
Maafkan author karena banyak terjadi kesalahan penulisan nama tokoh di episode sebelumnya.
Mohon pengertiannnya ya, penulisan novel ini saya lakukan tengah malam saat suami dan anak sudah terlelap tidur.
Untuk kedepannya saya akan lebih teliti.
Trimakasih😘
â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡
Kedua polisi tadi pun pergi meninggalkan kediaman David karena mereka tidak mempunyai cukup bukti.
" Aktingmu meyakinkan sekali David.. "
ujar wanita yang semalaman bersama David itu sambil tersenyum .
David membalas mengecup kening wanita itu lagi.
" Bagaimana sekarang gadis itu Dav.. ??
gadis yang bernama Cinta yang mereka cari.. "
tanya wanita itu lagi.
" Dia sedang menikmati surga dunia bersama klien ku... " ujar David.
" Semua ini belum seberapa sayang, aku akan membalaskan semuanya untukmu.. ujarnya lagi.
Dan lagi mereka bercumbu memadu hasrat nafsu mereka dan melanjutkan permainan ranjang mereka seperti tadi malam.
Terdengar desahan wanita itu dan David pun mengerang puas.
Entah apa yang diinginkan hati David sekarang.
Dia tak bisa lepas dari cumbuan wanita itu yang sudah lama menjadi teman wanitanya.
Tapi,
Dia pun masih bingung dengan perasaannya sendiri. Apakah ia mencintai wanita itu tulus atau hanya sekedar teman kencan saja.
Lain halnya dengan wanita itu.
Dia tidak mencintai David sama sekali.
Dia hanya teman dekat baginya tidak lebih.
Teman dekat tapi bila dikatakan pacaran memang bukan. Karena tidak pernah ada kata cinta yang terucap dari bibirnya untuk pria mencumbunya sekarang itu.
Dua jam kemudian,
gadis yang bernama Fani muncul di kediaman David dan ingin menjumpainya.
Dia terlihat kesal dan marah.
Ingin sekali ia melawan perintah papanya tadi malam tapi apa daya.
" Dav.. buka pintu.. ini aku Fani "
Fani berseru dan membunyikan bel pintu berkali kali.
Karena taÄ· ada sahutan, Fani pun menghubungi ponsel pacarnya tersebut.
Tak lama terdengar suara wanita itu yang mengangkat.
" Hallo, "
balas wanita itu.
" Kamu siapa yang mengangkat ponsel pacar saya...?" Mana David.
suara Fani mulai emosi.
" Dav, bangun ini calon isterimu." dan menyerahkan ponsel tersebut ke arah telinga David.
Dengan wajah yang masih berantakan, David menjawab ponselnya.
" Mau apa lagii.. sudah puas dengan melapor ke polisi. Jangan harap kamu dapat maaf dari ku... ! Lihat aku akan membuatmu sekeluarga menjadi gelandangan..! bentak David di telepon.
" Dav.. ku mohon .. jangan sakiti Cinta. Oke, aku minta maaf membawa hal ini ke polisi.
" Tapi gadis ituu.. dia tak bersalah..
Mengapa kamu begitu tega.. Masa depannya akan hancur ..! Fani memelas dan berusaha lembut kepada David.
Tak lama David bangun dari tempat tidurnya. Melirik Fani dari sudut jendela kamarnya.
" Jangan salahkan aku Fani, salahkan dirimu sendiri..Kamu yang bodoh. Kamu sendiri yang membawanya padaku memohon bantuan.
" Kamu pikir mudah mengeluarkan uang sebesar itu tanpa imbalan apapun.. !
ujar David.
" Sadarlah.. kamu sendiri saja dijual papamu kepadaku demi uang. Jangan munafik, Fani..!
Perkataan David sungguh menyakitkan hati Fani. Ia sadar apa yang dikataka David mengenai papanya tidak ada yang salah.
Perjodohan ini semua demi bisnis.
" Dav..! Tolong ambilkan handuk untukku..! suara wanita itu dari kamar mandi.
hati Fani seketika menangis mendengar suara wanita itu dari ponselnya.
Ia pun pergi dalam keadaan hati yang sangat sakit. Selama ini pacar dan sekaligus calon suaminya, ada main dibelakangnya.
batin Fani merintih.
Kemudian tanpa berkata apapun lagi. David mematikan ponselnya dan segera mengambil kan handuk.
" Apakah kamu masi lama disini.. hari ini aku ada pemotretan di Bandung. Aku tidak ingin telat."
ujar wanita itu lagi sambil berbenah diri.
" Aku masih memiliki banyak pekerjaan disini.
"Aku tidak bisa mengantarmu. Maafkan aku.
David mengecup kening wanita itu.
Saat wanita itu sudah bersiap melangkah keluar dari kamar David tiba -tiba..
David menahan langkah wanita itu dan memeluk tubuhnya dan merangkul pinggangnya dari belakang.
Ia enggan melepaskan kepergiaannya.
Mendekapkan kepalanya di leher wanita itu sambil mengecupnya mesra dan berkata,
" Rinduuu tinggalah disisiku.."
" Aku akan membahagiakanmu..
kata David lagi.
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Udah mulai kebuka gak teka teki cinta diantara mereka .
Dan lagi masih banyak rahasia yang belum terkuak.
Tunggu kelanjutaanya ya...☺
Dengan segala alibi yang ada. Polisi tidak bisa melanjutkan lagi pembicaraannya kepada David.
Mereka pun mohon undur diri dan pamit.