Forever Love

Forever Love
13. PERTOLONGAN



Di sepanjang perjalanan David terus bertanya dan begitu pula Cinta menjawab seadanya.


Dan mereka sampai di sebuah rumah mewah di kawasan perumahan elite.



" Kita kemana mas.." jawab Cinta ragu saat hendak turun dari mobil.



" Rumah saya.


" Kamu pasti belum makan kan.. ?


kata David.



"Kak Fani ga ikut mas kemari..?? tanya Cinta mulai khawatir karena di dalam tersebut sepi dan hanya mereka berdua.



" Ohh Fani katanya ada urusan kampus yang tak bisa ditinggalkan jadi dia suruh saya jemput kamu. Jangan malu. Makan dulu. Saya ke kamar mandi dan ganti baju dulu.


ujar David beralalu ke kamarnya.



Cinta tak habis pikir semuanya.


Mengapa ia tak bertanya dulu saat di mobil hendak dibawa kemana.



Memang kalau sudah pikiran kalut.


Siapa saja tak bisa berpikir jernih.


Termasuk Cinta.



Cinta tak menyantap apapun karena ia masih kenyang. Tak lama Ia pun meraih ponselnya dan ingin menghubungi Desi lewat pesan.



" Ahhh. Kenapa pakai lowbet segala ni hapee..!! ujarnya kesal memandangi ponselnya.



Kemudian David keluar dari kamarnya sudah memakai pakaian santai atasan kaos dan celana panjang jeans.



Sosok David memang tampan.


Cinta pun mengakuinya dalam hati.



Tapi senyum David yang menyeringai membuat Cinta merasa canggung karena Cinta tak biasa ditatap seperti itu.



" Cinta kenapa tidak makan..?? Gak enak ya makanannya..?? tanya David.



"Enggak kok mas. Cinta masi kenyang.


jawab gadis itu.



" Jadi bagaimana mas.


" Kapan kak Fani datang.


" Ibu saya tidak bisa menunggu lama untuk operasi.


Cinta berkata tanpa menunggu lama.



David tersenyum


Ia pun menjaskan bahwa Fani mungkin tidak sempat datang ke rumah David karena urusan kuliahnya belum selesai.



" Kamu takut Cinta dengan saya.."


kata David dengan ekspresi manis



" Bukan begitu mas, saya soalnya belum memberritahu bibi saya kalau saya pulang telat.." jawab Cinta polos.



" Okelah tunggu saya sebentar makan ya . dan saya telepon Fani lagi.


kemudian berlalu ke ruang makannya.



Cinta memandangi isi rumah tersebut dan sungguh orang kaya pantas memiliki rumah mewah seperti ini pikirnya lagi.



Entah dengan siapa David bertelepon namun yang pasti bukan suara Fani.



Mereka tertawa dan bersenda gurau . Seperti mendapat hadiah lotere. Sesekali David memberi kecupan bibir walau dari ponselnya.



"Sampai jumpa di sana beib..tolong atur semuanya..."


David pun mematikan ponselnya.



David menghampiri Cinta .




" dari kak Fani , mas.."


jawab gadis tersebut karena Desi memberitahu memang kak Fani yang yang membantunya.



" Salah Cinta.


" Saya yang berniat membantu karena kamu adalah temannya adik sepupu dari pacar saya. Maka saya mau membantu.



" Fani telah cerita semuanya keadaanmu.


" Kamu tahu Fani masih kuliah dia hanya mengandalkan biaya hidup dari ortunya dan sekarang bisnis mereka sedang masalah.


lanjut David bercerita.



Kemarin Fani tak tega menolak permintaan sepupunya tersebut sehingga meminta bantuan David. Selama ini memang Fani jarang meminta hadiah apapun makanya tak kuasa David mengiyakan untuk membantu meminjamkan uang tersebut.



" Tapiii ada syaratnya... "


kata David ingin melanjutkannya..



" Apa mas.?


tanya gadis itu.



" Ada pekerjaan yang harus kamu lakukan dan cuma sebentar kok.."


lanjut David.



" Apa mas.." tanya Cinta lagi.


merasa khawatir



" Temani saya makan es kremm ya..!!!


David tersenyum karena sedari tadi ingin membuat Cinta berpikiran yang lain- lain.



"Hanya itu mas... ?? Cinta merasa heran akhirnya senang, ia pun tersenyum dipikirnya pekerjaan apa yang harus dilakukannya kedepannya.



" Kenapa gak mauuu, ya sudah saya makan sendiri saja.."


David berbalik dan mengambil kunci mobilnya.



" Mau mas.. " jawab Cinta senang karena sudah lama sejak traktiran Reino kemarin belum makan es krem lagi.



Cinta mengikuti David dari belakang dan masuk ke mobil. Ia memandangi punggung David dan ia berpikir betapa bahagianya kak Fani memiliki pacar tampan, kaya dan baik hati.



Kemudian terlintas nama Reino di hatinya.


" Semua sudah berlalu." kata hatinya.



Di mobil.


Cintapun mengeluarkan jaket dari tas sekolahnya dan memakainya karena ia belum sempat bertukar baju saat hendak mengantar makan siang ayahnya di RS.



♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡



Bagaimana kisah Cinta selanjutnya ?


Mengapa Reino menghilang ?


Sudah kejawab sosok David kah?



Tunggu updatenya ya pembaca😘