
Mereka pun tiba di sebuah cafe yang terkenal di ibukota.
Berbeda dengan cafe yang dulu pernah Reino dan Cinta makan es krem.
Gedung bertingkat tersebut pun memiliki tempat penginapan, karoeke dan spa di lantai atas.
" Silahkan di pilih menunya tuan dan nona.."
seorang pelayan memberikan daftar menu.
" Cinta mau es krem rasa apa.. " ?
tanya David.
" Vanilla mix mochacinno with chery di atasnya mas.."
balas Cinta.
" Sepertinya kamu suka sekali rasa itu.."
kata David lagi sambil melirik kearah Cinta.
" Mau coba rasa baru, Cinta..?
" Vanila Strawberry.
" Ada chery nya juga kok.
" Rasanya enak dan manis sekali.
David menjelaskan.
" Terserah mas aja.. Saya mau coba rasa yang baru.." kata gadis itu.
Tak lama pelayan pun datang membawakan es krem yang di pesan dan burger dan kentang goreng sebagai cemilan.
" Cinta sudah pacar .."?
tak lama David pun membuka suara.
Cinta terdiam. Dan membuka suaranya.
" Belum mas.."
balas Cinta tertunduk sedih
" Maaf kalau pertanyaanku membuat kamu sedih.." sambung Reino.
"Gimana rasa es kremnya..?
" Enak kan..?
" Rasa Strawberri di dalamnya membuat rasa yang manis yang berbeda.
David menjelaskan.
" Ya mas.. "
sahut Cinta karena memang selama ini Cinta tak pernah mencoba rasa yang lain dari rasa es krem favoritnya itu.
" Suasana hati bisa kita ungkapkan lewat rasa es krem ini Cinta.. Jadi jangan terlalu menyimpan perasaanmu sendiri.
" Bila selama ini kamu hanya menyukai satu rasa cobalah untuk menyukai rasa yang lain dan kamu akan melihat perbedaannya dimana.
David menjelaskan.
Seketika wajah Reino terlintas di benak Cinta.
" Apakah aku harus melupakannya dan mencoba untuk membuka hatiku untuk yang lain... ahh sudahlah...aku harus memikirkan keselamatan ibu sekarang.. " kata hatinya .
" Cinta mau jadi pacar saya..??"
kata David.
Seketika Cinta tidak melanjutkan makannya lagi. Gadis itu terdiam. Tak lama laki-laki di hadapannya tersebut memajukan wajahnya dan berusaha mendekati bibir Cinta.
" Mas bagaimana dengan uangnya..??
tanya Cinta tanpa basa basi berusaha mengalihkan tatapan dan pertanyaan David tadi.
"Sudah mau maghrib, takut kemalaman .. kata gadis itu lagi.
David merasa kelakuannya tadi di luar kendalinya . Dan seharusnya dia lebih bersabar.
" Maaf Cinta.."
" Apakah pertanyaan saya tadi membuatmu takut.. ?
David berusaha menenangkan keadaan.
" Jangan bercanda mas David.
" Bukan kah mas sudah memiliki pacar kak Fani..??
tanya gadis itu.
David termenung.
" Saya dan Fani memang pacaran .
" Kami di jodohkan.
ujar laki-laki tersebut menjelaskan.
" Bisnis keluarga Fani sedang ada gangguan. "Sementara orangtua kami adalah rekan bisnis.
Untuk membantu perusahaan ayahnya Fani dan mau tak mau Fani menyetujui. Walaupun di awal hubungan kami tak ada rasa cinta sama sekali.
David menjelaskannya lagi.
Cinta ga tahu harus bicara apa.
Ia tidak mau jadi perusak hubungan orang lain apalagi ini masih saudara sepupu Desi.
Dan lagi ia tak mempunyai perasaan apapun terhadap laki-laki di hadapannya tersebut.
" Kamu tak perlu menjawab sekarang Cinta.. "
saya memberimu waktu ujar David.
Cinta semakin khawatir.
Apakah ia menolak David .
Nyawa ibunya bagaimana.
" Mas... aku.. "
Cinta sudah siap memberikan jawaban.
Tiba - tiba refleks David menggenggam kedua tangan Cinta.
" Jangan memberi jawaban yang membebani hatimu Cinta... "
" Aku bisa menunggu dan mengenai uang sudah ku siapkan dan tinggal mengambilnya "
David tak ingin membuat gadis itu terlalu cepat memutuskan.
Mendengar semua ucapan David tadi membuat Cinta semakin bingung dan sedikit merasa pusing. Entah karena belum makan siang karena tadi hanya makan roti saja. Ia memang tak berselera makan sejak ibu nya masuk RS.
Dan akhirnyaaa...
wajah David bukan lagi satu melainkan dua tiga empat dan gadis itu jatuh di pelukan David.
#MASIH PENASARAN
SABAR MENUNGGU UPDATENYA😘