
Rindu terus berteriak dan meminta tolong.
Dan pada akhirnya suruhan papa David menemukan kamar inap Rindu dan menghentikan aksi gila David tersebut.
Suara ketakutan juga tangisan dari Rindu membuat keributan di sekitar lorong kamar lainnya.
Petugas hotel pun datang membawa David keluar dari kamar Rindu.
Suruhan papa David yang terdiri dari beberapa orang membawa David sebagai penjamin dan memberikan ganti kerugian materi dan ketidaknyamanan pengunjung lainnya.
"Ahhhkk.. Aku hampir saja mati ditangannya.."
"Sejak kapan dia sakit jiwa seperti itu.
Kesal Rindu sambil melihat bekas tangan David yang memerah di bagian leher juga tangan lengannya sambil berkaca di cermin.
Sambil memegang perutnya ia pun berkata lagi,
"Nak.. kau tidak akan mendapatkan papa yang memiliki gangguan jiwa seperti itu.. Papamu harus lah Reino.
ujarnya pelan.
Tak lama ia meminta beberapa pelayan kebersihan hotel datang merapikan kamarnya
Setelah itu Rindu berkemas untuk kembali ke Indonesia esoknya.
Dan David.
Ia terus menangis lalu tertawa.
Begitulah secara berulang ulang.
Ia mengeluarkan pisau yang dari saku celananya dan menyayat nyayat pergelangan tangannya.
Ia kesakitan hingga menangis lalu tertawa keras sambil meneriaki nama Rindu sebagai "Jalang".
Melihat kondisi fisik dan mental putera semata wayangnya itu. Papa David merasa menyesal.
Sudah seminggu sejak kepergian Rindu ke Indonesia. David terus dikamarnya.
Tak ada satu pun pelayan yang berani mendekati hingga suatu hari ada salah satu pelayan baru bekerja yang terlihat penampilan seksi dan masih muda tidak sengaja masuk hendak memberikan makan siang namun keadaan berkata lain.
David menangkap pelayan tersebut dan menyekapnya.
Di ikatnya kedua kaki dan tangannya serta tak lupa ditelanjangi hingga hanya mengenakan bra dan cd saja.
Pelayan wanita muda tersebut terus menangis dan menyesali mengapa ia menerima pekerjaan dimansion tersebut.
Tubuh pelayan teesebut di sayat sayat oleh David hingga mengeluarkan darah sedikit demi sedikit.
Wajah tak luput dari tamparan.
Sekuat tenaga pelayan tersebut mohon ampun atas kesalahan yang tak disengajanya.
"Uhhhh..... Tuaaan... Sakitttt...."
"Hikssss....Tolong lepaskan aku..
"Kumohon.. Ampuni aku..
ujar pelayan muda tersebut.
"Aku tidak akan mudah membuatmu mati begitu saja.
"Kau harus mendapatkan penderitaaan yang kurasakan selama ini...!!
"Jalang...!!! Sekali jalang tetap jalanggg...!!!
"Plaaaakkk...!!!
"Wanita murahan berani kau menggoda papaku dan membuat ibuku mati bunuh diri..!!!
ujar David disertai tamparan keras.
Di luar pintu kamar David.
"Tuan... tolong jangan lakukan itu.
"Tolong lepaskan wanita itu..
teriak beberapa bodyguard mansion itu karena mendengar pukulan serta tamparan yang dilayangkan kepada pelayan muda itu.
Tak lama kepala pelayan menghubungi tuan besar yaitu papa David untuk melaporkan kejadian tersebut.
Selang satu jam.
Datang lah tim medis dan psikiater untuk menenangkan kejiwaan David dan membujuknya untuk keluar kamar.
Lama akhirnya David membuka pintu karena mendengar psikiater berkata Rindu akan datang namun diluar dugaan ada sekitar enam bodyguard langsung menyergap David dan menagkapnya seperti penjahat namun tak dilukai.
Dokter menyuntik obat penenang dan selang lima belas menit David mulai merasa kantuk dan tertidur.
Pelayan wanita itu keadaan sudah buruk dengan luka sayatan dan memar sekujur tubuh.
Ia pun dibawa kerumah sakit untuk di obati karena kondisinya sungguh prihatin.
"Dokter, apakah tidak ada jalan keluar lain..??
tanya papa David ketika kembali ke mansion malam itu juga.
"Tidak tuan. Ia harus di masuk rumah sakit jiwa untuk kesembuhannya.
"Saya pastikan ia akan sembuh cepat karena akan ditangani tim dokter yang ahli dan hebat.
sahut dokter tersebut.
Maka malam itu juga David dibawa ke rumah sakit jiwa di Indonesia agar papanya lebih mudah mengawasi dan melihat perkembangannya.
Sudah tiga minggu David berada di rumah sakit jiwa yang terkenal di Jakarta.
Namun seorang gadis muda yang sedang bertugas mengenali sosok David sedang duduk disebuah taman rumah sakit merasa terkejut.
"Daviddd....???
(Ia pun mendekat untuk mengenali agar tidak salah orang)
"Apa yang dilakukannya disini..??
"Apa mungkin dia....Ohh tidak.. Dia tidak seharusnya disini. Dia seharusnya di penjara saat itu.."
Geram gadis muda tersebut mengingat kejadian dua tahun lalu dengan apa yang dilakukan David kepada sahabat dari sepupunya yaitu Cinta.