Dea & Kinan

Dea & Kinan
57. Folder rahasia



Setelah kejadian penculikan Kinan pagi tadi, Akira hanya bisa terbaring di tempat tidurnya setelah diwawancarai oleh Megan.


Megan yang mendengar penjelasan dari kakaknya pun merasa terkejut dan tak menyangka kalau sosok Kinan yang begitu dikagumi olehnya bisa dijodohkan dengan pria seperti Bayu.


Akira juga melarang Megan untuk menceritakan hal ini kepada Dea, dan pria itu hanya bisa mengangguk paham menuruti ucapan kakaknya itu.


Lalu saat ini Megan tampak panik saat Akira tak kunjung keluar dari dalam kamarnya. Dengan ragu dia pun memeriksa kamar kakaknya itu dan mendapati Akira terbaring di tempat tidurnya dengan keringat dingin dan wajahnya yang memerah. Saat diperiksa, ternyata suhu tubuhnya sangat panas. Dengan cepat Megan berlari kerumah Kinan untuk meminta bantuan dari dua bersaudara itu.


Waktu baru menunjukan pukul 06:30 Pm, 30 menit menjelang makan malam. Dea pergi kerumah Akira bersama Megan, sedangkan Kinan sibuk membuat bubur dan teh mint untuk meredakan demamnya Akira.


Setengah jam kemudian Kinan pergi ke kediaman Akira dengan membawa bubur dan teh mint buatannya.


Sesampainya di kamar Akira, Dea memberikan ruang untuk kakaknya setelah mengganti kompresan di kening Akira, lalu Membiarkan kakaknya mendekati pria itu.


"Kalian pergi makan malam dulu, aku sudah menyiapkan makanan di meja makan. aku juga sudah makan sebelum pergi kesini, jadi kalian tidak perlu menungguku" Tutur Kinan sambil meletakan nampan berisi mangkuk bubur dan cangkir teh diatas meja kerja Akira yang berdekatan dengan tempat tidurnya.


"Tapi..." Ucap Megan merasa khawatir dengan kondisi Kakaknya itu.


"Kalian bisa kembali lagi setelah makan malam. Jangan sampai aku harus mengurus tiga orang sakit sekaligus" Jelas Kinan membuat Megan mengangguk paham, lalu segera pergi mengikuti langkah Dea yang sudah berjalan keluar lebih dulu.


Tinggalah Kinan seorang diri menemani Akira yang masih terlelap dalam tidurnya.


"Suhunya masih belum turun..." Guman Kinan memeriksa kening Akira menggunakan telapak tangan kanannya.


'Apa dia sedang bermimpi buruk ya ? Wajahnya benar-benar mengkhawatirkan...' Lanjutnya dalam hati saat melihat wajah Akira yang tak terlihat damai saat sedang terlelap.


***


"Masih belum bangun juga... apa harus ku bangunkan ya ?" Gumam Kinan mulai bosan saat melihat jam dinding yang menunjukan pukul 07:15 Pm, dan wanita itu sedang asik duduk di kursi putar milik Akira. Menggerakannya kekanan dan kekiri, lalu memutarnya menghadap kearah komputer Akira.


Tangannya mulai meraih mouse disamping komputer itu, lalu menggesernya membuat layar komputer itu kembali menyala. Di dapatinya sekumpulan foto seorang wanita cantik didalam sebuah folder rahasia bertuliskan "My love", sepertinya Akira sempat membuka folder itu dan lupa menutup kembali foldernya. Jadi saat Kinan membuka komputernya, folder itu masih menampilkan setumpuk foto wanita cantik yang tak asing baginya dan beberapa foto mesra mereka yang bisa membuat siapapun merasa iri.


"Hee... jadi kau masih mengoleksi foto Kiara ya..." Gumam Kinan sambil melirik sinis kearah Akira yang masih terlelap.


"Yah lagipula kalian sudah balikan lagi, jadi semua foto ini masih bisa diselamatkan kan ?" Lanjutnya kembali melihat semua foto Kiara dan Akira satu persatu.


'Mereka benar-benar serasi ya, Akira juga tampak bahagia... tapi kenapa dia sampai diperlakukan sejahat itu oleh si Kiara ? aku masih tidak mengerti dengan pikiran wanita itu, niatnya tidak bisa ku baca... He ? Dia bisa tersenyum juga ya ? Aku belum pernah melihatnya tersenyum setulus dan seindah ini...' Batinnya saat melihat foto Kiara yang dirangkul mesra oleh Akira, pria yang tersenyum begitu tulus dan hangat menatap kearah kamera. Memancarkan aura kebahagiaan yang begitu besar.


"Haah... harusnya tadi aku minta Megan menggantikanku menjaganya, sekarang aku merasa bosan sendiri disini" Gumamnya setelah menghela nafas lelah sambil menyenderkan tubuhnya pada kursi putar yang didudukinya.


10 menit kemudian...


"Kenapa dia ada disini ?" Gumam Akira saat membuka matanya dan tangannya langsung meraih sebuah handuk kecil yang menutupi keningnya.


"Ck..." Decak Kinan saat kalah bermain game di heandphonenya, "Arrgh..." Lanjutnya saat melihat heandphonennya mati karena habis batrai.


"Berisik !" Ucap Akira yang sudah mengambil posisi duduk diatas tempat tidurnya membuat Kinan terkejut dan segera melihat kearahnya.


"Akhirnya bangun juga..." Tutur Kinan segera mendorong kursi putar yang didudukinya kearah tempat tidur Akira dengan menggunakan kedua kakinya.


Tanpa sadar wanita itu sudah mendekatkan wajahnya dengan wajah Akira, lalu tangan kanannya meraih kening pria itu selagi tangan satunya memegangi keningnya sendiri. Mencoba membandingkan suhu tubuh Akira dengan suhu tubuhnya.


Akira yang merasa terkejut dengan tindakan Kinan pun hanya bisa mematung, dan tanpa sadar pria itu sudah menahan nafasnya selama beberapa detik.


'Aroma tubuhnya... benar-benar wangi' Batin Akira saat mencium aroma tubuh Kinan yang membuat pria itu hampir hilang kesadaran, saat rambut Kinan tergerai kedepan dan tertiup angin yang masuk melalui ventilasi udara dan jendela kamar Akira yang sengaja dibuka sedikit oleh Kinan.


Padahal Kinan sudah mandi beberapa jam yang lalu, tapi aroma wangi yang menempel pada tubuhnya masih menempel dengan pekat. Mungkin karena sabun dan shampo yang dipakainya.


"Hem, sepertinya panasnya sudah turun..." Gumamnya sambil menjauhkan dirinya dari Akira, membuat pria itu bisa kembali bernafas dengan leluasa.


"Tapi anehnya wajahmu masih merah, kenapa ya ?" Lanjutnya masih bergumam sambil memegangi dagunya dan memperhatikan wajah Akira yang sudah membuang muka darinya, menyembunyikan rona merah yang kembali mencuat saat mendengar gumaman wanita itu.


"Pokoknya untuk sekarang makan buburnya dulu, aku akan membuatkan teh mint yang baru untukmu..." Ucapnya membuat Akira tersadar dari lamunannya.


Sedangkan Kinan, dia sudah pergi dari kamar Akira sejak pria itu membuang muka darinya.


Disisi lain Dea dan Megan sedang asik bermain game, Megan mengajari Dea bermain game sampai membuat gadis itu ketagihan.


Sejak mereka berbuat kebisingan di rumah Akira, Kinan langsung mengusir mereka berdua untuk bermain di rumahnya supaya tidak mengganggu Akira.


Dan sekarang kedua manusia itu masih sibuk bermain game dan berteriak gak jelas di ruang tengah rumah Kinan, padahal hari sudah malam. Tapi sepertinya mereka tak memperdulikan waktu.


"Curang !" Teriak Dea refleks menjambak rambut Megan dengan gemasnya saat dia kalah bermain game melawan Megan.


"A-aw... lepasin, lepasin rambut gue ! bisa botak kalau loe jambak sekeras ini, lepasin !" Tutur Megan berusaha melepaskan tangan gadis itu.


"Kenapa bisa ? curang, loe gak ngajarin gue cara yang itu..." Oceh Dea tak mendengarkan pria itu, tapi tangannya sudah melepaskan rambut Megan.


"Dasar gorila !" Umpat Megan merasa kesal dengan tenaga yang dimiliki oleh gadis itu, "Kepalaku sampai berdenyut begini..." Lanjutnya bergumam sambil memijat pelan bagian kepalanya yang dijambak oleh Dea, lalu Megan diam-diam melirik kearah Dea yang sudah fokus pada layar heandphonenya.


"Aaa... !!" Teriak Dea membuat keributan.


"Apaan sih ?" Tanya Megan sambil menutup kedua telinganya, melindungi gendang telinganya dari suara mematikan Dea.


"Ini ! Ini lihatlah..." Jawab Dea sambil memperlihatkan layar heanphonenya, "Berita ini, ini ? ini maksudnya apaan ?" Lanjutnya membuat Megan terkejut dan membelalakan matanya.


"Pertunangan Kakak dan kak.Kinan ?" Guman Megan saat melihat judul berita bercetak tebal dengan tulisan " Terungkap! kebenaran dari pertunangan putra pertama keluarga Wira dengan seorang wanita bernama Kinan. "


"Be-beritanya sudah tersebar luas sejak dua jam terakhir loh..." Tutur Dea membuat Megan segera membuka sosial medianya dan membuka beberapa website yang memposting artikel online tentang kakaknya dan Kinan.


"Benar... langsung menjadi trending topic" Gumam Megan tak bisa melepaskan pandangannya dari layar heandphone ditangannya.


'Darimana asal berita ini ? kenapa langsung menyebar luas begini ? kakak gak mungkin membuat berita bodoh seperti ini kan ? lagipula dia benci menjadi pusat perhatian, itulah kenapa dia selalu menghindari media... tapi berita ini ?' Lanjutnya bertanya-tanya dalam hati sambil memperhatikan foto Akira dan Kinan yang ikut terposting disana sebagai pelengkap artikel itu.


xxx


Hay hay... ๐Ÿ‘‹๐Ÿ˜


Aku kembali lagi untuk menyapa kalian semua. apa kabar nih ? semoga baikยฒ aja ya ๐Ÿ˜Š


maaf ya update-an hari ini ngaret...


Soalnya hari ini terlalu sibuk T^T jadi baru bisa nulis lagi ๐Ÿฅบ


Eh iya lupa... "Minal 'aidin wal faidzin" ya kalian semua ๐Ÿ™๐Ÿ˜Š๐Ÿ™†โ€โ™€๏ธ


Terima kasih untuk yang sudah mampir dan mengikuti keseruan Dea & Kinan dari awal, untuk yang baru mengikuti keseruan Dea & Kinan, ku ucapkan terima kasih juga dan selamat datang di lapak ku ๐Ÿคญ


Gak kerasa ya perjalanan mereka sudah 2 bulan, tapi ceritanya udah sebanyak ini. dan masih belum ada tandaยฒ kelar :v


semoga betah ya ngikutin keseruan Dea & Kinan nya, jangan bosan dan kabur ditengah-tengah cerita ya.


Jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar juga ya, like dan jadikan list favorit untuk mengikuti update-an terbarunya juga ya ๐Ÿ˜†


Hari ini bolehlah batu vote juga, mumpung lagi lebaran, bagiยฒ THR gitu ๐Ÿคญ


gak deng bercanda :v tapi kalau ada yang mau bantu vote juga gak apaยฒ, makasih banget malah ๐Ÿ˜†


Udah ah basa-basinya, cape ๐Ÿ˜‚


untuk update-an selanjutnya dilanjut besok aja ya. mau mojok lagi (nulis maksudnya :v)


sekali lagi "Minal 'aidin wal faidzin" ya kalian semua,


Jangan lupa jaga kesehatan juga ya ๐Ÿ˜Š