
"Sudah ku duga itu teknik pengendalian darah bukan?" tanya ryuu pada azir
"Oh ... Ternyata kau tau soal teknik ini, aku kira hanya aku saja yang tau" jawab azir yang terlihat terkesan dengan pengetahuan ryuu.
"Teknik pengendalian darah? Apa itu" tanya pak akaza yang belum pernah mendengar teknik semacam itu.
"Benar itu adalah teknik rumit yang sangat sulit untuk dikuasi ........"
Teknik pengendalian darah, maksudnya adalah saat pengguna melakukan segel tangan tertentu dan memfokuskan auranya pada satu mahkluk hidup atau bisa saja pada mahkluk hidup yang ada dengan sarat mereka memiliki darah, maka saat itu teknik ini akan berkerja dengan cara meledakkan semua les darah pada targetnya.
Bukan hanya itu ledakan les darah ini akan menghancurkan jaringan sarap pada target bahkan teknik ini juga menjadi mimpi buruk bagi iblis dengan regenerasi yang tinggi, karena kemampuan regenerasi mereka akan terhenti saat itu juga.
Jika bertanya bagai mana cara terlepas dari teknik ini jawabannya adalah mustahil, kecuali sebelum si pengguna melakukan segel tangan maka kita harus segera mengacaukannya mencegah agar teknik pengendalian darah digunakan.
"Kau terlalu pintar untuk seukuran kucing jalanan. Tidak! Bahkan kau lebih pintar dari cecurut mati suri itu" jawab azir setelah mendengar ryuu yang menjelaskan teknik pengendalian darahnya pada pak akaza.
"Kalau begitu jangan sampai dia gunakan teknik itu" ujar pak akaza kemudian bergerak menyerang.
Selama menyerang ryuu terus meminta pada Yamato yang kini sedang tertidur untuk sadar dan kembali mengambil alih atas dirinya sendiri, tapi azir mengatakan kalau usaha ryuu tidak ada gunanya.
Meski satu Lawa dua tapi azir tetap unggul walau mereka berdua terus mencoba untuk menekannya sayangnya azir tetap unggul, sampai akhirnya ryuu telah ditarget oleh tombak tsukoyomi hal ini membuat pergerakannya menjadi selambat siput.
Tombak tsukoyomi terlihat melesat pecat kearah ryuu yang tidak bisa berbuat apapun tapi syukurnya pak akasa membelokkan arah dari tsukoyomi dan berhasil menyelamatkan ryuu.
Setelah tsukoyomi kembali ke sisi tuannya, kemudian kali ini asir yang lebih dulu menyerang seperti sebelumnya situasi masih berpihak pad azir dan tidak ada yang berubah, serangan dari azir ini berhasil membuat pak akaza dan ryuu luka-luka walau luka yang di dapatkan ryuu perlahan mulai sebuah.
tidak memberikan waktu bagi mereka untuk menarik nafas, azir kembali menyerang secara brutal. Luka dalam mau pun kecil mulai didapatkan pak akaza dan saat ryuu akan menerkamnya dari belakang tiba-tiba saja tombak tsukoyomi melesat menembus tubuh ryuu membawanya dan menancap di sebuah pohon.
Ryuu mencoba mencabut tombak itu namun hal tersebut sangat sulit dilakukan dalam wujudnya saat ini, karena itu ryuu kembali merubah wujudnya menjadi manusia dan terlihat tombak tsukoyomi menancap di ryuu dada sebelah kanan.
Meski tombak itu menancap sangat dalam di pohon membuat ryuu kesulitan saat mencabutnya, hal ini juga membuat darah ryuu terus bercucuran.
"Ayo tercabutlah!" batin ryuu yang berusaha keras mencabut tombak tsukoyomi.
Situasi kini menjadi sangat kritis melihat ryuu yang masih mencoba melepaskan tombak tsukoyomi dan pak akaza yang mulai kewalahan menghadapi azir seorang diri. Mereka hanya bisa berharap pada Yamato untuk segera sadar.
.
.
.
.
.
.
.
.
Di alam bawah sadarnya Yamato mulai tenggelam secercah cahaya kecil mulai menembus masuk menyinari mata kanannya, karena hal ini Yamato mulai membuka kedua matanya.
"Apa ... Ini?" gumam Yamato yang melihat dirinya perlahan mulai tenggelam semakin dalam.
Yamato mendengar dengan jelas suara pertarungan yang sedang terjadi saat ini, sampai akhirnya Yamato terkejut mendengar suara ryuu yang meminta Yamato untuk sadar.
akhirnya yamato berhasil sadar dan sesuatu muncul mendorongnya keluar dari dalam air, melihat itu azir Sedikit terkejut mengapa Yamato bisa kembali setelah tenggelam.
"Aku ... Bukan tapi kami semua akan memurnikan mu!" teriak Yamato lalu bergerak menyerang azir.
Saat melihat Yamato yang menyerang dan kata-katanya membuat azir teringat dengan seseorang di masa lalu.
"Jangan bercanda kau" jawab azir kemudian dari belakang tempay azir duduk dua tengkorak raksasa keluar dan mulai menyerang.
Meski terjadi bentrok di alam bawah sadar tapi tidak berpengaruh dengan pertarungannya dengan pak akaza, malah azir semakin berutal karena kesal meliha Yamato dapat kembali setelah iya tenggelamkan.
namun karena tekad yang kuat dan entah bagai mana bisa secara tidak langsung Yamato melakukan segel tangan yang membuaya azir panik melihat hal itu.
Ketika melakukan segel tangan sebuah tanda mulai muncul di wajah Yamato dari sebelah kiri terus menyebar sampai ujung tangan kirinya.
"Dasar bocah berengsek!" teriak azir dengan nada yang terdengar sangat kesal kemudian melepaskan anak pana amaterasu kearah Yamato.
Seinci lagi panah amaterasu akan mengenai Yamato namun anak panah itu tiba-tiba saja lenyap begitu saja yang membuat azir semakin lagi terkejut adalah munculnya sejumlah tombak cahaya yang mulai menembus tubuhnya dari segala arah.
Lalu sejumlah rantai Muncul dan mulai menyambut dengan tombak yang menembus tubuh azir.
" ... Takdir lagit!"
"Ini yang ku sesali. Kenap waktu itu tak ku bunuh keturunan mu" gumam azir yang tak dapat berkutik sama sekali.
Setelah azir berhasil di segel kini Yamato kembali mendapatkan kendali atas dirinya sendiri, tapi karena semua kejadian ini membuat stamina Yamato terkuras habis dan dia pun jatuh pingsan.
Baju kaisar yang digunakan Yamato mulai terbakar oleh api hitam dan menghilang, bentuk tubuh Yamato juga kembali seperti biasa setelah terbebas dari azir. Juga
Tombak tsukoyomi yang menancap kini telah menghilang.
"Ini saatnya" ucap pak akaza yang bersiap mengayunkan pedangnya untuk memenggal kepala Yamato.
Syukurnya ryuu bergerak cepat, meski lukanya masih belum tertutup tapi ryuu berhasil menyelamatkan Yamato yang tidak sadarkan diri dari kematian. Melihat itu pak akaza tidak mengejar melihat dirinya juga saat ini sedang terluka.
Kemudian ia memilih untuk kembali ke markas pusat dan memberitahu tentang semua yang terjadi dengan sedikit bumbu kebohongan.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Dasar bodoh. Kau membuat ku hampir mati" Ujar ryuu pada Yamato yang berada di gendongannya.
Tapi karena Yamato tidak sadarkan diri jadi selama perjalanan kembali ryuu hanya berbicara sendiri meski semua perkataannya itu ditujukan untuk Yamato.
Kurang lebih dua puluh menit kemudian akhirnya ryuu sampai sebelum pak akaza sampai di markas pusat, walau terlihat sepi tapi ryuu dikejutkan oleh kapten Hideaki yang menunduk dibelakang secara tiba-tiba.
Kapten Hideaki meminta ryuu untuk tidak berisik dan ikut dengannya ke tempat yang lebih aman, setelag beberapa menit berjalan mengikuti kapten Hideaki seperti pencuri akhirnya mereka berlima sampai di sebuah ruangan.
Terlihat seperti rumah sakit karena memang itu adalah ruangan perawatan, Yamato langsung di tidurkan tidak lama kemudian sejumlah perawat datang dan mereka berdua diminta untuk menunggu diluar.
Kapten Hideaki meminta ryuu untuk kembali ke asrama agar tidak ada yang curiga tentang semua ini dan dirinya akan pergi untuk memberitahu pak morisawa dan jendral yang lain.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Tunggu saja. Saat waktunya tiba, semua yang kau sayangi akan ku hancurkan. Bahkan dunia ini akan ku buat berlumuran darah" gumam azir yang malah ucapannya itu seperti sumpah