The Exorcist

The Exorcist
Iblis yang lepas kendali



Hari ini adalah hari yang berat bagi yamato dan juga yang lain karena pak kirino akan melakukan ujian dengan cara satu lawan satu dengan seorang iblis yang selalu di jadikan bahan eksperimen pihak medis.


Setelah semua berkumpul, pak kirino menjelaskan apa-apa saja yang harus di perhatikan saat melawan iblis, yaitu.


"Ingat iblis selalu menyerang brutal dan tampa berpikir itu sebabnya kalian harus mengunakan kelemahannya itu untuk menjatuhkannya, gunakan kekuatan lawan kalian" setalah penjelasan yang singkat pak kirino pun kembali keluar  lapangan di ikuti yang lain.


Dan pak kirino pun menarik sebuah tuas kemudian sebuah pagar besi muncul mengelilingi area lapangan, beberapa saat kemudian kapten kobayakawa hideaki datang dengan beberapa betugas lain untuk berjaga-jaga.


Sesuai absen yang pertama maju adalah yuzuru, setelah dirinya sudah berada di dalam arena yang di keliling jeruji besi, pak kirino pun memberitahu untuk segera bersiap-siap.


"Baiklah turunkan" dan sebuah sangkar besi pun di jatuhkan dari atas, dan perlahan pintu sangkar itu terbuka.


Yuzuru dengan pedang lenturnya langsung waspada karena ini adalah yang kedua kalinya ia melawan iblis sungguh, tak begitu lama iblis yanh ada di dalam sangkar langsung menyerang.


Tapi yuzuru berhasil melompat ke  atas untuk menghindar dan juga melayangkan serangannya, putaran yang di lakukannya di udara membuat pedang kentutnya mengikut gerakan yang di lakukan yuzuru.


Hal tersebut berhasil menyebabkan beberapa luka di tubuh iblis tersebut, walaupun lukanya langsung sebuah dengan cepat.


"Refleks bagus, gerakan bagus, hasil luka lumayan" ujar pak kirino yang mencatat perkembangan yuzuru.


Selama pertarungannya, setiap gerakan yang di gunakan yuzuru terlihat malah seperti sedang menari, karena dengan cara itu pedang lenturnya dapat di gunakan dengan mudah dan tidak akan melukai dirinya sendiri.


Saat mengambil jarak, yuzuru langsung mengunakan kekuatan yang di miliki oleh kadangnya itu.


"Teknik senjata terkutuk!! Tarian musim gugur" dan ia melesat dengan cepat ke arah iblis itu.


Dengan pedang yang terus mengikuti dirinya, dan dengan satu serangan yuzuru berhasil memotong iblis itu menjadi beberapa bagian.


"Oke! Kerja bagus, sekarang hamasaki Mitsuhiro kamu selanjutnya, bersiaplah".


"Doakan aku yah" ujar Mitsuhiro pada Yamato dan yang lain.


"Yah semoga kua kalah" jawab Yamato.


"Kau keterlaluan" kemudian Mitsuhiro pun masuk kedalam.


Sama seperti sebelumnya, sebuah sangkar yang berisi iblis juga di turunkan dari atas dan pintu sangkarnya pun mulai terbuka.


Dengan belatinya dan sebuah pistol, Mitsuhiro mulai bersiap-siap untuk serangan dari iblis itu, tapi setelag pintunya terbuka iblis yang ada di dalam malah terlihat begitu waspada.


Ia malah berjalan perlahan memperhatikan Mitsuhiro, tidak terlalu di pikirkan ia pun melemparkan belatinya, lalu menembak kearah iblis itu akan menghindar.


Anehnya iblis itu hanya mengecoh Mitsuhiro, dirinya tidak jadi untuk menghindar ke sebelah kiri dan malah ke sebelah kanan.


"Cih dia pinta juga" ujar Mitsuhiro lalu menangkap belati yang kembali lagi ke tangannya.


"Kalau begitu" kemudian ia pun kembali melemparkan belatinya, saat di tengah jalan Mitsuhiro mulai menjentikkan jarinya.


Dan belati itu pun mulai memperbanyak diri, tapi tidak ada yang mengenai iblis itu yang ada malah menancap di sekitarnya.


Setelah salah satu dari sekian banyaknya belati yang ada, satu belati kembali ke tangan Mitsuhiro dan ka terlihat mulai mengambil ancang-ancang.


Dalam sekejap mata ia menghilang dan muncul di dekat belati yang ada di di belakang iblis itu, hal tersebut membuat mereka yang menonton terkejut dengan kecepatan itu.


Dengan cepat ia menembakkan peluruh yang ada di pistolnya, tapi iblis itu berhasil menghindar lagi untuk yang ke dua kalinya.


Dengan cepat ia menjauh dari Mitsuhiro.


Secepat mungkin Mitsuhiro mencabut beberapa belati yanga ada di tanah lalu melompat ke udara kemudian melemparkan semu belati yang ia ambil tadi.


Setelah menancap, Mitsuhiro kembali berpindah tempat di dekat belati yang ia lemparkan barusan, karena terkejut iblis itu tidak sempat untuk menjauh dan satu belati langsung di turunkan pada iblis itu.


Setelah satu belati menancap di tubuh iblis itu, Mitsuhiro pun mulai mengunakan kekuatan kedua senjatanya.


Seperti di tarik magnet semua belati yang menancap di tanah mulai berterbangan menghujani tubuh iblis itu sampai tubuhnya tertutup oleh belati.


Tapi Mitsuhiro tidak mengunakan kekuatan dari pistolnya karena serangan barusan juga sudah berhasil membunuh iblis itu.


Setelah Mitsuhiro keluar dirinya di berikan pujian oleh teman-temannya kecuali matsuya yang terlihat merasa terasing oleh Mitsuhiro.


"Selanjutnya Takigawa Yamato, bersiaplah"..


"Astaga ini bagian ku, kenapa aku jadi gugup yah?" ujar Yamato, setelah memakai sarung tangannya.


"Tenang saja, jika kau bisa kau juga harus bisa" sahut Mitsuhiro.


Kemudian Yamato pun masuk ke dalam area lapangan, setelah ia menunggu beberapa saat akhirnya iblis yang menjadi lawannya muncul.


Tapi bukan dari dalam sangkar melainkan langsung datang dengan sendirinya, pak kirino dan kapten hidaeki mulai merasa aneh dengan kemunculan iblis itu.


Saat Yamato baru saja akan mengeluarkan pedangnya dari dalam sarungnya, iblis itu sudah lebih dulu menyerang tapi Yamato berhasil menghindar.


Kemudian iblis itu mengeluarkan sejumlah cakram yang berputar cepat mengarah pada Yamato, keren jumlahnya yang cukup banyak membuat Yamato hanya bisa membelokkan serangan tersebut.


Sampai wajahnya harus terkena goresan dari serangan cakram tersebut.


"Sepertinya iblis itu tidak di suntik obat penenang" bisik pak kirino pada kapten hidaeki.


"Itu bukan iblis kita, tapi ada seseorang yang mengendalikannya dari jauh" jawab kapten hidaeki.


"Apa maksud anda?"


"Maksud ku ada seorang phantom di sekitar sini yang mengendalikan iblis itu" jelas kapten hidaeki.


"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?"


"Kita tunggu sampai situasi memanas".


Serangan yang sama terus di luncurkan, mmebuar Yamato tidak dapat mendekati iblis itu sampai akhirnya ia memaksakan dirinya untuk maju


Iblis itu malah semakin mengamuk saat dirinya melihat siluet wajah yang muncul di belakang Yamato, dan dengan cepat iblis itu menerang secara terang-terangan.


Dan mereka pun mulai saling jual beli serangan, baru saja beberapa saat Yamato sudah terlempar dan menghantam pagar besinya.


"Ini sudah cukup panah"ujar kapten hidaeki kemudian menghunuskan pedangnya.


Dengan mudah dirinya memotong jeruji besi itu untuk masuk kedalam dan membawa Yamato keluar, beberapa petugas exorcist mencoba untuk menangkap iblis itu namun tidak bisa.


Dan kapten hidaeki meminta yang lain untuk mundur, sebuah kartu dengan gambar retakan seperti kaca yang retak ia ambil dari dalam saku celananya, kemudian melemparkan kartu tersebut di dekat tangan kirinya.


"Play" ucap kapten hidaeki.


Dan kartu itu pun berubah menjadi butiran cahaya yang mulai menyelimuti tangan kapten hidaeki sampai berubah menjadi sebuah sarung tangan.


Kapten hidaeki mulai melepaskan pedangnya dan berhasil menembus iblis itu, yah karena serangan barusan itu sangat tiba-tiba.


Sama seperti kemampuan Mitsuhiro, kapten hidaeki berpindah tempat dengan cepat ke dekat kadangnya, tanpa aba-aba kapten hidaeki langsung menampar iblis itu mengunakan tangan kirinya yang terbungkus sarung tangan.


Dan genjreng....... Kepala iblis itu pecah seperti kaca yang di pukul mengunakan palu, setelah selesai sarung tangan itu kembali menjadi ke bentuk aslinya yaitu sebuah kartu.


"Yamato apa kau baik-baik saja?" tanya kapten hidakei lalu membantu Yamato berdiri.....


"Ada yang sengaja melakukan ini" batin kapten hidaeki lalu melihat ke arah atap gedung.