
dengan cepat ia mengambil senjatanya, Setelah pedang itu ada di genggamannya kapten terumoto langsung melemparkan beberapa bola hitam yang di ambil dari balik jubahnya.
Bola-bola itu pun meledak, mengeluarkan air yang membasahi seluruh tubuh iblis itu, membuatnya terlihat lemas, karena air itu adalah air suci.
Karena efeknya tidak akan bertahan lama, kapten terumoto pun melesat mendekati si iblis saat sedikit lagi salah satu kakinya akan berhasil di tebss, iblis itu menyerang kapten terumoto.
Tapi kakinya berhasil di tebas terumoto bersamaan dengan kepala dari iblis itu, Yamato dan yang lain pun bergegas mendekati kapten terumoto dan memberikannya pujian.
Dengan wajah senang karena dapat pujian dari para anak-anak kecuali matsuya yang hanya berdiri melihat.
Beberapa menit kemudian suara teriakan kembali terdengar dari gerbong sebelah, kapten terumoto pun menyuruh anak-anak untuk mengambil senjata mereka karena untuk menjaga diri mereka sendiri.
Seperti yang di katakan jenderal morisawa, sebelum memegang pedangnya terlebih dulu Yamato mengunakan sarung tangan kain pemberian jenderal morisawa.
Dan benar saja saat ia menggam pedangnya senjata itu tidak hancur ataupun meleleh seperti senjata yang sebelumnya.
Sama seperti sebelumnya, iblis yang kali ini muncul juga dengan mudah di kalahkan oleh kapten terumoto, saat mereka semua pikir ini sudah selesai ternyata tidak.
Tiba-tiba kereta itu terguncang seperti menabrak sesuatu dan membuat kereta itu terguling keluar dari jalurnya.
Ternyata yang membuat hal itu adalah iblis lain yang menahan kerena di bangain depan lalu menggulingkannya agar keluar jalur.
"Apa kalian baik-baik saja?" tanya kapten terumoto.
Dengan sigap terumoto menyuruh Yamato dan yang lainnya untuk segera keluar sementara dirinya akan membantu semua penumpang untuk keluar.
Saat Yamato akan keluar tiba-tiba seseorang berlari melintasi kapten terumoto ke arah Yamato, dengan wajah terkejut terumoto langsung berbalik untuk menangkap orang tersebut.
Namun tidak sempat "Yamato awas!!" teriak kapten terumoto.
Saat berbalik Yamato pun dibuat terkejut dengan kuku yang tajam berhasil menebus perut Yamato, dan ternyata orang itu bukanlah manusia melainkan iblis.
Dengan cepat kapten terumoto memenggal kepala iblis itu lalu, dengan darah yang terus keluar Yamato pun jatuh terusngkur.
"Kalian bawa Yamato keluar, aku akan segera menyusul" ujar kapten terumoto lalu masuk ke gerbong lain.
Di luar Yamato di baringkan, teman-temannya kecuali matsuya terlihat begitu panik dan mencoba mengobatinya dengan kemampuan pengobatan yang mereka pelajari.
Di tengah kepanikan Ayumi berhasil membuat obat yang dapat menghentikan pendarahan yang di alami Yamato, "ternyata kau pintar juga"puji yuzuru.
Tidak lama kemudian kapten terumoto datang menghampiri, iya pun menanyakan keadaan Yamato, syukurnya Yamato perlahan mulai membaik karena pendarahannya berhenti dan kekuatan mata raja azir membuat lukanya cepat seklia sembuh.
"Kita sudah sangat jauh dari markas pusat, mereka akan memerlukan waktu seekitat dua jam untuk ke mari" ujar kapten terumoto lalu menghubungi markas pusat.
ketika akan meminta bantuan dari markas pusat, iblis yang tadi menggulingkan kereta muncul bersama dengan seorang pria yaitu Adron.
"Adronl!" ujar kapten terumoto dengan memandang sinis adron
"Haha, kita bertemu lagi terumoto penawaran ku masih berlaku untuk mu"
"Sebanyak apapun kau menawari ku jawaban ku adalah tidak!"
"Umur yang singkat akan membuat kami manusia lebih menghargai hidup dan menikmati setiap detik yang di lewati" jawab kapten terumoto
"menua lalu mati adalah keindahan bagi setiap mahkluk hidup, hidup selamanya bagi ku bukanlah anugrah tetapi kutukan" jelas kapten terumoto yang terlihat serius.
"Menyebalkan sekali kau" lalu bergerak menyerang, begitu pula dengan kapten terumoto.
Mereka berdua pun saling beradu pedang dengan menatap satu sama lain, sementara anak-anak di buat sibuk oleh iblis dengan sayap kelelawar.
Perlahan Yamato mulai bangun dan melihat teman-temannya sedang bertarung, baru saja Yamato bangun, adron langsung menyerangnya.
Tapi kapten terumoto melemparkan sebuah belati dan berhasil menghentikan pergerakan adron dan iya kembali menyerang terumoto.
Meski dirinya juga kewalahan, kapten terumoto terus memperhatikan anak-anak yang sudah terluka, membuat dirinya harus terkena serangan dari adron.
"Jangan pedulikan orang lain, pikirkan dirimu sendiri!" ujar adron yang berhasil melukai kepala kapten terumoto.
Membuat setengah wajahnya tertutup oleh darah, tapi kapten terumoto berhasil membalas serangan adron dengan memotong tangan kirinya, walau pun begitu tangan adron akan kembali tumbuh.
Sekali lagi kapten terumoto mengalihkan pandangannya ke anak-anak melihat mereka yang tidak sanggup, kapten pun memotong kaki adron kemudian bergegas membantu anak-anak.
Ia langsung melemparkan sebuah bola yang berisi air suci kepada iblis itu dan membuatnya langsung lumpuh, bergegas masaru langsung menebus kepala iblis tersebut.
"Kalian cepat berlindung bersama Yamato, ini benar-benar di luar dugaan ku" ujar kapten terumoto lalu kembali meladeni adron.
Yamato dan yang lain hanya bisa melihat karena mereka tidak bisa mengimbangi mereka berdua, dengan terpaksa mereka hanya melihat dan berdoa untuk kapten terumoto.
Saat adron mengambil jarak dengan kapten terumoto ia terlihat mengibaskan tangannya, begitu waspada kapten terumoto terus memperhatikan seklilingnya.
Kemudian ia langsung menghindari sesuatu yang tidak dapat dilihat, namun tiba-tiba sebuah tanah di belakang Tempat kapten terumoto berdiri tadi terbelah seperti di mengunakan pedang.
Hal yang sama terus di lakukan adron dan kapten terumoto hanya dapat menghindar dan menagkis setiap serangan yang kasat mata itu, membuat dirinya harus mengunakan instingnya.
Sampai tiba-tiba adron muncul di depan lalu mengarahkan pukulannya ke arah wajah pakten terumoto, namun ia berhasil menahannya dengan Padang.
Adron pun membelokkan pukulannya itu dan mengenai mata kiri terumoto di tambah ia terhempas jauh dan membentur kereta.
"Kapten!!" teriak anak-anak.
"Kalian urus para korban" bantak kapten terumoto, membuat anak-anak langsung terdiam dan bergegas membantu para korban.
Wosss kapten terumoto melesat cepat menyerang, serangan yang mendadak itu membuat adron tidak sempat untuk menghindar atau pun menangkisnya, dan adrin pun berhasil terhempas cukup jauh.
Tidak ada yang mengalah satu sama lain, jual beli serangan terus terjadi, banyak luka ringan atau pun luka parah yang sudah di dapatkan kapten terumoto selama baku hantam dengan adron
Seharusnya juga adron mengalami luka yang parah sama dengan kapten terumoto tapi karena kemampuan regenerasinya yang sangat cepat, semua luka itu menjadi tidak berarti baginya.
"Sudah ku katakan jadilah Bagain dari kami dan kau akan hidup selamanya" teriak adron dengan wajah yang kesal.
"Berisik!"