
"Krukk..krukk..
suara perut Cinta terdengar .
"Maass..
"Ada yang datang..
"Kamu pesan makanan ya.. kebetulan aku lapar.
kata Cinta dengan nafas belum teratur berusaha melepaskan diri.
Reino pun merasa kesal.
Pas waktunya kondisi malah gagal total lagi.
"Biarin aja..
"Mari kita lanjutkannn..
balas Reino masih berharap akan tuntas.
"Mas.. aku lapar.
"Nanti kita sambung lagi ya...pleasee...
kata Cinta.
"Tokkk...tokkk..
makin kencang suara ketukan.
"Mass.. buka dulu ..
"Aku ke kamar mandi ya..
"Byee...hehe..
ujar Cinta bergegas lari.
"Ahhhh.. Shittt..!!
"Padahal sedikit lagi..!
gumannya kesal.
Reino pun memakaikan piyama tidurnya dan membuka pintu dengan raut wajah kesal.
Pintu di buka.
"Ada apa...??
Tanya Reino dingin.
"Maaf Pak mengganggu kenyamanan anda.
"Ini pesanan untuk makan siang dan..
"Tamu anda telah menunggu di lobi
"Apakah mereka langsung dipesankan kamar atau anda mau temui terlebih dahulu.."
tanya karyawan hotel merasa bersalah mengganggu kenyamanan tamunya.
Dia teringat akan tamunya tersebut.
Ternyata mereka telah sampai.
Reino yang masih berada dibawah pengendalian diri berusaha tetap tenang.
" Ohh... Bawa mereka kekamar dulu.
"Mungkin mereka butuh istrihat.
"Saya akan mengunjunginya nanti.
pesan Reino.
Karyawan tersebut kembali ke lobi dan menjalankan sesuai perintah Reino.
"Sayangg..
"Keluarlah..
"Mari kita lanjutkan..
ajak Reino menunggu isterinya keluar dari kamar mandi.
Dari dalam kamar mandi.
"Makanannya udah datang mas..?
"Kebetulan aku lapar ..
"Dikit lagi siap ntar ya..
suara Cinta.
Cinta pun keluar dari kamar mandi
Deg.
"Mas..
"Aku udah siap pakaiannya.
"Sekarang mas pakaian dulu.
"Aku tunggu biar makan.
kata Cinta tenang.
Reino bingung dan berusaha menahan hasratnya
"Sayangg.. kok cepat banget pakai baju.. Tapi kita belum gituan
"Belum kelarrr...
"Hehe..
pinta Reino membujuk isterinya.
"Ah...mas..
"Da kelamaan. Siapa suruh ada yang ketok pintu..hehe.. Perutku pun gak bisa diajak kompromi..
"Tadi siapa mas..
kata Cinta mengalihkan topik.
Reino menarik tubuh isterinya dekat dan memeluknya.
"Kamu sudah pintar ya..
"Mas minta ini .. ( menunjuk ke bagian bawah sensitif isterinya).
"Ini malah cari topik lain..
"Kasian mas mu ini.. sadiss...
kata Reino.
"Cupp.. cupp..
"Jangan sedih mas.
"kondisi ga mendukung.
"Aku laperr lagi.
"Muachhh.. hihii..
balas Cinta dengan wajah imut dan menggemaskan berharap suaminya bisa bersabar.
" Baiklah.
"Kiss dulu.
"ini.. ini. .. semuanya..
kata Reino Reino menunjuk bibir, pipi, kening dan hidungnya.
"Muachh.. muachh..muachh..muachh..muachhhhhhh..
"udahkan.. manja bangettt suamiku ini.
"buruan mas.. aku lapar..
kata Cinta.
Selagi Reino berbenah.
Cinta menyiapkan menu siang mereka dan setelah Reino siap, mereka menikmati makan siang bersama.
Mereka saling menyuapi dengan mesra dan tak lupa saling memberikan pujian satu sama lain.
Setelah makan siang.
"Sayang.
"Nanti malam kita diner ya
"Kebetulan tamu ku dari luar kota sudah datang.
kata Reino.
Cinta berpikir.
Ia tak memiliki gaun untuk makan malam
"Aku gak ada gaun untuk makan malam mas.
"Apa kita pergi shopingg lagi..?
"Sore..?
"Bisa..?
tanya Cinta.
Reino mengerutkan dahinya
Ia lupa bahwa isterinya datang bersamanya tanpa persiapan.
"Gak perlu shoping.
"Ntar kita ke suatu tempat aja.
kata Reino penuh rahasia
"Tempat apa mas.
"Penasaran aku.
kata isterinya.
Reino melingkarkan tangannya di pinggang isterinya lalu memeluknya dari belakang.
"Aku punya teman disini punya butik dan salon sekaligus.
"Kita pinjam aja.. sekalian rias disana.
kata Reino.
Cinta berbalik dan melotot ke arah suaminya.
"Pinjam..?
"Emang bisa mas..
"Bukan lebih baik kita sewa sehari saja..
"Mentang mentang kawan main pinjam aja..
"Apa kata orang.. Reino Hartawan seorang ceo muda tampan dan kaya..ajak isteri pakai gaun minjam...ihhhh.. gak deh.."
ujar Cinta berlebihan agar suaminya mau menurut untuk tidak meminjam.
"Hemmm..
"Terserah kamu sayang.. tapi jangan nyesal ya..
"Asal kamu tahu aja..
"Bukan aku gak mau sewa.
"Teman ku nih gaun koleksi dia rancangan orang terkenal.
"Sayang.. tahu berapa biapa harga sewanya..??
Reino menjelaskan
"Berapa mas..?
tanya Cinta penasaran.
"50juta separuh dari harga jualnya 100juta.."
Reino berujar santai.
"Apaaa..??
"Mahal bangett..
"Becanda kamu mas..
"Ga percaya aku.
Cinta berkata serius.
"Ya udah ntar lihat aja sendiri pas sore kita kesana ...
kata Reino lagi santai.
Melihat eksperesi isterinya seperti itu sungguh membuat Reino ingin mencubit pipi isterinya yang menggemaskan.
"Hee..he...
batin Reino
Lain sisi.
"50 juta..
"Mending minjam aja.. sayang duitnya..
"gaun gimana sih bagusnya .. penasaran.
batin Cinta.
Keduanya pun melanjutkan jalan jalan sekitaran kawasan pantai kuta menikmati pemandangan alam yang luar bisa.
HARAP BERSABAR
NEXT EPISODE TERAKHIR