak lelah?" tanya Kaori dengan menatap mata Naori.
"Sedikit"
"Kalau begitu kakak kerja apa sampai bisa menghasilkan dua Koin Platina dalan semalam?" tanya Kaori yang penasaran.
"Itu pekerjaan yang mudah kok" jawab Naori yang langsung memalingkan wajahnya dari Kaori.
"Bagaimana kalau nanti siang kita berbelanja di kota? kakak ingin membelikanmu sebuah baju baru" ujar Naori yang masih memalingkan wajahnya.
"Benarkah? kalau begitu aku juga akan mengajak kak Segawa" ucap Kaori dengan senyum jahat mendengar ajakan kakaknya.
Lalu Naori berbalik dan menatap Kaori, senyum jahat Kaori langsung pudar dan memasang raut wajah biasa.
"Bilang pada Segawa! aku juga akan membelikannya baju" ujar Naori.
"Baik kak" jawab Kaori yang langsung berbalik dan pergi ke arah dapur.
"Hah~" Naori membuang nafas panjang "Aku rasa sekali saja tidak apa-apa kan!?"
To be Contiuned*