
Sebuah undangan dari System
"Hosh ... hosh" Naori terengah-engah setelah melakukan Shuttle Run 1KM dan berlari sejauh 10 KM.
Kemudian Naori melakukan misi yang tersisa yaitu Sit Up dan Pull Up 100×.
Naori melakukan Sit Up di tempat terakhir dia berhenti setelah misi Run 10 KM selesai dan mulai melakukan Sit Up 100×, setelah itu ia berjalan dan mencari sebuah pohon yang memiliki dahan horizontal untuk melakukan Pull Up.
Setelah menemukannya, tanpa banyak berbicara dirinya langsung melakukan Pull Up 100× hingga suara notifikasi System berbunyi.
Ting!
[Daily Mission telah selesai]
[Hadiah 50 Point stat telah di berikan]
"Huff ... Akhirnya selesai" ucap Naori menghela nafas lega, lalu karena keringatnya yang sangat banyak keluar dari tubuhnya Naori langsung pergi dan mencari sebuah mesin minuman.
Klotak*
Suara kaleng minuman jatuh, Naori mengambil kalengnya dan segera meninumnya dengan ekspresi puas.
Glek* Glek* Glek*
Naori langsung menghabiskan minumannya, dan menyeka air yang ada di bawah mulutnya, bekas dari air minuman kaleng yang mengalir.
Lalu seseorang menepuk pundak Naori dan membuatnya terkejut, "Hiek! apa itu!?"
"Maaf aku mengangetkanmu" ucap seseorang di belakang Naori.
"Kiyoshi? apa yang kau lakukan di sini?" tanya Naori setelah menenangkan jantungnya yang kaget.
"Seharusnya aku yang bertanya, apa yang kau lakukan di komplek dekat rumah ku?" tanya Kiyoshi balik kepada Naori.
"Apa? aku sudah berlari sejauh ini?" ucap Naori dengan ekspresi heran.
"Aku harus segera pulang Kiyoshi, aku pulang dulu" ucap Naori melambaikan tangannya dan langsung pergi berlari lagi.
"Baiklah, hati-hati" balas Kiyoshi.
"Seorang MC memang beda, dia bahkan bisa berlari sejauh ini hanya dengan kekuatan tubuhnya, benar-benar seorang monster" gumam Kiyoshi sambil melihat punggung Naori yang terlihat menjauh.
"Aku juga harus berusaha" ucap Kiyoshi sambil menggenggam tanggannya, "undangan ini akan di adakan besok, semoga saja aku bisa bertemu dengan orang-orang lainnya"
Ting!
[Anda menerima undangan]
"Undangan?" ucap Naori tiba-tiba terkejut dan berhenti berlari.
[Sepertinya itu adalah undangan dari User System yang ada di dekat sini]
[Systemnya bukan sembarangan System Master]
[Kapasitas Energy Dimensionalnya lumayan besar untuk ukuran System Non Combat]
"Begitu ya" ucap Naori sambil memencet tombol Massage dan melihat undangan itu.
Di undangan itu tertulis.
Temanku~
Kita adalah pengguna System yang telah diberkahi oleh reinkarnasi dan di beri sebuah Kekuatan yang tidak di miliki orang-orang.
Temanku, kemarilah! ayo kita saling mengenal lebih dalam sebagai sesama pengguna System, aku mengundang kalian ke tempat yang telah tertera di bawah undangan ini!
Lokasi: Distrik 18 Jalan XXXXX nomor 98 di sebuah rumah tua berwarna abu-abu di belakang tempat pembuangan sampah.
Dari
Ojima Kitaki
"Menarik, aku akan datang"
[Tapi Master, tidak mungkin bagi User System bisa akrab, karena Ego System dari sebuah system yang belum terbangun memiliki sebuah hasrat untuk memakan system lainnya]
[Kecuali jika User System itu telah membangkitkan Ego System miliknya]
"Aku mengerti, apa itu sama seperti hasratmu saat itu? aku bahkan tidak bisa menghentikan Fusion System" ucap Naori mengingat kembali kejadian menyakitkan yang menyiksanya saat Fusion System di lakukan.
[Maaf Master, karena banyaknya system saat itu, aku tidak bisa mengendalikan Hasratku dan berakhir menyiksa Master dengan rasa sakit yang luar biasa]
"Tidak apa-apa itu sudah berlalu ... Mungkin ini adalah sebuah jebakan dari Ojima Kitaki bagi para User System pemula" ucap Naori yang sepertinya telah menebak maksud dari undangan yang di kirim oleh Ojima Kitaki melalui System.
"Semoga saja bukan itu ..." Naori membuat tatapan mata membunuh, "karena jika orang itu juga menjebak Kiyoshi, maka orang itu akan menanggung akibatnya karena telah berurusan dengan bidak yang sudah aku incar" ucap Naori dengan ekspresi wajah yang mengerikan hingga orang yang melihat Naori merasa takut dan memalingkan wajahnya.
Sesampainya di rumah Naori mengetuk pintu dan langsung masuk ke dalan rumah seraya berkata "Kaori, kakak pulang"
...
"Apa tidak ada yang menjawab?" ucap Naori sambil melepas sepatunya dan berjalan ke ruang tamu.
Lalu Naori melihat ke dua kapsul Server World yang tertutup seraya berkata "kurasa Segawa sudah kembali, aku akan mengurungkan niat ku untuk kembali ke sana, lagipula aku bisa berlatih mengendalikan Magic Power secara langsung dimanapun"
Lalu Naori melepas bajunya dan masuk ke dalam kamar mandi, setelah beberapa saat Naori keluar dengan memakai handuk yang hanya menutupi bagian ***********.
"Segarnya, mandi setelah olahraga memang yang terbaik" ucapnya sambil menata rambutnya.
Naori langsung menaiki tangga dan masuk ke kamarnya, melihat kamarnya yang berantakan, dirinya hanya acuh dan membuka lemarinya mengambil baju dan berganti pakaian.
Setelah selesai berganti baju dirinya langsung membaringkan tubuhnya di kasur dan bergumam "Sejak ibu pergi tidak ada yang mengurus Kaori dan rumah ini ... aku lelah ... Pakaian Kapten Yola tadi sore membuat dirinya terlihat Cantik ..." gumam Naori yang kemudian terlelap dan tertidur di kasurnya dengan nyenyak.
Beberapa jam kemudian ke dua Kapsul Server World terbuka, Kaori dan Segawa yang memasuki kapsul itu keluar dan langsung duduk lemas di sofa.
"Kak, itu tadi sangat berbahaya" ucap Kaori sambil menutup matanya dengan tangannya karena kelelahan.
"Kau benar Kaori, serigala level tinggi memang sangat berbahaya" jawab Segawa yang duduk lemas di samping Kaori.
...
Suasana hening menimpa ke duanya, lalu karena sepertinya Kaori tidak ingin memulai pembicaraan untuk memecah suasana hening itu, Segawa pun mulai berbicara.
"Ayo segera tidur! ini sudah larut malam" ajak Segawa kepada Kaori untuk segera tidur karena jam sudah menunjukkan pukul 11 malam.
"Tidak kak, aku ingin menunggu kak Naori pulang dulu sebelum tidur" ujar Kaori tiba-tiba bangun dan pergi ke luar rumah, saat hendak pergi keluar rumah Kaori melihat sepatu kakaknya di depan pintu.
"Apa kakak sudah pulang?" lalu Kaori langsung kembali dan pergi menaiki tangga untuk menuju ke kamar kakaknya.
Segawa yang melihat Kaori kembali hanya melihat dan mengikutinya menaiki tangga.
Klek*
Suara pintu terbuka dan terlihat kamar Naori yang berantakan dari luar, Kaori yang melihat itu masuk dan berkata "Kak!? apa kau sudah pulang?"
Lalu Kaori menghidupkan lampu dan terlihat sosok kakaknya yang terbaring di kasur sedang tidur nyenyak.
"Kamar kakak berantakan sekali" ucapnya sambil mendekati kakaknya yang sedang tidur, Lalu Kaori duduk di kasur dan mulai tersenyum, raut wajahnya mulai ceria kembali saat melihat wajah kakaknya yang tertidur lelap.
Lalu Kaori mengelus kepala kakaknya dengan pelan karena takut kakaknya terganggu dan Kaori mendekatkan mulutnya ke telinga kakaknya, "Tidur yang nyenyak ya kak" ucapnya membisikkan kata-kata sebelum Kaori keluar dari kamar kakaknya dan segera tidur.
"Ayo tidur kak!" ajak Kaori.
"Ayo, ini sudah malam" jawab Segawa.
To be Contiuned*