
"Selamat pagi sayang. Tidurmu nyenyak sekali.
" Cepatlah mandi. Kau bau sekali tak mandi semalam jadi aku tak ingin menciummu.
"Sarapan menantimu.
" Muachh..
Begitulah secarik kertas yang ia temukan disebelahnya saat bangun dari tidurnya .
Semalaman Reino menemaninya tidur di kamar tamu.
Ia memeluk Cinta dalam tidurnya. Ia tak ingin lagi jauh dari gadis itu.
Cukup ia menahan perasaannya selama ini.
Ia takkan lagi penasaran akan sosok Rindu dihatinya.
"Sudah cukup penantianku padamu Rindu.
" Aku telah menemukan gadis yang mencintaiku tulus.
"Aku takkan menyakitinya lagi.
ujar Reino pelan saat mengendarai mobilnya menuju hotelnya.
Ia harus mengurus segala sesuatunya.
Hari ini ia mendapat telepon dari manajer hotel bahwa ada laporan kepolosian yang dilayangkan kepadanya oleh David.
David tak pernah main main dengan kata katanya.
Ia geram sekali. Ia merasa malu saat dihajar oleh Reino kemarin.
Dan lagi wanitanya dikatakan jalang juga.
"Selamat siang Pak..
kata manager saat Reino memasuki ruangannya.
"Maaf pak. Sebaiknya kita melakukan jalur damai saja. Ini tak baik karena menyangkut nama baik hotel kita.
" Dan lagi David memakai pengacara terkena dari kota ini..
" Sebaiknyaa..
Manager tak lagi mrlanjutkan kata katanya.
" Jangan takut. Kita masih punya rekama cctv itu. Bila ia ingin diselesaikan secara hukum. Kita akan serang balik dia dengan semua bisnis kotornya.
Guman Reino sambil menikmati kopi hitamnya.
Kemudia ada pegawai hotel datag mengetuk pintu dan ingin masuk.
" Masuklah
ujar Reino.
Reino menyuruh manajer hotel kembali ketugasnya dan tak lupa mengurus masalah ini menghubungi pengacaranya.
" Pak. Maaf.
" Saya hanya menyampai surat ini.
Pegawai wanita itu menyerahkan amplop yang berisikan selembar poto.
Deg.
Reino terkejut.
Apa yang ia khawatirkan selama ini pasti akan datang.
Tampak ditangannya poto dia dan bersama wanita remaja sepuluh tahun yang silam saat pesta ulang tahunnya.
desahnya tak percaya.
Reino berdiri dan berkata dengan suara agak keras kepada pegawai didepannya.
" Dariman surat ini. Dan siapa yang menyampaikan padamu..
ujar Reino.
" Maaf tuan saya akan kembali. Saya hanya disuruh menyampaikan ini saja.
" Dia seorang wanita.
Balas pegawainya.
" Ia disini. Ia datang mencariku.
"Aku tak percaya. Ia bersembunyi dariku.
katanya dalam hati.
" Apakah kau tahu ciri ciri wanita tersebut.
kata Reino lagi.
" Aku tidak begitu mengenali dengan jelas pak.
" Ia memakai kacamata hitam dan masker.
" Rambutnya pirang dan panjang.
" Kulitnya putih bersih dan tingginya tampaknya seperti model.
Pegawai itu berusaha mengingat kedatangan wanita itu pagi sekali saat subuh.
Rindu mendatangi bagian resepsionis dengan tampang mencurigkan dengan masker.
Ia meminta pegawai itu memberikan surat kepada Reino atasannya.
Tak lupa memberikan uang tip untuk usahanya itu.
Dan berlalu meninggalkan bagian resepsionis dan kembali ke kamar hotelnya.
Saat itu Rindu tak punya pilihan
Ia merasa ketidaknyamanan lagi dalam hubungannya dengan David.
Ia semakin over lrotective dan amarahnya selalu meledak tak menentu.
Dalam hatinya hanya Reino. Reino pria yang dicintainya dulu. Pria yang mencintainya tulus dan tak pernah berniat menyentuhnya. Reino menjaga kehormatan gadisnya dulu tanpa ia sadari Rindu yang ia jaga dan dicintai sudah ternoda.
"Panggil bagian keamanan.
" Bawa rekaman cctv tadi pagi.
" Aku ingin lihat wanita itu.
" Kembalilah.
perintah Reino.
Reino berdiri dalam ruangan khususnya di hotel itu.
Ia berpikir dengan pelan pelan.
" Aku sudah setahun di hotel ini menginap layaknya tamu hotel lainnya.
"Namun hanya beberapa yang tahu, aku pemilik hotel ini.
"Tapi sejak aku beritahukan kepada David kemarin, aku pemiliknya. Tiba tiba ada wanita memberikan petunjuk tentang Rindu disini.
"Ini kebetulan atau ada yang sengaja memamfaatkanku lagi.
batinya berbicara.