Forever Love

Forever Love
Cinta keluarga.



" Begini Cinta...


" Ada hal penting yang saya mau sampaikan padamu.


kata dosennya.



" Ini adalah Mr. Louis orang Prancis tetapi masih ada keturunan asia. Fasih bahasa kita. Dia memiliki banyak usaha Property, Perhotelan dan lagi dibidang salah satunya


perhiasan.



" Dan Mr. Louis tertarik dengan beberapa rancangan desain aksesoris yang pernah kamu berikan kepada ibu sebulan yang lalu... ujarnya kembali menjelaskan.



Cintapun kembali memikirkan kejadian sebulan yang lalu.



Dia sebenarnya tak serius mendesain itu.


Ia pernah bertanya pada dosennya bagaimana supaya program beasiswa dapat berlanjut.



Dosennya berujar.


Nilai smester yang tidak boleh menurun dan


Predikat mahasiswa berprestasi di dalam maupun diluar kampus.



Dosennya ingin melihat bagaimana kemampuan Cinta diluar mata kuliahnya sendiri yaitu jurusan akuntansi keuangan.



Dosennya menawarkan program beasiswa diluar kampusnya.



Ia tak percaya.


Beberapa lembar rancangannya ada yang menarik minat Mr. Louis.



Flashback sebulan yang lalu.



" Ada program beasiswa dari luar negeri tapi diluar jurusannya... Tidak salahnya aku mencoba. Mana tahu nasib baik berpihak.." gumannya saat lembar pendaftaran dibrikan dosennya siang itu.



Cinta mempunyai hobi menggambar dari kecil.


Ia tak menyangka hobi yang selama ini ia tekuni apakah bisa membantunya kelak dimasa depan



Mengapa ia tak mengambil jurusan kuliah tersebut, ia tahu peluang kerja disitu untuk dirinya yang tidak punya relasi dan kerabat susah didapat.



Sedangkan jurusan yang diambilnya sekarang sangatlah berpeluang kemanapun mencari kerja. Dan memang itu cita citanya di bangku sekolah dulu menjadi seorang akuntan di perusahaan besar.



" Jewelry Galaxy, itu nama perusahaannya.


" Coba ku cek di google.. gumannya di depan komputernya.



Cinta tak menyangka bahwa perusaahan tersebut lumayan terkenal dikalangan bisnis perhiasan dalam desain dan mengeluarkan produk orisinil sendiri.



Dan lagi ia melihat beberapa model perhiasan


terbaru yang di keluarkan perusahaan tersebut.




Malam itu ia mencoba menuangkan beberapa isi hati dan pikirannya. Ia mendesain beberapa kalung, cincin , anting dan gelang tangan.



Ia berharap keberuntungan berpihak dan lagi ia memang menyukai hobinya itu



Ia mengerjakan dengan rapi dan tentunya tidak menjiplak karya orang lain.



Tiga hari kemudian iapun memberikannya kepada dosennya.


Ia sebenarnya tidak begitu memahami model perhiasan. Dan lagi ia sama sekali tidak memiliki pengalaman desain selain hobi menggambar.



Lama tak ada kabar. Ia pun tidak terlalu ambil pusing karena tak lama lagi ujian smester.



" Jadi begini nona Cinta. Saya tertarik dengan desain yang anda buat sebulan yang lalu tapi tidak semuanya. Gelang tangan yang anda desain sebenarnya sangat sederhana sekali . Tidak ada yang menarik di bentuknya..



" Tapi..."


lanjut pria tersebut.



"Ada ukiran di bagin tetentu yang ada brikan membuatnya sungguh menarik dan unik.



" Sederhana dan manis. Seperti yang mendesain... Tapi saya ingin tahu amkna dari desainmu tersebut.



" Coba jelaskan inspirasi dari gelang tangan tersebut... "


katanya lagi.



Cinta pun menjelaskan tak ada inspirasi yang gimana. Ia pun menjelaskan,



" Sedari kecil aku di sayangi oleh kedua orangtuaku. Tanganku yang mungil selalu digenggam oleh mereka mulai dari belanar jalan supaya jangan terjatuh.



" Hingga beranjak dewasa sekarang aku pun berharap mereka terus menggenggam tanganku supaya aku ingat kemana pun melangkah, orangtuaku selalu ada menyertaiku.



" Dan gelang tersebut selalu ada di pergelangan kita pakai. Aktivitas apapun yang kita lakukan, gelang yang kita pakai akan selalu terlihat dan selalu mengingatkan bahwa ada cinta orangtua yang tak terlepas dari genggaman kita...."



Gadis itu menjelaskan makna dari desain gelang tersebut.



" Sungguh gadis yang berbakat dan ada banyak cinta di hatinya untuk keluarga..."


batin Mr. Louis yang kagum akan gadis itu.