
Penutup mata Cinta pun dibuka sesampainya mereka di tempat yang ditentukan.
Deg.
"Mas..
"Apa ini..
Cinta tak percaya apa yang dilihatnya.
"Bukannya kita mau makan malam.
"Ini..?.
"Something spesial..?
tanya nya lagi pada Reino.
Reino tersenyum.
Dibisikkannya sesuatu ke telinga isterinya.
"Sabarlah sedikit lagi.
ujarnya lembut.
Mereka pun terus berjalan terus ke depan.
Semua kursi ditata rapi dan cantik.
Lampu yang berhiaskan cahaya rembulan sangat cocok untuk acara malam ini.
"Mass..
"Kok sepi.. belum ada yang datang ya..
"Apa kita kecepatan datangnya..
katanya lagi namun Reino tak menggubris.
Ia tetap menggandeng lengan Cinta.
Dan terus berjalan hingga ke depan.
"Ehh...mas..
"Kok ke depan sih.
"Duduk disini aja..
"Nunggu tamu yang lain datang.
katanya lagi.
Tapi Reino lagi lagi tak mau menggubris perkataan isterinya.
Hingga sampai didepan Reino masih saja tetap tenang.
"Mas.. ngapain sih kedepan sini.
"Kan malu.. ntar ada yang lihat.
" Kita mau makan malam di restauran tapi kok malah kemari..
"Teman mu ada yang punya acara malam ini ya..?
katanya lagi.
"eheemm..
Reino mulai mempersiapkan kata katanya yang sudah ia hapal setengah mati.
"Mas. Kok diam.
"Ayo kita duduk disana.
"Ntar yang punya acara marah loh.
"Ngapain kita berdiri disini.
kata Cinta mulai panik dan melihat sekitar takut salah.
Reino menggenggam kedua tangan Cinta dan mereka saling berhadapan.
"Sayang..
"Ada yang mau aku katakan..
ujar Reino mulai sedikit gugup
Mungkin dengan cara seperti ini Cinta bisa percaya akan ketulusan cintanya dan mau menyerahkan dirinya seutuhnya menjadi miliknya.
Reino berlutut dengan satu kaki ditekuk dan tangan kanannya masih menggenggam tangan isterinya.
"Mas.. apaan sih..
"Ayo berdiri.. malu..
"Ntar tamu mulai datang..
Cinta masih bingung melihat tingkah Reino suaminya.
"Mass.. ini gak.lucu..
kata Cinta lagi.
Reino berkata,
"Cinta dari awal aku berjumpa denganmu adalah diluar dugaanku.
"Kau gadis yang manis, pekerja keras dan berhati lembut.
"Walaupun awalnya hubungan kita hanya biasa saja antara murid dan guru.
"Tak bisa ku ingkari ada sesuatu dari dirimu yang terus membuatku terus memikirkanmu hingga aku lupa dari tujuan utamaku.
"Maafkan aku.. Bila di awal perkenalan kita dulu harus seperti itu tapi sekarang aku ingin kita memulai lagi sedari awal.
"Aku sangat mencintaimu.
kata Reino dengan menarik napas panjang.
Cinta merasa terharu.
Ia meneteskan airmata mendengar semua pengakuan suaminya itu.
"Mas. aku tahu.
"Dan aku juga sangat mencintaimu.
"Berdirilah.
kata Cinta berusaha membantu suaminya berdiri tetapi Reino tetap bertahan.
Ia pun mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.
Ia hadapkan sebuah cincin berlian yang ia pesan khusus dari Paris.
"Cinta Setyaningsih...
"Bersediakah kau mencintaiku setulus hati dan terus menemaniku hingga tua kelak..
Deg.
"Mas.
"Akuuuu..
"Aku mau mencintaimu setulus hatiku dan kelak menua bersamamu.
Cinta menjawab sambil mengusap aimatanya
Reino menyematkan cincin tersebut di jari isterinya lalu berdiri dan mereka saling berciuman mesra.
Tanpa mereka sadari beberapa dari tamu undangan telah datang dan melihat semuanya.
Kemudian diiringi tepuk tangan dan suitan dari mereka.
Cinta pun melepaskan ciumannya dan merasa malu dan langsung melihat tamu yang datang.
Mereka semua tampak tak asing.
Deg.
"Ayahhh
"Ibuu.. Ryann. Bibii...
Hadir juga Rinto dan Sinta... Desi ... Ruben dan beberapa sahabat dekat lainnya.
Ia sekali lagi tak percaya
Mengapa mereka semua ada disini.
"Mas..
"Ini..
"Mereka... bisa disini..
Cinta melihat kearah suaminya tak percaya.
Tak lama datanglah sepasang suami isteri paruh baya yang tak lain adalah papa mama Reino menghampiri mereka
"Pa..ma..
"Ini Cinta isteri Reino..
kata Reino memperkenalkan isterinya.
Tak lama Cinta pun berkata,
"Maaf Om baru bisa bertemu Om hari ini.
"Saya Cinta.
katanya sedikit gugup memberi salah dan mencium kedua tangan mertuanya itu
" Jangan panggil Om. Papa aja sama kayak Reino. Mari jangan berdiri terus disini.
"Lihat ayah dan ibumu menunggu.
kata papa Reino.
Cinta pun menghampiri ayah dan ibu beserta keluarganya.
"Ayahh.. Cinta sayang ayah..
"Ikss. isaknya kerinduan begitu juga dengan ibunya.
"Ibuu. Maafkan Cinta telah berbuat sejauh ini tanpa ijin dari ibu..
katanya lagi.
"Tak perlu minta maaf. Ibu yang salah karena sempat berpikir kamu dan Reino adalah saudara seibu tetapi bukan. Ayahmu sudah menjelaskan semuanya nak.
"Demi kebahagiaanmu.
"Ibu merestuimu sayang.
kata ibu Cinta turut menangis bahagia.
Kedua keluarga akhirnya mulai bertemu setelah puluhan tahun tak saling bertegur sapa.
"Sukma. Maafkan perbuatanku di masa lalu yang menyakitimu. Aku merasa malu dan tak pantas kau maafkan.
kata Agung bersama isterinya.
"Ya mas. Semua sudah berlalu. Aku sudah memaafkan kesalahanmu dan ibumu.
"Takdirlah yang mempertemukan anak kita bersama.
"Tuhanlah yang menentukan jalan hidup mereka. Kita sebagai orangtua harus mendukung kebahagian anak anak kita.
balas Sukma ibunya Cinta didampingi suaminya.
Sedangkan nenek Reino tak ikut bersama mereka.
Seperti masih ada sesuatu yang masih tersembunyi dihati beliau. Ia tak hadir.
Di saat semua tamu undangan menikmati jamuan.
Reino mangajak Cinta agak menjauh dari
acara.
"Sayang.. maafkan mas mu harus melakukan ini tanpa sepengetahuanmu ya..
kata Reino
Cinta berkata,
"Tak apa mas.. Makasih ya mas tapi kamu masih berhutang banyak jawaban untuk ini semua...
ujar Cinta tanpa malu mencium suaminya sekali lagi dengan mesra dan Reino pun menarik erat tubuh isterinya tanpa malu sedikitpun.
"Iya sayang.
"Nanti aku jelaskan semuanya di tempat tidur biar lebih nyaman.
hehe..
balas Reino merasa bahagia membalas ciuman isterinya.
Makasih untuk semua pembaca setia novel aku.
Maaf sedikit agak panjang ya..
Mungkin bila ada waktu dan kesempatan yang baik.
Semua rasa penasaran kalian akan terjawab.
di FOREVER LOVE 2
See you readers next time.
😘
.