Don't leave me my dear

Don't leave me my dear
Chapter 45



Degggg.


Bagai tersambar petir hati Tio mendengar ucapan sang tuan muda, Tio melihat ke arah Tiara yang sedang menunduk ketakutan.


''Tiara bisa jelaskan semuanya nak???'' Suara bariton Tio mengagetkan Tiara.


Tiara meluruh ke lantai , Ia bersimpuh dikaki sang ayah meminta maaf atas kesalahanya Tiara sangat menyesali kebodohannya. Namun nasi sudah menjadi bubur, Noah sudah menanamkan benih dirahimnya.


''Maafin Tiara ayah. Tiara diperkosa ,niat Tiara hanya ingin membantu lelaki yang terkapar dijalan karna Tiara mengenalnya . Tapi tiba- tiba dia nyangka aku Maya yah, dia memperkosa aku karna menggap aku Maya yah.'' Terang Tiara ia menangis sesegukan dikaki sang ayah.


''Apa maksutnya, Menyangka kamu Maya apa dia berencana memperkosa Maya.'' Tanya Tio penasaran dengan cerita putrinya.


''Benar om namun beberapa kali gagal. Pria tersebut Noah kekasih Maya sendiri.'' Timpal Ben.


''Ya Allah kenapa engkau membuat putri- putriku jadi seperti ini. Kita harus meminta pertanggung jawaban dari bajingan itu meskipun Maya mencintainya Mau tidak mau , siap tidak siap Tiara dan bajingan itu harus secepatnya menikah.'' Tutur Tio panjang lebar. Ia begitu marah pada dirinya sendiri, Merasa gagal mendidik putri- putrinya.


''Berapa bulan kehamilanmu???'' Tanyanya lagi pada Tiara.


''Dua bulan ayah.'' Sahut Tiara.


''Tuan Muda tolong pertemukan saya dengan bajingan itu sekarang ''


''Tapi yahh''


''Mau apa lagi, Mau menunggu perutmu membesar dan mendapat hinaan dari semua orang. Dengar Tiara ,kamu akan mendapat julukan wanita murahan meskipun mereka tak tau fakta sebenarnya. Ayo Tuan muda antarkan saya bertemu dengannya.'' Tio berdiri disusul oleh Aaron, Ia akan mengantarkan Tio ke kantor Noah, biarkan itu menjadi urusan Noah dia yang berbuat dia juga yang harus bertanggung jawab.


Didepan lobby Abimanyu corp, Aaron bertanya pada sang resepsionis keberadaan sang CEOnya. Mereka menelvon sang sekertaris ,setelah Tuannya menyuruh tamunya keruangannya mereka menyampaikan itu kepada Aaron. Sebenarnya Aaron bisa saja langsung masuk tanpa meminta izin pada sipemilik. Toh, dia dia pemegang saham terbesar di abimanyu corp . Hanya saja ia tak mau menunjukkan ketiksopanan dirinya pada calon mertua.


Mereka memasuki lift menuju lantai tertinggi di kantor abimanyu corp. Setelah lift terbuka mereka melangkahkan kakinya mencari ruangan direktur utama. Ketika mendapati pintu bertuliskan Direkter Utama Noah Abimanyu.


Tookkk....tok...tok.....


''Masukkk.'' Sahut dari dalam ruanggan.


Cekklekkk.


''Hallo brother tumben bertamu kemari ingin mengucapkan selamat pada sahabatmu ini??'' Sambutan dari Noah membuat Aaron berhenti di ambang pintu. Ia hanya tersenyum sinis menyaksikan kesombongan Aaron.


''Tentu aku akan mengucapkan selamat pada sahabatku ini.'' Aaron melangkah masuk keruangan Noah diikuti Tio dibelakangnya.


Noah berdiri dari kursi kebesarannya menjabat tangan sahabatnya yang selalu unggul darinya. Ia melirik ke arah Tio, Bertanya melalu kode mata pada Aaron.


''Ohya perkenalkan ini om Tio ayah dari Maya.'' Sahut Aaron mengerti dengan kode Noah.


''Jangan bercanda Ar, Bukannya Maya seorang yatim pia....'' Ucapan Noah terpotong oleh sergahan Tio.


''Memang dia seorang yatim piatu tapi saya mengangkat dirinya anak seperti anak kandung saya sendiri. Jadi siapapun yang berani menyakiti anak- anak saya, Langsung berhadapan langsung dengan saya. Gak peduli orang kaya atau apapun itu.'' Ucap Tio menatap nyalang pada Noah