Don't leave me my dear

Don't leave me my dear
Chapter 27



''Setelah dari sini aku akan melamar kamu '' ucap Aaron.


''Jangan A'. Kamu lupa sama ucapanmu tempo lalu. Kalau hubungan kita cukup sampai disini saja.'' Sahut Maya


''Iya aku masih ingat'' Sarkas Aaron.


''Jadi cukup disini aja seperti kesepakatan kita di awal. Mungkin takdir kita hanya sebatas ini, Meskipun saling mencintai tapi tidak bisa saling memiliki.'' Timpal Maya meneteskan air mata.


''Kenapa kita tidak bersama sayang, Kita saling mencintai. Apa kamu takut Noah mencelakai aku lagi.Itu tidak akan terjadi lagi sayang, Karna aku yang dulu bukanlah yang sekarang. Dulu mereka membully aku karna aku dekat denganmu dan dia ngambil kamu dari aku , Aku diam aja. Tapi sekarang aku punya kekuatan, Aku punya segalanya dengan hasil keringatku sendiri. Akan aku hancurkan mereka yang mengganggu kita sayang''Sarkas Aaron membersihkan air mata dipipi sang kekasih.


''Coba beri tahu aku sayang, Biar aku mengerti dan bertindak. Aku gak mau kehilangan kamu lagi sayang'' Sahut Aaron memeluk Maya dengan erat. Maya juga membalas pelukan hangat dari pria yang ia cintai , Begitu hangat nyaman dan aman.



''Aaakkuu udah berjanji sama Almarhum Ayahnya Noah A' untuk selalu bersamanya.'' Sahut Maya menunduk. Aaron melepaskan pelukannya beralih menatap wajah sang kekasih.


'' Dan kamu akan melakukannya??? Meskipun cinta itu tak hadir diantara kalian.'' Tanya Aaron memastikan. Bagaimanapun Aaron sangat berharap hubungannya dengan sang kekasih bisa sampai ke pelaminan. Seperti mimpinya menginginkan Maya sebagai istri dan ibu untuk anak- anaknya.


'' Aku gak tau A'. Aku juga tersiksa dengan situasi seperti ini, Aku juga ingin hidup bahagia bersama orang yang aku cintai'' Timpal Maya air mata kembali tumpah.


Mengapa cinta harus semenyakitkan seperti ini haruskah dia mengorbankan cintanya hanya untuk wasiat ataupun balas budi.


''Kalau memang kita ditakdirkan berjodoh, Meskipun banyak halangan dan rintangan kita akan tetap bersama A' . Aku yakin itu.'' Maya melenggang pergi, Melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


Aaron hanya bisa memandang punggung gadisnya hingga tak terlihat lagi, Tak ingin mengejarnya biarkan saja sang gadis menenangkan fikirnnya.


Aaron meneteskan air mata yang sedari tadi ditahannya. Cukup sulit memang , Mengingkari janji kepada seseorang yang sudah tiada.


''Apa aku harus mengiklaskan dia untuk bersanding dengan pria lain. Tapi apakah aku sanggup melihatnya.''Batin Aaron memejamkan matanya antara mengiklaskan atau memperjuangkan.


''Gua harus yakin kalau Maya itu jodoh gua. Gua harus tetep berjuang untuk bahagia bersama wanita yang gua cintai.'' Aaron memberikan semangat untuk dirinya sendiri. Cukup dulu dia mengiklaskan gadisnya dan membuat dirinya begitu tersiksa.


Setelah mengobrol dengan Aaron, Maya melaksankan sholat sunah meminta petunjuk pada-Nya agar selalu dimudahkan dalam segala urusannya ,Hatinya tetap tegar meskipun terluka.


Bermunajat kepada sang pencipta diselingi tangisan pilu ,Berharap mendapat pencahayaan yang hakiki bersama sang pemilik hati. Menemukan jalan keluar sehingga dapat menikmati kebersamaan bersamanya.


Setelah selesai berdoa, Maya membereskan mukena dn sajadahnya. Ia mencoba memejamkan matanya, Kepalanya terasa pening memikirkan segala keharusan yang harus dilakukannya. Hingga satu jam memejamkan mata, Akhirnya ia terlelap juga dengan air mata yang sudah mengering dipelupuk matanya.


Mungkin sebagian besar wanita menginginkan hidup bersama pria yang dicintainya . Namun apalah daya kalau Tuhan sudah berkehendak manusia hanya bisa pasrah. Mengkuti Alur cerita yang Tuhan kehendaki.😊


Tetep semangat cinta.💪😜