Forever Love

Forever Love
12. UJIAN HIDUP



Entah apa yang sekarang Cinta pikirkan.


Kemarin mendapat kabar bahwa ibunya di kecelakaan .Saat ibunya hendak bekerja di sawah tanpa sengaja sebuah mobil menyenggol sepeda ibunya tersebut.



Setelah rawat inap satu malam, Rumah Sakit di kampungnya tak memiliki peralatan medis yang canggih sehingga ibunya di rujuk ke RS yang ada di kota.



" Ayah... makanlah sedikit.." ujar Cinta sedih dan membujuk ayahnya makan.



" Nak. Mengapa ibumu belum sadar juga, sudah satu malam belum ada perkembangan..." balas ayahnya sambil menatap kondisi isterinya tersebut.



ìCinta tak tahu harus menjawab apa kepada Ayahnya. Kemarin dokter berkata bahwa ibunya harus segera di operasi.



Uang.


Tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan.


Bibinya telah menawarkan banntuan semua dari tabungannnya dua puluh lima juta.



Sawah yang tak seberapa di kampung hanya dapat digadaikan seharga dua puluh lima juta.


Kemana ia harus mencari sisanya.



Karena tak ingin dilihat ayahnya menangis, Cinta pergi ke kamar mandi RS dan menumpahkan segala kesedihannya.



" Kemana aku harus mencari sisanya... uang lima puluh juta .." isak Cinta di dalam kamar mandi.



" Oh Tuhan, bantulah hambamu ini...!! " teriaknya dalam hati.



Dokter yang akan menangani operasi ibu Cinta hanya memberikan tempo tiga hari dalam menyiapkan dana karena nyawa ibunya sudah semakin lemah.



Saat hendak permisi pulang, Ayahnya bicara padanya, "Mau kemana Nak.. kata ayah Cinta



" Mau pulang yah, besok aku kembali setelah pulang sekolah. Ayah jaga ibu ya.. Jangan lupa di makan ya. Ayah dari semalam belum makan. "ujar Cinta sedih.



Ia pun berpamitan kepada Ayahnya dan mencium tangan ayahnya.


Di pintu lobi rumah sakit, Cinta sedang menunggu seseorang.


Entah apa yang terjadi sebelumnya ia mendapat bantuan dari salah satu sepupu Desi.



Setelah mendapat kabar ibu Cinta kecelakaan.


Desi sebagai teman hendak membantu.


Ia pun berasal dari keluarga sederhana tapi


Ia mempunyai saudara sepupu yang terbilang lumayan.



" Mana nomor teleponnya, nanti aku akan menghubungi temanmu tersebut.. " jawab sepupu Desi diakhir pembicaraan lewat telepon kmarin.



Ketika di toilet RS tadi Cinta mendapat panggilan telepon dari nomor yang tidak dikenal.


Cinta berharap itu nomor dari orang yang di rindukannya selama ini namun ternyata salah.



" Mana mungkin dia.. kata hatinya.


Dia sudah melupakanku. Kami tak pernah berkomunikasi beberapa bulan ini.



hatinya mengingatkannya kembali sedih karena sebulan yang lalu Cinta memberanikan diri menelepon Reino namun nomornya tak aktif lagi.



" Benar itu mobilnya.


" Avanza hitam plat 0987.


ucapnya pelan dan melihat kembali sms dari ponselnya.



Setelah ia berjalan sampai di depan gerbang RS dan nomor tersebut misscall ke ponsel Cinta.


" tiinn ... tinn...!!.. suara klakson mobil memberi kode dari empunya si pemilik avanza.



Sebenarnya Cinta ragu untuk masuk ke mobil tersebut namun karena demi menolong nyawa ibunya dan yang membantu adalah masih saudara sepupu Desi sahabatnya . Ia tak berpikiran negatif.



"Cantik.."


Laki - laki di dalam mobil tersebut melirik kepada gadis remaja disebelahnya dan berujar dalam hatinya.



" Siapa namamu..?? tanya laki- laki tersebut.



" Cinta... mas .." jawab gadis itu sopan.



"Nama yang bagus sesuai dengan orangnya.." ujarnya lagi.



" Saya David dan saya bukan sepupunya Desi .


" Saya pacarnya sepupu Desi.


ujar David tersenyum manis.



" Cinta sudah kelas berapa sekarang.?


tanya David lagi.



"Kelas tiga, mas ..."


jawab Cinta singkat.



" Ooo berarti sama dengan Desi ya... "


" Bentar lagi Ujian Akhir ya.. ada rencana kuliah atau langsung kerja.. Cinta "


pria tersebut berusaha mencairkan suasana karena sedari tadi melihat ketegangan dari raut wajah manisnya.



#Terimakasih buat like dan lovenya😘


Maaf agak lama update 😊😊😊