Forever Love

Forever Love
Rasa yang hilang



" Ya Pak...gadis itu pergi ke luar negeri. Dia dan beberapa teman kampusnya.


kata ajudan itu kepada Reino.



Reino pun berpikir lagi.


Kemana pergi gadisnya itu.



"Coba cek tujuan keberangkatannya.


" Dan lagi pastikan keselamatannya disana.


perintah Reino lagi lalu menutup teleponnya.



Ajudannya itu pun menuruti perintah dari bosnya.



" Cinta, aku merindukanmu..


batin Reino.



Segala kesibukannya membuatnya semakin jenuh.



" Apakah sebaiknya aku menghubungi gadis itu... bagaimana kabarnya..?"


batinnya lagi.



Ia kembali mengambil ponselnya dan menghubungi nomor Cinta.



" Panggilan yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan... tuutt...tuutty..



" Tidak aktif..


guman Reino.



"Apakah aku harus menghubungi ke rumahnya.. pikirnya lagi.



Reino yang masih berkutat dengan pikirannya akhirnya memutuskan akan menghubungi gadis itu lagi ketika balik ke Indonesia.



Semua pekerjaan Reino hampir selesai dinegara itu.


Mr.Louis partner bisnisnya mengundangnya untuk bertemu untuk makan malam.



" Restauran Golden Fish.."


" Jam 7.30 malam.


Reino membaca agendanya.



Setelah semua pekerjaannya selesai ia kembali ke hotel tempat ia menginap.



***



Cinta yang tiba sore tadi merasa perjalanannya sungguh menyenangkan.



Ia dan mahasiswa lainnya merasa takjub akan perjalanan mereka tersebut.



" Akhirnya bisa juga melangkahkan kaki disini... ujar kakak kelas Cinta.



" Ia kak. Negara yang indah.


" Lihat tak ada sampah dan lagi adem.. sejuk... kagum gadis itu.



Di bandara mereka di jemput bus perusahaan.


Rombongan mahasiswa dari Indonesia menuju hotel.



Ya hotel.


Dimana Reino dan Rindu menginap juga.



Sesampainya di hòtel mereka juga diantar ke kamar mereka masing masing.



" Cinta sebaiknya kita mandi dulu sebelum turun kebawah untuk makan... kata teman sekamarnya itu.



Di hotel itu Cinta dan dua teman kampus lainnya berada satu kamar.



Setelah mereka membasuh diri lalu turun kebawah yang terdapat restauran untuk makan malam.



Sekelompok mahasiswa tersebutpun kagum akan jamuan yang diberiakn hotel tersebut.



Reino yang telah siap siap akan pergi ke restauran segera turun kebawah.



Ia melewati restauran tempat dimana Cinta sedang menyantap makan malam.



"Wahh... enak sekali kak.. dan ini minunannya sungguh..



" Di Indonesia aku belum pernah memakan ini.


gumannya lagi.



Karena sakin asiknya memakan semuanya..


Gadis itu tersedak.



" Uhukkk.. hukkk...


suara batuk Cinta.



Dengan segera teman disebelahnya Cinta mengambilkan air untuk dia.



" Aduhh Cintaaa.


" Pelan pelan ini minun.. katanya lagi sambil memberikan minum itu.




" Cintaaa .."


guman Reino menghentikan langkahnya.



Ia merasa mendengar ada menyebut nama gadis kecilnya.



Ia pun menoleh dan melihat asal suara tersebut.



Deg.



Samar samar Reino melihat sepasang warga negara Indonesia suami isteri yang sedang makan dan melontar kata kata romantis.



"Aku cinta padamu sayangg..


kata isteri kepada suaminya.



"Happy Anniversarry sayang.


balas suaminya .



Reino pun tersenyum dan kembali melanjutkan langkahnya



"Ahhh.. hanya khayalanku saja


" Mana mungkin gadis itu disini dan lagi aku merindukannya sehingga hanya mendengar kata " cinta " aku langsung memikirkan gadis itu lagi.


ujarnya lirih saat mengendarai mobilnya.



Sementara Cinta yang tadi terdesak segera minum dan segera pergi ke toilet.



Ia tak ingin menggangu kenyamanan tamu hotel yang lain dengan suara batuknya.



Di dalam toilet.


Gadis itu membasuh mulut dan wajahnya.



"Aku memang kampungan.. Malu maluin saja.


" Cinta sadar. Ini luar negeri bukan Indonesia.


gumannya.



" Sebaiknya aku perlahan menikmati makanku tadi.. pikirnya lagi.



Ia pu. kembali ke restauran hotel itu dan menjumpai semua temannya yang masih menikmati makan malam mereka.



Mereka membahas perjalanan mereka ke negara itu.



Dan lagi mereka tak lupa menghubungi keluarga mereka masing masing.



Tak lupa gadis itu menelepon ayahnya.



" Halo Cinta.


" Gimana kabarmu.


" Sudah sampai nak.


kata ayah gadis itu.



" Halo yah.


" Cinta sudah sampai sore tadi.


" Aku baik baik saja disini.


ujar Cinta.



"Ayah sudah makan.


" Cinta baru saja selesai makan.


" Makanan disini enak semua tapi ada yang kurang yahh..


katanta lagi.



" Apa itu nak.."


tanya Heru.



" Keluarga.... ujar gadis itu sedih.


Ia berharap sekali orangtuanya pun bisa merasakan nikmat makanan yang ia rasakan.



" Jangan sedih gadis kesayanganku.


" Kemanapun kamu berada ayah dan ibu selalu ada dihatimu .. Nikmati liburanmu sayangg... balas ayahnya



"Yahh aku tutup teleponnya ya.


"Kami mau balik ke kamar.


" Nanti Cinta telepon lagi ya ayah.


"Salam buat ibu, Ryan dan bibi...


"Daa ayah... Cinta Rindu ayah.


kata Cinta .



" Ya nak.


" Ayahpun merindukanmu.


" Baik baik disana dan jangan lupa jaga diri.


Mereka pun mengakhiri teleponnya.