
Masih samar terdengar suara pesawat yang mengudara membuat Reino tak ingin wanita disebelahnya terbangun.
Ia membuat kenyamanan tersendiri agar Cinta tak terbangun dari tidurnya.
Namun rasa kantuk yang tadi beberapa jam akhirnya membuat Cinta akhirnya bangun.
Ia merasa kebingungan.
Entah dimana dirinya sekarang.
"Surrpriseee...!!
"Cupp..."!
Reino memberi kecupan di kening isterinya.
"Mass..
ujar Cinta terkejut.
"Kita dimana..
kata Cinta lagi tak percaya.
"Di pesawat sayang..
"sebentar lagi kita mendarat.. santailah
katanya membelai pipi Cinta.
" Bagaimana kau membawaku kemari...?
Tapi kan aku harus pulang ke rumah dan kau akan perjalanan bisnis..??
"Bagaimana.. bisa..??
"Maaas...kau membohongiku kan..
ujar Cinta lagi sedikit kesal
Dalam benaknya Bagaimana bisa ia ketiduran dan lagi bukankah dia harusnya pulang kerumah.
Disisi lain Reino tersenyum kemenangan,
Ia sudah menyiapkan segalanya dan kali ini harus berhasil.
Setengah jam kemudian tibalah waktunya pesawat mendarat dan waktu menunjukkan malam.
Reino pun mendampingi isterinya terus berjalan hingga keluar dari pesawat.
Koper telah diambil dan telah melalui bagian pemeriksaan.
Ada dua koper.
"Mass.. Kenapa tidak beritahu dari awal..
"Tahu gini kan .. aku ikut kemasin pakaianku
kata Cinta lagi mimik wajah cemberut
Masih sambil menggandeng isterinya Reino berkata.
"Aku ingin memberimu kejutan sayang..
"Aku tak ingin jauh darimu walau sedetik.
"Maka ikutlah bersamaku.
kata Reino
"Tapiii.. aku tak ada pakaian ganti..
kata Cinta lagi.
Reino tersenyum.
"Nanti dekat sini ada butik.
"Ntar kita singgah membeli beberapa pakaianmu..
"Sementara menunggu yang lain daaa..."
Reino hampir saja keceplosan.
"Yang lain apa mas..?
"Memang ada mau ditunggu..?
Cinta penasaran
Dengan cepat Reino membalas.
"Menunggu jemputan sayang.
"Tuh lihat butiknya..
" Ayoo..
Setelah keluar dari bandara mereka singgah sebentar ke butik.
Tanpa sengaja terlihat lingre cantik nan seksi di pakai oleh patung model.
Tersirat di benak Cinta.
Tentang shoping ke mall dengan Desi kemarin.
Cinta menggelengkan kepala sambil tersenyum.
Melihat sikap isterinya yang t
"Mas... pakaian apa ini..?
"Aku tak suka..!
kata Cinta ketus karena Reino menawarkan sepaaang lingrei plus dalaman yang seksi.
"Sayangg...aku ingin lihat kau cantik pakai ini malam ini...gimana..
kata Reino membujuk.
"Mass.. aneh aneh lah.
"Aku tak suka pakai gituan..Mas tahu dari dulu..
"Tapi kalau mas ingin aku coba dan ingin lihat.. aku coba sekarang ya.. gimana. Aku seksi apa nggak ya.."
ujarnya menantang suaminya sambil tersenyum melirik ke arah suaminya.
Reino terkejut.
"Hei. ga boleh disini. Ntar orang lain lihat. Aku ga mau.
"Iya deh. ga usah beli.
"Cari baju piyama lain saja.
kata Reino mulai kesal.
Namun tanpa sepengetahuan Cinta, Reino telah memberi kode kepada pegawai butik untuk membungkuskan set lingre tadi.
Sambil tersenyum Reino sudah membayangkan semuanya.
"Kali ini harus berhasil.
"Hee.. hee..
gumannya pelan.
Melihat tingkah aneh suaminya senyum senyum sendiri, Cinta mulai khawatir.
"Mas.. kamu sakit ya..
"Kok senyum. ada yang lucu ya..
kata Cinta sambil memegang kening suaminya itu.
"Sayang...mas mu ini. sehat walafiat dan lahir bathin.. kok gitu sih.. Mau coba nanti di kasurr..??
kata Reino menggoda isterinya.
"Ihhh mas
"Sejak kapan jadi genit sih. Aku kan tanya .. gak salah loh...lagian napa dari tadi senyum sendiri.. sampai pegawai kasirnya liatin kita dari tadi.. aku kan malu..."
balas Cinta mengingat pandangan pegawai kasir setelah membungkus semua belanjaan mereka.
"Aku tuh senyum karena tadi.. itu..
Reino kembali tak melanjutkan kata katanya.
"Oo mas.. senyum.. karna tebar pesona ama cewek kasir tadi ya..
"Ya...pantasan...jadi aku mas anggap apa..
"Memang sih cantik tapi mas nanti tidur di lantai aja..!!
Cinta pura pura merajuk berjalan cepat.
"Bukan gitu sayangg..
"Aku hanya milikmu..
"Ciyusaaa...
sambil mengejar jalan isterinya lalu mencium pipinya.
"Aww..Ini di jalan mas.. maluuu.!
ujar Cinta terkejut.
Tak lama mobil yang menjemput mereka pun tiba dan mereka lekas ke hotel untuk istirahat.