Forever Love

Forever Love
Suara Batin.



Beberapa bulan kemudian,


Semuanya berjalan seperti biasanya.



Kini gadis itu telah berstatus mahasiswa


dan kondisi ibunya telah membaik walau tidak bisa bekerja seperti dulu.



Keluarga Cinta kini telah pindah ke kota karena ibunya masih harus rutin kontrol pasca operasi.



Sekarang ayah gadis itu bekerja sebaga sopir pribadi di sebuah perusahaan karena hanya itu keahlian yang dimilikinya selain menggarap sawah dikampung.



Dan adiknya Ryan pun,


bersekolah di sekolah negeri.



Mereka pun masih menumpang untuk sementara dikediaman bibinya itu.



Dan Reino,


bagaimana kabar lelaki itu.



Setelah pertemuan mereka terakhir di rumah sakit Reino tak pernah menghubungi Cinta bahkan sebaliknya.



Entah apa yang terjadi pada kedua insan tersebut.



" Aku harus bisa mengesampingkan perasaanku demi kebahagiaan keluargaku dengan kuliah yang baik dan mendapatkan kerja denga gaji yang lumayan.. Walaupun begitu aku merindukanmu pak Rey.... "


batin gadis itu saat menghabiskan waktunya di perpustakaan kampus.



Di sisi lain,



" Mungkin kebahagiaan belum menunjukkan jalannya bagi kita tapi suatu saat nanti kita pasti bertemu kembali gadis kecilku... " batin Reino yang sekarang sedang menikmati kopinya di sebuah cafe di paris.



Bagaimana dengan si iblis David,


Setelah mengetahui pemutusan hubungan kerjasama dari pihak perusaahan Reino.


Ia seperti mendapat tamparan keras dalam bidang bisnis. Ia geram dan tak percaya.


Padahal semuanya telah ia rencanalan dengan baik.



" Tunggu pembalasanku, Reino Hartawan..kamu akan mengemis padaku suatu saat nanti...! batin David.




Sedangkan Fani tunangannya hanya bisa pasrah dengan kemarahan papanya sehingga ia pun lari dan kabur keluar negeri. Ia tak ingin mempunyai suami seperti David. Ia tak tahan lagi. Setelah wisuda ia meminta izin ayahnya tuk liburan sejenak tapi itulah caranya lari dan tak kembali sampai sekarang.



" Papa.. aku akan menemukan suami yang terbaik untukku yang dapat menyayangiku tulus... batin Fani di sebuah apartemen sederhana sedang menatap laptopnya



Dan lagi,



Ruben pun masih tetap sama.


Masih mengagumi orang sama yaitu Cinta sehingga sekarangpun mereka di kampus yang sama.



" Walau hanya sekedar sahabat bagimu tapi aku yakin cepat atau lambat kau akan menyadari ketulusanku Cinta... "


batin Ruben yang memperhatikan gadis itu sedang membaca di perpustakaan kampus.



Begitu pun dengan sahabat Cinta lainnya,


Desi pun masih setia menjadi sahabat terbaik Cinta. Di kampus yang sama walau beda jurusan.




Fikri kekasih dari Desi,


Melanjutkan kuliah di Bandung karena orangtuanya pindah ke sana.



Dan ini yang ditunggu.


Sosok Rindu.



Deg.



Ia sekarang menjalani berbagai pemotretan dan even kelas atas. Bahkan kini ia sebagai model dengan bayaran mahal.



Yang menarik disini.


Rindu mendapat pekerjaan dari agensi modelnya untuk peragaan mode tahunan di paris.



Ia akan berangkat lusa dan tiket serta penginapan sudah disediakan pihak penyelenggara.



Tak lupa ia mengabari David kalau ia akan lama Paris .



Ia tahu David tak pernah berhubungan dengan wanita murahan lagi setelah bertemu dengannya. David hanya melakukannya dengan Rindu seorang.



" David.. kapan kau akan berubah, kembalilah seperti David yang kukenal dulu. Apa yang kau perbuat sungguh tak mengubah segalanya.. Andai kau tahu... gadis SMA yang berada dikamar hotel bersama papamu dulu adalah aku.."


batin Rindu dan ia menangis mengingat semuanya dulu.



Salahnya dulu meminta bantuan pergi menjumpai David waktu itu dan David sedang menemani ibunya di rumah sakit dan tak sengaja bertemu papanya David. Dan pria tua busuk dan tak tahu malu itu meminta persyaratan yang mau tak mau Rindu iyakan.



" Ommm.. udah saya anggap seperti ayah sendiri.. Mengapa om tega.. Ayah saya sedang sekarat... Aku mohon om.. tolong ayah saya... ujar gadis itu saat berusia tujuh belas tahun menangis di kaki papa David.



Dan tiba saatnya Rindu berangkat.


Ia membawa asisten dan manager bersamanya.



Dalam perjalanan kebandara,


Ia mengingat semua itu kembali dan tak terasa air mata membasahi wajah cantiknya.



" Nona Sheila kita sudah sampai.. ujar asistenya menyadarkan.



Kini ia bukan lagi Rindu yang dulu polos dan penakut.



Ia berganti nama Sheila Rika.




#Makasih ya buat pembaca setia😘